Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Hujan Disertai Angin Hantam Kecamatan Kras, Ini Daftar Kerusakannya

Anwar Bahar Basalamah • Rabu, 19 April 2023 | 17:17 WIB
MANFAATKAN TEKOLOGI: Teknik laser adalah salah satu perawatan untuk penuaan dini dengan menghilangkan flek hitam. (Foto: Habibah A. Muktiara)
MANFAATKAN TEKOLOGI: Teknik laser adalah salah satu perawatan untuk penuaan dini dengan menghilangkan flek hitam. (Foto: Habibah A. Muktiara)
KEDIRI, JP Radar Kediri-Hujan deras disertai angin kencang sekitar pukul 15.30 Senin (17/4) lalu, membuat puluhan rumah warga di Desa Karangtalun, Kras rusak. Atap beterbangan hingga menyisakan lubang menganga. Dua rumah di antaranya mengalami rusak berat setelah tertimpa pohon tumbang.

Adalah rumah milik Ahmadi, 62, dan Supiyatun, 56, yang tertimpa pohon kluwih dan pohon salam. Sekitar 90 unit rumah lainnya mengalami kerusakan yang bervariasi. Mulai ringan hingga sedang. “Kalau yang rusak ringan mencapai sekitar 90 rumah,” ujar Kepala Desa Karangtalun Santoso saat ditemui wartawan Jawa Pos Radar Kediri kemarin pagi.

Di luar kerusakan puluhan rumah tersebut, menurut Santoso angin kencang juga membuat banyak pohon di desanya tumbang. Mayoritas tumbang setelah tercabut dari akarnya. Sebagian pohon menimpa kabel listrik hingga membuat listrik padam.

Melihat kerusakan akibat bencana angin kencang tersebut, proses evakuasi dan asesmen baru bisa dilakukan kemarin pagi. “Sebenarnya kami ingin langsung berangkat. Tapi kondisinya tidak memungkinkan,” kata Kalaksa BPBD Kabupaten Kediri Stefanus Djoko Sukrisno.

Photo
Photo
(Ilustrasi: Afrizal)

Kemarin pagi, Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kabupaten Kediri datang ke lokasi dengan membawa mobil crane untuk membantu proses pemotongan pohon. Djoko menegaskan, angin kencang kemarin menyapu kawasan selatan Kabupaten Kediri. Meski demikian, dampak paling parah terjadi di Desa Karangtalun, Kras. Selebihnya, relatif lebih ringan. Tidak sampai seperti di sini (Desa Karangtalun, Red). Kami masih lakukan pendataan menyeluruh,” tutur Djoko.

Bagaimana dengan kerusakan puluhan rumah warga di sana? Djoko menyebut hingga kemarin pihaknya masih melakukan pendataan. Hasil asesmen akan diserahkan ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Kediri untuk tindaklanjutnya.

Karenanya, terkait bantuan yang akan diberikan kepada warga yang terdampak, Djoko mengaku belum bisa menjelaskan secara detail. Demikian pula kemungkinan penyaluran bantuan perbaikan rumah. “Masih akan kami koordinasikan dengan perkim,” jelasnya.

Pantauan koran ini, hingga kemarin pagi sejumlah warga masih melakukan pembersihan rumah yang terdampak angin kencang. Mulai membenahi atap hingga membersihkan pohon yang tumbang.

Di RT 03/III, tidak hanya puluhan rumah yang rusak. Pohon-pohon yang ambruk, sebagian masih dibiarkan teronggok begitu saja. Di sisi lain, kabel listrik yang tertimpa pohon juga belum dirapikan. “Atap dapurku ambruk. Tiga asbes rusak tertimpa pohon randu,” kata Sarmi, 70, warga setempat.

Sekretaris Desa Karangtalun Hadi Sucipto menambahkan, bencana yang terjadi Senin sore lalu juga membuat seluruh jaringan Wifi mati. Hal tersebut setelah kabel internet di sana terputus akibat tertimpa pohon.

Berdasar hitungan sementara, menurut pria yang akrab disapa Cipto itu ada sekitar 100 rumah yang terdampak. Baik kerusakan ringan, sedang, hingga berat. “Masih kami ajukan bantuan ke dinas perkim (DPKP Kabupaten Kediri, Red) dan dinas sosial,” jelas Cipto.

Selain rumah yang rusak dan pohon tumbang, menurut hitungannya ada 10,7 hektare tanaman yang ikut rusak tersapu angin. Mulai tanaman tebu, jagung, hingga tanaman hortikultura lainnya. Pemdes menurut Cipto sedang membahas

skema penyaluran bantuan yang bisa diambil dari dana darurat pemerintah desa. “Ada sebagian rumah yang belum diperbaiki. Mungkin karena terkendala ekonomi. Jadi kami musyawarahkan bentuk pembagian bantuannya,” terang Cipto.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #berita viral #berita terbaru #berita hari ini #bencana alam