KEDIRI, JP Radar Kediri- Warga Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren dibuat heboh kemarin.
Ketika tidur siang mereka dikejutkan dengan tabung gas elpiji yang terbakar di dapur rumah Suyanto.
Kepala UPT Damkar Kota Kediri Fanni Eryanto mengatakan, kebakaran tabung gas disebabkan oleh kebocoran pada regulator.
“Terjadi kebocoran gas pada regulator. Yang kemudian tersulut api dari kompor,” jelas Fanni Eryanto.
Khawatir api tersebut menjalar ke bagian yang lain, akhirnya pemilik rumah berupaya untuk menghubungi petugas Damkar Kota Kediri.
“Ada permintaan dari masyarakat untuk memadamkan api. Kami kerahkan satu unit kendaraan pemadam kebakaran dan 4 personil damkar,” ucap Fanni sembari menyebut kerugian Suyanto selaku pemilik mencapai Rp 200 ribu.
Damkar memperoleh informasi adanya kebakaran sekitar pukul 10.44 WIB. Mendapatkan laporan tersebut, personil UPT PMK Kota Kediri langsung menuju lokasi.
Tiba di lokasi sekitar pukul 10.55 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Tidak memerlukan waktu lama, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.01 WIB.
Menurut Fanni, insiden kebakaran gas elpiji ini sering terjadi saat proses memasak sedang berlangsung. Menurutnya, seringkali masyarakat lalai untuk mengganti selang yang sudah aus.
“Regulator yang sudah rusak perlu segera diganti. Agar tidak sampai terjadi kebocoran yang mengakibatkan pada kebakaran,” tandasnya.
Lebih lanjut Fanni menjelaskan, peralatan kompor elpiji ini perlu diperiksa secara berkala. Terkait berapa kali dilakukan perawatan dan pengecekan.
Itu bergantung pada pemakaian. Semakin tinggi intensitas pemakaiannya, seharusnya perawatan semakin intensif.
Terakhir dia menghimbau jika mengetahui gas mengalami kebocoran, diusahakan tidak langsung kontak dengan listrik dan api.
Namun mencabut regulator dan membuka ventilasi rumah. Selanjutnya, tabung yang sudah dibuka regulatornya bisa dibawa keluar rumah dan langsung ditutup dengan kain basah.
Editor : Andhika Attar Anindita