Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mayat Pria yang Ditemukan di Tepi Brantas Kediri Ternayata Warga Kras

M
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri– Identitas pria yang ditemukan tewas di Bendungan Waruturi, Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri akhirnya terungkap. 


Advertisement

Dari hasil identifikasi Inafis, identitas pria itu bernama Riyanto, 44, warga Desa Nyawangan, RT 01 RW 03, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

Setelah identitas diketahui, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Polsek Kras untuk menghubungi perangkat desa dan keluarga korban.

“Pihak keluarga yang datang ke RS Bhayangkara memastikan bahwa jenazah tersebut adalah anggota keluarganya,” ungkap Kapolsek Gampengrejo AKP Irfan Widodo.

Advertisement

Keluarga korban menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Keluarga juga menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun secara hukum.

“Keterangan keluarga menyebutkan, korban memiliki kebiasaan memancing di bantaran Sungai Brantas. Bahkan, saat memancing korban kerap tidak pulang ke rumah hingga tiga hari,” jelasnya.

Advertisement

 

Untuk diketahui, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.30 dalam kondisi telentang dan tanpa busana. Mayat tersebut pertamakali ditemukan oleh seorang warga yang tengah memancing di sekitar bendungan. 

Mengetahui jika yang mengapung itu adalah jasad manusia, warga  langsung melaporkannya ke petugas penjaga.

“Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Gampengrejo,” lanjut Irfan.

Petugas piket SPKT dan Reskrim Polsek Gampengrejo segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Saat di lokasi, tidak ditemukan barang pribadi maupun identitas di sekitar lokasi penemuan.

Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan luar oleh tim dokter bersama Inafis Polres Kediri menyimpulkan korban meninggal dunia akibat hanyut di aliran Sungai Brantas.

Diperkirakan korban telah meninggal sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan. “Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelas AKP Irfan.

Ciri-ciri korban saat ditemukan memiliki tinggi badan sekitar 165 sentimeter dengan postur tubuh gemuk. Terdapat bekas tindikan di telinga kiri.

Kondisi wajah sudah sulit dikenali karena mengalami pembusukan dan pengelupasan kulit akibat lama terendam air.

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Advertisement

Artikel Terkait

Murid TK dan KB Unjuk Kreativitas di Aksi PAUD, Kembangkan Imajinasi Lewat Gambar dan Warna

Murid TK dan KB Unjuk Kreativitas di Aksi PAUD, Kembangkan Imajinasi Lewat Gambar dan Warna

Peserta Gebyar Ajang Kreativitas Pendidikan Anak Usia Dini (Aksi PAUD) se-Kabupaten Kediri harus bersiap diri. Pasalnya, belasan ribu murid taman kanak-kanak (TK) da

Satgas Tanggap Bencana Gerak Cepat Tangani Puting Beliung di Kepung Kediri

Satgas Tanggap Bencana Gerak Cepat Tangani Puting Beliung di Kepung Kediri

Kapolres Kediri AKBP Muh Wahyudin Latif mengatakan, setelah menerima informasi kejadian, satgas langsung melakukan pengecekan dan asesmen di lokasi.

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Kepung, 65 Rumah Warga Terdampak

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Kepung, 65 Rumah Warga Terdampak

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kepung disertai angin kencang. Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah rumah warga di beberapa titik

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer