KEDIRI, JP Radar Kediri- Ada kabar gembira bagi penumpang kereta api. Itu karena PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mulai 11 Maret menerapkan kebijakan tarif khusus berbagai relasi perjalanan.
Baik kereta api yang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun maupun kereta api yang melintasi wilayah tersebut.
Manager Humas Daop 7 Madiun Tohari menyampaikan, penerapan tarif khusus ini merupakan langkah strategis perusahaan.
Salah satunya untuk meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan transportasi publik. Termasuk memberikan kemudahan akses perjalanan bagi masyarakat.
“Kami ingin kereta api tetap menjadi pilihan utama yang kompetitif dan ekonomis,” ujar Tohari.
Baca Juga: Stasiun Kediri Layani Ribuan Penumpang Kereta Api Selama Momen Libur Panjang
Untuk mendapatkan tarif khusus ini, calon penumpang perlu memperhatikan beberapa ketentuan. Pertama, waktu pembelian.
Tiket tarif khusus hanya dapat dibeli mulai 2 jam sebelum keberangkatan kereta api alias Go Show. Kedua, ketersediaan. Tarif ini bersifat dinamis dan bergantung pada ketersediaan tempat duduk yang masih ada.
Ketiga, kanal penjualan pembelian yang dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI atau langsung di loket stasiun.
Keempat, reduksi. Tiket tarif khusus tidak dapat digabungkan dengan reduksi (diskon) lain. kecuali reduksi pegawai.
Adapun update okupansi penumpang berdasarkan data yang dihimpun KAI Daop 7 Madiun ada sebanyak 3.780 pelanggan untuk keberangkatan.
Sedangkan untuk kedatangan penumpang sejumlah 6.926 pelanggan. Sehingga kumulatif untuk masa Angkutan Lebaran yang dimulai dari tanggal Rabu (11/3), jumlah keberangkatan penumpang sebanyak 8.963 pelanggan. Lalu, kumulatif kedatangan penumpang sebanyak 13.758 pelanggan.
Baca Juga: Momen Kemerdekaan, PT Kereta Api Indonesia Beri Diskon 20 Persen
“Kami mengimbau masyarakat agar memanfaatkan ketersediaan tiket untuk masa pra Lebaran. Di mana ketersediaan tempat duduk masih cukup banyak untuk KA keberangkatan awal,” terangnya.
Dengan adanya program ini, masyarakat yang hendak berpergian menggunakan kereta bisa mengecek ketersediaan tiket secara berkala melalui aplikasi Access by KAI.
“Dengan harga yang lebih terjangkau, kami harap mobilitas masyarakat antar kota dapat semakin meningkat,” tandasnya.
Di lain sisi, Adinda, 20, warga Kecamatan Kota, Kota Kediri menyebut adanya tarif khusus ini bisa menghemat ratusan ribu rupiah. Jika biasanya harus mengeluarkan uang Rp 300 ribu untuk sekali pergi.
“Sekarang ini hanya membayar setengahnya sudah dapat kelas eksekutif. Minusnya ya cuma harus cepat. Jadi kalau untuk direncanakan jarak jauh dan harus hari itu juga pelaksanaanya kurang cocok,” pungkasnya.
Daftar Tarif Khusus Rute Favorit :
Relasi Kelas Eksekutif dan Kelas Ekonomi
1. Madiun–Semarang Tawang/Semarang Poncol Rp 135.000-Rp 110.000
2. Madiun–Yogyakarta/Lempuyangan Rp 160.000-Rp 125.000
3. Madiun–Solo Rp 115.000-Rp 95.000
4. Madiun–Surabaya Gubeng Rp 170.000-Rp 135.000
5. Madiun–Jombang Rp 100.000-Rp 80.000
6. Madiun–Malang Rp 190.000-Rp 135.000
7. Madiun–Blitar Rp 100.000-Rp 80.000
8. Blitar–Malang Rp 90.000-Rp 60.000
9. Kediri–Malang Rp 130.000-Rp 105.000
10. Jombang–Surabaya Gubeng Rp 95.000- Rp 70.000
11. Kediri–Yogyakarta/Lempuyangan Rp 185.000-Rp 140.000
Editor : Andhika Attar Anindita