25.3 C
Kediri
Saturday, January 28, 2023

Tangki BBM Meledak, Rumah dan Mobil Hangus

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri–Tempat pengisian BBM di pom mini di Kelurahan Bawang, Pesantren yang meledak dini hari kemarin berujung petaka. Sedikitnya ada dua rumah, satu toko, dan satu unit mobil yang hangus terbakar akibat peristiwa sekitar pukul 00.00 tersebut.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, kejadian kebakaran berawal saat Feby Adi Pangestu, 22, pemilik pom mini mengecek kondisi tangki BBM miliknya sekitar pukul 00.00. Sedianya dia hendak mengisi tangki itu.

Begitu dibuka, tiba-tiba tangki BBM pom mini itu meledak.

“Letusan tersebut mengeluarkan api dengan cepat merambat di bangunan yang tidak jauh dari lokasi ledakan,” kata Kasi Humas Polsek Pesantren Aiptu Johan.

Hanya dalam waktu beberapa menit, api dari pom mini langsung menyebar ke toko milik Feby. Selanjutnya, rumah milik Sri Fatimah, 53, yang ada di dekatnya juga ikut dilalap si jago merah.

- Advertisement -

Melihat api yang kian membesar, Feby dan Fatimah langsung berlari menyelamatkan diri. Laki-laki kelahiran tahun 1992 ini juga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pesantren dan PMK Kota.

Baca Juga :  Teror’ Pecah Kaca Marak

Terpisah, Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Kediri Fanny Eryanto mengaku mendapat laporan pukul 00.52. Petugasnya langsung mendatangi tempat kejadian. “Ada tiga unit kendaraan yang kami terjunkan,” kata Fanny sembari menyebut PMK tiba dalam waktu lima menit.

Dalam proses pemadaman mereka juga dibantu satu unit mobil rescue dan satu unit Damkar Kabupaten Kediri. Dengan diturunkannya total empat mobil PMK, api bisa dipadamkan 03.05 kemarin pagi.

Dari hasil penyelidikan sementara, penyebab kebakaran diduga dipicu api di tangki atau tong tempat BBM. “Penyebab tong mengeluarkan api masih dalam penyelidikan,” lanjut Johan.

Selain menghanguskan dua rumah, menurut Johan api juga membuat mobil Honda Civic milik Feby hangus terbakar. Demikian pula satu unit motor Honda Scoopy warna merah dan putih milik Feby. “Kerugian ditaksir sekitar Rp 200 juta,” jelas Johan sembari menyebut barang-barang yang ada di dalam toko Feby juga ikut ludes terbakar.

Baca Juga :  BKD Kabupaten Kediri Akan Serahkan Hasil Selter ke Bupati 

Sementara itu, saat Jawa Pos Radar Kediri mendatangi lokasi kemarin pagi, Feby dan Fatimah tidak terlihat di sana. Keduanya disebut tengah mengungsi dan menenangkan diri pascabencana tersebut. Sekitar pukul 10.00 kemarin hanya petugas penyedia jasa internet yang memperbaiki kabel terbakar.

Suyanto, 45, warga setempat mengaku sedang tertidur pulas saat kebakaran terjadi. “Saya tahu paling akhir. Ternyata bangunan sudah hangus,” jelas pria yang bekerja sebagai tukang tambal ban itu.

 

 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Kediri”. Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.






Reporter: Habibaham Anisa Muktiara
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri–Tempat pengisian BBM di pom mini di Kelurahan Bawang, Pesantren yang meledak dini hari kemarin berujung petaka. Sedikitnya ada dua rumah, satu toko, dan satu unit mobil yang hangus terbakar akibat peristiwa sekitar pukul 00.00 tersebut.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, kejadian kebakaran berawal saat Feby Adi Pangestu, 22, pemilik pom mini mengecek kondisi tangki BBM miliknya sekitar pukul 00.00. Sedianya dia hendak mengisi tangki itu.

Begitu dibuka, tiba-tiba tangki BBM pom mini itu meledak.

“Letusan tersebut mengeluarkan api dengan cepat merambat di bangunan yang tidak jauh dari lokasi ledakan,” kata Kasi Humas Polsek Pesantren Aiptu Johan.

Hanya dalam waktu beberapa menit, api dari pom mini langsung menyebar ke toko milik Feby. Selanjutnya, rumah milik Sri Fatimah, 53, yang ada di dekatnya juga ikut dilalap si jago merah.

Melihat api yang kian membesar, Feby dan Fatimah langsung berlari menyelamatkan diri. Laki-laki kelahiran tahun 1992 ini juga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pesantren dan PMK Kota.

Baca Juga :  BKD Kabupaten Kediri Akan Serahkan Hasil Selter ke Bupati 

Terpisah, Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Kediri Fanny Eryanto mengaku mendapat laporan pukul 00.52. Petugasnya langsung mendatangi tempat kejadian. “Ada tiga unit kendaraan yang kami terjunkan,” kata Fanny sembari menyebut PMK tiba dalam waktu lima menit.

Dalam proses pemadaman mereka juga dibantu satu unit mobil rescue dan satu unit Damkar Kabupaten Kediri. Dengan diturunkannya total empat mobil PMK, api bisa dipadamkan 03.05 kemarin pagi.

Dari hasil penyelidikan sementara, penyebab kebakaran diduga dipicu api di tangki atau tong tempat BBM. “Penyebab tong mengeluarkan api masih dalam penyelidikan,” lanjut Johan.

Selain menghanguskan dua rumah, menurut Johan api juga membuat mobil Honda Civic milik Feby hangus terbakar. Demikian pula satu unit motor Honda Scoopy warna merah dan putih milik Feby. “Kerugian ditaksir sekitar Rp 200 juta,” jelas Johan sembari menyebut barang-barang yang ada di dalam toko Feby juga ikut ludes terbakar.

Baca Juga :  Angka Kecelakaan di Wilayah Polres Kediri Kota Masih Tinggi

Sementara itu, saat Jawa Pos Radar Kediri mendatangi lokasi kemarin pagi, Feby dan Fatimah tidak terlihat di sana. Keduanya disebut tengah mengungsi dan menenangkan diri pascabencana tersebut. Sekitar pukul 10.00 kemarin hanya petugas penyedia jasa internet yang memperbaiki kabel terbakar.

Suyanto, 45, warga setempat mengaku sedang tertidur pulas saat kebakaran terjadi. “Saya tahu paling akhir. Ternyata bangunan sudah hangus,” jelas pria yang bekerja sebagai tukang tambal ban itu.

 

 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Kediri”. Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.






Reporter: Habibaham Anisa Muktiara

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/