Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemuda Asal Mojo Kediri yang Hilang di Sungai Brantas Akhirnya Ditemukan di Bendungan Waruturi

Emilia Susanti • Rabu, 14 Februari 2024 | 03:47 WIB
AKHIRNYA...: Tim SAR mengevakuasi jasad Miko yang ditemukan di Bendungan Waruturi, Selasa (13/2).
AKHIRNYA...: Tim SAR mengevakuasi jasad Miko yang ditemukan di Bendungan Waruturi, Selasa (13/2).

KEDIRI, JP Radar Kediri – Pengunjung dan pengendara yang melintas di Bendungan Waruturi Gampengrejo gempar kemarin sore. Pasalnya, warga mendapati adanya jasad pria yang tersangkut di salah satu pintu air. Diyakini, jasad itu merupakan Tatak Tutuk Miko Ratung.

Pemuda 22 tahun itu sebelumnya disebut hilang di sekitar jembatan Semampir Kota Kediri. Usai mendapat penemuan jasad tersebut tim SAR gabungan langsung menuju lokasi. Mereka berusaha mengevakuasi jenazah yang terapung tersebut.

“Kami dapat informasi dari penjaga pintu air DAM Turi melihat ada jenazah, kami masih menyebutnya Mr. X,” terang Koordinator Basarnas Trenggalek Yoni Fariza Krisbawanto.

Proses evakuasi dilakukan dengan dramatis. Dua orang terjun ke sungai untuk memasukkan korban ke dalam kantong jenazah. “Kendalanya tadi karena posisinya berada di tumpukan sampah. Terus berada tepat persis di depan pintu air, agak menyulitkan tim evakuator,” jelas pria yang akrab disapa Yoni itu.

Saat ditemukan, posisi jenazah yang diduga kuat Miko itu tertelungkup. Sementara, kondisi tubuhnya masih utuh dengan pakaian yang lengkap. Kemudian, jarak antara lokasi hilangnya dengan penemuannya diperkirakan sejauh 5 kilometer. “Saat ini jenazah masih diidentifikasi oleh pihak kepolisian,” tandasnya.

Pantuan media ini, puluhan warga banyak yang berdatangan untuk menyaksikan proses evakuasi tersebut. Pihak keluarga, kerabat, dan teman dari pemuda asal Mojo itu pun hadir. Beberapa orang pun terlihat berlinang air mata.

Sayang, dari pihak keluarga masih enggan untuk memberikan keterangan. Begitupun dengan teman-teman yang mengenal sosok pemuda yang akrab disapa Miko itu. “Orangnya baik, pendiam,” terang salah satu teman korban yang tak ingin disebutkan namanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban telah meninggalkan rumahnya pada Minggu (11/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Ketika itu, Miko pamit untuk menemui pacarnya. Kemudian, kabar terakhir, korban pamit pulang kepada pacarnya sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah itu, tak ada yang tahu keberadaan dari Miko.

Salah satu kerabat mengatakan bahwa Miko sempat membuat cerita di WhatsApp-nya. Kurang lebih berbunyi daripada berteman dengan orang bermuka dua, lebih baik berteman dengan lelembut. Firasat buruk juga terasa saat foto profil WhatsApp Miko tidak bergambar fotonya. “Gambarnya itu tulisan,” tambah sumber koran ini.

Seperti diberitakan, Miko dikabarkan hilang sejak Minggu (11/2) malam. Pemuda asal Desa Jugo, Kecamatan Mojo itu meninggalkan motor dan tas yang lengkap dengan identitasnya di jembatan Semampir. Kemudian, keluarga dan temannya pun langsung menuju lokasi ditemukannya motor Miko.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 
Editor : Anwar Bahar Basalamah
#pemuda #jasad #Peristiwa