Peristiwa yang menggemparkan warga itu terjadi di perlintasan tanpa palang pintu Dusun Calonan, Desa Purwodadi, Kecamatan Kras pada Selasa pagi (4/11). Perempuan yang nyawanya melayang ditabrak KA Malabar itu adalah Painem, 80, warga sekitar lokasi kejadian.
Informasi yang dihimpun, insiden itu terjadi sekitar pukul 07.50. Saat itu, korban sedang berjalan di sekitar rel yang berjarak sekitar 10 meter dari rumahnya. Diduga, karena faktor usia dan pendengaran yang sudah berkurang, korban tidak menyadari adanya kereta yang melintas.
Kasi Humas Polres Kediri Iptu Yusi Baiti menjelaskan, saksi di lokasi sempat berteriak memperingatkan korban. Bahkan, masinis sudah membunyikan klakson berulang kali. “Namun korban tidak mendengar hingga akhirnya tertabrak dan meninggal di tempat,” ungkapnya.
Dari keterangan para saksi, bahwa korban memang sering berjalan kaki dan duduk santai di sekitar perlintasan setiap pagi. Kebiasaan itu sudah berlangsung lama.
“Dia (Painem, Red) biasa ngopi dan jalan di dekat rel. Rumahnya juga dekat banget, mungkin cuma 10 meter dari lintasan,” jelasnya.
Petugas kepolisian bersama tim medis yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian