KEDIRI, JP Radar Kediri -Teka-teki identitas mayat yang menggemparkan warga Desa Tambakrejo, Gurah pada Minggu (15/2) malam lalu akhirnya terjawab.
Mayat dengan penuh luka lecet atau abrasi yang ditemukan di daerah persawahan itu adalah Tarman, 53. Pria asal Desa Sambirejo, Pare itu diduga terseret hingga tiga kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP) tabrak lari yang dialaminya.
Baca Juga: Gercep! Satpol PP Kabupaten Kediri Evakuasi Perempuan Linglung di RTH Kilisuci Usai Terima Aduan
Dugaan itu muncul berdasarkan bekas ceceran darah di sepanjang jalan dekat TKP ditemukannya korban.
Kepala Desa Tambakrejo, Gurah Mahfud Fauzi mengatakan, jasad Tarman ditemukan di pinggir Jl Cempaka, kawasan persawahan Dusun Tambakrejolor, Desa Tambakrejo, Gurah.
“Ditemukan sekitar pukul 22.20,” kata Mahfud.
Baca Juga: Banjir! Hujan Semalam Suntuk Rendam Jalan Protokol hingga Pasar di Puncu dan Kepung Kediri
Jasad Tarman ditemukan oleh warga yang tengah melintas di kawasan persawahan.
Dua pria yang sedang berboncengan dari arah timur, mengaku melihat kendaraan roda empat dari arah berlawanan yang berhenti sejenak.
Saat itu pula, Saksi melihat ada orang yang berada di pinggir jalan. Persis di dekat mobil.
Baca Juga: Misteri Jasad Penuh Luka di Tambakrejo Kediri, Warga Desa Temukan Hal Ini
Melihat pengendara yang lewat diketahui, mobil yang nomor polisinya belum langsung melaju ke arah timur. “Kalau katanya mobil Kijang warna silver,” terang Mahfud.
Saat dicek, jasad Tarman mendapat banyak luka abrasi atau luka lecet akibat terseret di sekujur tubuh.
Baca Juga: Diduga Korban Kekerasan! Polisi Selidiki Temuan Jenazah di Gurah Kediri, Begini Kronologinya
Baju dan celananya juga sobek-sobek, diduga akibat terseret. Sedangkan kaki yang patah. “Yang memunculkan dugaan (tabrak lari) karena dari arah barat ada bekas ceceran darah di sepanjang jalan,” papar Mahfud.
Kejadian tersebut menurutnya langsung dilaporkan ke Polsek Gurah. Kapolsek Gurah Iptu Ardian Wahyudi yang dikonfirmasi tentang temuan itu mengaku langsung menulusuri bercak darah dari tempat penemuan jenazah.
Ceceran darah, tutur pria yang akrab disapa Yudi itu, didapati sampai depan gudang kayu di Jl Raya Gurah-Pare.
Tepatnya di Desa Gayam, Gurah atau sepanjang tiga kilometer (km).
Dari hasil penyelidikan pula, didapati kecelakaan TKP di depan gudang kayu di Desa Gayam.
Dari sana muncul dugaan mayat terseret hingga daerah persawahan Desa Tambakrejo, Gurah.
Baca Juga: Geger! Penemuan Mayat Penuh Luka Seret di Persawahan Gurah Kediri, Identitas Masih Misterius
“(Kasusnya) kami limpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri,” jelas Yudi sambil menyebut menurut keterangan warga Tarman memang sering beraktivitas di sekitar gudang kayu.
Terpisah, Kasatlantas Polres Kediri AKP Mega Satriatama melalui Kanit Gakkum Ipda Suhendra menuturkan, meski ada indikasi Tarman pertunangan kecelakaan, satlantas belum bisa memastikannya.
“Kami masih harus menyelidikinya,” tegas Suhendra.
Demi memastikan kematian Tarman, satlantas harus mengumpulkan sejumlah barang bukti.
Di antaranya, rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar TKP.
Baca Juga: Terjunkan Ratusan Personel Gabungan Amankan UKT Perguruan Silat di Pagu dan Gurah Kediri
“Kami masih mencari rekaman CCTV dan bukti lain. Karena itu kami belum bisa memastikannya,” tandas Suhendra.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri , bekas ceceran darah di sepanjang Jl Cempaka itu masih terlihat hingga kemarin siang.
Lokasi kejadian juga masih ramai warga yang sesekali berhenti untuk melihat ceceran darah yang sudah mengering itu.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian