Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Banjir! Hujan Semalam Suntuk Rendam Jalan Protokol hingga Pasar di Puncu dan Kepung Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 16 Februari 2026 | 10:03 WIB

Banjir menggenangi kawasan Pasar.
Banjir menggenangi kawasan Pasar.

KEDIRI, JP Radar Kediri – Cuaca ekstrem kembali membayangi wilayah Kabupaten Kediri. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Minggu malam (15/2) hingga Senin pagi (16/2) memicu banjir genangan di sejumlah titik strategis.

Akibatnya, akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga di beberapa kecamatan sempat terhambat akibat luapan air yang menutupi badan jalan.

​Berdasarkan pantauan tim Jawa Pos Radar Kediri di lapangan, curah hujan yang konsisten selama berjam-jam menyebabkan drainase tak mampu menampung debit air.

Titik-titik genangan terpantau menyebar di wilayah timur Kabupaten Kediri, mulai dari akses jalan raya hingga fasilitas publik seperti pasar tradisional.

​Beberapa titik yang menjadi perhatian utama meliputi Jalan Raya Ringinbagus, Desa Satak, Kecamatan Puncu. Jalur ini merupakan akses penting bagi mobilitas warga di lereng Gunung Kelud.

Selain di Puncu, genangan air juga dilaporkan memutus kenyamanan pengguna jalan di Jalur Provinsi, tepatnya di Jalan Raya Kepung-Kandangan.

Baca Juga: Misteri Jasad Penuh Luka di Tambakrejo Kediri, Warga Desa Temukan Hal Ini

​Tidak hanya jalan raya, sektor ekonomi pun turut terdampak. Pasar Karangdinoyo di Kecamatan Kepung tak luput dari serbuan air.

Para pedagang dan pembeli harus berjibaku dengan genangan air yang mengganggu proses transaksi jual-beli di pagi hari tadi.

​Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno, membenarkan situasi tersebut.

Pihaknya telah menerjunkan tim reaksi cepat ke berbagai lokasi terdampak untuk memantau kondisi terkini dan memastikan keselamatan warga.

​"Hujan memang terjadi sejak malam tadi. Akibatnya, ada beberapa titik genangan air yang kami pantau," ujar Djoko saat memberikan keterangan resminya pagi ini (16/2).

​Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, Djoko memastikan bahwa di beberapa wilayah, air sudah mulai menunjukkan tren surut seiring dengan berhentinya hujan di pagi hari. Salah satu titik yang sudah mulai normal kembali adalah wilayah Satak.

​"Di Jalan Satak saat ini kondisinya sudah surut dan bisa dilalui kendaraan dengan normal," jelasnya. Kendati demikian, Djoko menegaskan bahwa personel BPBD masih tetap bersiaga di lapangan.

"Tim kami sedang melakukan asesmen mendalam di titik-titik lain untuk melihat apakah ada kerusakan infrastruktur atau dampak lanjutan bagi warga sekitar," tambahnya.

​Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintasi jalur Kepung-Kandangan dan wilayah rawan banjir lainnya, untuk tetap waspada.

Mengingat cuaca yang masih sulit diprediksi, warga diminta untuk rutin membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing guna meminimalisir risiko banjir genangan serupa di kemudian hari.

​Hingga berita ini diturunkan, koordinasi antara perangkat desa, kecamatan, dan instansi terkait terus diperkuat guna memitigasi dampak cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #kepung #banjir #hujan deras #puncu