Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Arus Balik, Kendaraan di Simpang Tiga Mengkreng Mengular 1,7 Kilometer

Emilia Susanti • Selasa, 24 Maret 2026 | 16:34 WIB

 

Polisi mengatur pengendara yang melintas di simpang tiga Mengkreng.
Polisi mengatur pengendara yang melintas di simpang tiga Mengkreng.

JP Radar Kediri – Kepadatan arus balik terlihat jelas di beberapa titik di Kabupaten Kediri, Selasa (24/3). Penumpukan kendaraan itu terjadi di simpang-simpang utama yang ada di wilayah Kabupaten Kediri. Misalnya di Kecamatan Badas, Plemahan, Papar, hingga di Ngadiluwih serta Wates. Tak terkecuali di simpang tiga Mengkreng.

Pada Selasa (24/3) kemarin, kendaraan tampak mengular dari arah Papar menuju simpang tiga Mengkreng. Panjang antreannya kurang lebih 1,7 kilometer. Lalu, kendaraan tersebut didominasi oleh kendaraan roda empat. Dan plat kendaraannya juga banyak dari luar Kediri. Ada dari Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Mojokerto, Malang, Jakarta, hingga Bandung.

Di simpang tiga Mengkreng, kendaraan yang menumpuk tidak hanya berasal dari arah Kediri saja. Melainkan juga kendaraan yang dari arah Jombang dan Nganjuk.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menerangkan, peningkatan volume kendaraan di simpang tiga Mengkreng sudah terjadi sejak H+1 Lebaran. Alias hari kedua hari raya Idul Fitri. Hanya saja, peningkatan arus itu mayoritas berasal dari pintul keluar tol Kertosono. Kemudian kendaraan banyak yang menuju arah Kediri, Tulungagung, maupun yang ke Nganjuk.

“Mulai kemarin (Senin, Red) siang sampai hari ini (Selasa, Red), untuk kendaraan dari arah selatan juga meningkat. Terutama adalah mungkin yang akan kembali ke arah tol atau arah utara,” terang perwira menengah yang akrab disapa Bram ini.

Untuk menjaga kelancaran di simpang tiga Mengkreng, pihak kepolisian dan pihak-pihak terkait pun melakukan beberapa rekayasa arus lalu lintas. Langkah pertama yaitu dengan pengaturan arus lalu lintas secara manual oleh petugas. Dalam hal ini, petugas akan melakukan penarikan kendaraan pada sisi yang padat.

Selanjutnya, Polres Kediri juga melakukan pengalihan arus lalu lintas di beberapa titi persimpangan yang lain. Itu dilakukan untuk membagi kepadatan kendaraan. Sehingga tidak terjadi penumpukan di satu titik tertentu.

“Dari arah Kota Kediri, atau selatan, mulai di simpang empat Papar dialihkan melalui simpang empat Bogo, Plemahan, kemudian ke utara melalui jalur Kunjang, Jombang. Dan juga beberapa memilih perjalanan melalui alternatif Pare Jombang,” bebernya saat ditemui di Pos Pelayanan Mengkreng siang kemarin.

Pantauan koran ini, beberapa titik persimpangan di Kabupaten Kediri memang dipadati kendaraan. Mayoritas dari kendaraan roda empat. Salah satu kepadatan itu terlihat jelas di simpang empat Badas pada siang kemarin. Utamanya dari arah Pare menuju utara. Begitu pula dengan di simpang empat Papar. Khususnya yang dari arah Kota Kediri menuju utara. Selanjutnya, kepadatan juga terjadi di simpang empat Branggahan, Ngadiluwih.

“Jadi memang kepadatannya rata-rata terjadi di persimpangan yang ada traffict light. Intinya di persimpangan yang ada traffict light, kami bantu penguraian dengan pengaturan manual, jadi lampu traffict light (dimatikan, Red), kami prioritaskan adalah isyarat langsung petugas untuk menarik arus yang lebih padat,” tekannya.

Terakhir, Bram berpesan kepada masyarakat agar senantiasa tertib sekaligus mengikuti arahan dari petugas. Dia meyakinkan bahwa petugas di lapangan akan terus berupaya untuk melakukan pencairan terhadap kepadatan arus lalu lintas. Bahkan petugas tak akan segan-segan menindak pengendara yang “nakal”.

“Himbauan kami agar masyarakat tetap tertib karena beberapa kendaraan termasuk bus sampai hari ini masih kami temukan saja yang ngeblong ataupun yang mendahului, tidak mengikuti antrian, sehingga dapat menghambat arus dari arah berlawanan,” ingatnya sembari menyebut pihaknya telah menindak kendaraan bus yang melanggar peraturan lalu lintas. (*)

Editor : Mahfud
#rekayasa lalu lintas #lalu lintas #polisi #Roda Empat #hari raya idul fitri #arus balik #Simpang Tiga Mengkreng