JP Radar Kediri- Arus lalu lintas di wilayah Kota Kediri pada hari pertama Idul Fitri terpantau masih lancar. BAik di dalam kota maupun di sejumlah titik perbatasan. Kondisi ini dipengaruhi oleh mayoritas masyarakat yang masih memilih beraktivitas di rumah bersama keluarga.
Anggota Pos Pelayanan (Posyan) Alun-Alun Kota Kediri, Aipda Sigit Eko Pamuji, mengatakan bahwa hingga siang hari belum terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan. “Untuk hari pertama ini, arus lalu lintas masih relatif landai, baik di pusat kota maupun akses keluar-masuk Kota Kediri,” ujarnya.
Menurutnya, lonjakan kendaraan biasanya mulai terlihat pada sore hingga malam hari. Hal tersebut seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang mulai melakukan silaturahmi ke sanak saudara maupun berkunjung ke tempat wisata.
“Biasanya peningkatan terjadi menjelang sore sampai malam. Saat itu masyarakat mulai keluar rumah untuk berkunjung, sehingga volume kendaraan ikut naik,” imbuhnya, ditemui di Posyan Alun-Alun Kota Kediri, Sabtu siang (21/3).
Guna mengantisipasi potensi kepadatan, petugas telah melakukan sejumlah langkah rekayasa lalu lintas. Salah satunya dengan memasang barrier di beberapa titik rawan kemacetan, seperti di Jalan PB Sudirman.
Pemasangan barrier tersebut bertujuan untuk mengurangi kendaraan yang berbelok sembarangan dan berpotensi menimbulkan antrean panjang.
“Barrier dipasang untuk menghalau kendaraan yang berbelok di titik tertentu agar tidak mengganggu arus utama,” jelas Sigit.
Petugas juga terus melakukan pemantauan secara berkala di sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran arus lalu lintas selama momen Lebaran berlangsung. Selain itu, rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus kendaraan juga bisa diterapkan sewaktu-waktu. Khususnya jika terjadi penumpukan kendaraan. (*)
Editor : Mahfud