Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ratusan Oknum Anggota Perguruan Silat di Kediri Diamankan Tim Buser Lembusuro, Ini Penyebabnya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 30 Juni 2025 | 18:54 WIB
Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan menginterogasi oknum perguruan silat yang diamankan petugas.
Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan menginterogasi oknum perguruan silat yang diamankan petugas.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Ratusan oknum anggota perguruan silat diamankan Tim Buser Lembusuro Satreskrim Polres Kediri.

Mereka ditangkap karena diduga hendak berbuat onar saat pengesahan warga salah satu perguruan silat di Sempu Exotic Park, Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Kediri.

Dalam kegiatan pengesahan yang diikuti ribuan peserta itu, Polres Kediri menyiagakan ratusan personel. Pengamanan dilakukan Minggu dini hari (28/6) sekitar pukul 01.00.

Tim Buser Lembusuro Satreskrim Polres Kediri yang dipimpin langsung Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto bergerak cepat menyisir dua lokasi. Yakni wilayah Kecamatan Wates dan Kecamatan Kunjang.

Dari operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan ratusan orang. Mereka diduga hendak berbuat oanar atas adanya kegiatan tersebut.

Dari sana, petugas menyita barang bukti berupa ratusan batu yang disimpan di jok motor, dua buah ruyung, pistol air berisi cairan cabai, pakaian sakral, serta jaket dan kaus bertulisan provokatif.

Tak hanya itu, puluhan sepeda motor dengan pelat nomor yang sengaja ditutup lakban juga ikut diamankan.

Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan mengatakan, para anggota perguruan itu langsung dibawa ke Mapolres Kediri menggunakan truk dinas untuk proses lebih lanjut.

“Yang membawa barang berbahaya dan motor tidak sesuai spesifikasi langsung kami amankan untuk pembinaan dan penegakan hukum,” katanya.

Minggu siangnya, para anggota perguruan yang rata-rata masih berstatus pelajar SMP dan SMA itu menjalani pembinaan di lapangan Mapolres Kediri.

Mereka diberi materi wawasan kebangsaan, pembentukan karakter, serta latihan fisik. Suasana menjadi haru saat mereka dipertemukan dengan orang tuanya.

Tak sedikit yang menangis tersedu-sedu karena menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Setelah dilakukan pendataan, mereka diserahkan kembali kepada keluarganya.

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto menegaskan, pihaknya akan bertindak tegas tanpa pandang bulu.

“Siapa pun dari perguruan manapun, kalau mengganggu kamtibmas, pasti kami tindak,” tegasnya.

Dia juga menyayangkan banyaknya pelajar di bawah umur yang ikut-ikutan. Orang tua diminta lebih peduli terhadap pergaulan anak-anaknya agar tidak terjerumus ke dalam tindakan yang merugikan.

Editor : Andhika Attar Anindita
#oknum #perguruan silat #silat #pencak silat