Api bermula dari pembakaran sampah di lahan milik Samirin, 44, warga setempat. “Pemilik lahan membakar sampah dan ditinggal. Kemudian api merembet ke rumpun bambu di sebelahnya,” ujar Kepala UPT PMK Kota Kediri Fanni Eryanto.
Kebakaran itu dilaporkan pukul 21.19 oleh warga bernama Erinati. Selang 15 menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran sampai di lokasi kebakaran. “Pemadaman kurang lebih satu setengah jam,” kata Fanni.
Api berhasil ditaklukkan petugas pemadam pukul 23.14. Sementara, luas lahan yang terbakar kurang lebih 6 x 3 m2. Beruntungnya, dalam insiden kebakaran malam itu tidak ada korban jiwa. Hanya saja, kerugian material ditaksir sebesar Rp 500 ribu.
Pada kesempatan sebelumnya, Fanni berpesan, agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Mengingat saat ini telah memasuki musim kemarau. Sehingga menyebabkan api lebih cepat membesar. “Anginnya kencang, udara kering, cuaca panas, gampang sekali. Titik api kecil saja bisa menyebabkan kebakaran,” terangnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah