NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Safari Jurnalistik Ramadan Jawa Pos Radar Nganjuk menyapa pelajar MAN 2 Nganjuk hari ini (12/3). Sedikitnya 50 siswa perwakilan organisasi madrasah dan ekstrakurikuler (ekskul) mengikuti kegiatan pengembangan literasi tersebut di aula. Mereka menyerap dua materi kejurnalistikan. Yakni news phototography dan videography branding school.
“Tak hanya menambah wawasan jurnalistik, dalam Safari Jurnalistik Ramadan ini siswa juga praktik memotret serta membuat konten video untuk menginformasikan aktivitas positif madrasah,” ujar Koordinator Safari Jurnalistik Ramadan JP Radar Kediri Heri Muda Setiawan kemarin.
Dua pemateri hadir untuk berbagi ilmu dan memandu pelatihan peningkatan keterampilan siswa. Keduanya, M. Arif Hanafi, fotografer yang berpengalaman, dan Mohammad Afwan, videographer profesional dari divisi online dan digital JP Radar Kediri. “Mereka praktisi media massa. Di antara materinya mengulas kinerja jurnalistik. Hal ini bisa menjadi bekal siswa ketika ingin mendalami atau saat memasuki dunia kerja nanti,” terang pria yang juga manager pemasaran Jawa Pos Radar Kediri tersebut.
Heri menambahkan, program ini mendukung tujuan madrasah yang tak hanya membentuk generasi beriman dan bertakwa pada Allah SWT. Namun juga kompeten dalam ilmu pengetahuan. Safari jurnalistik dapat memperluas kesempatan siswa mengembangkan minat dan bakat dalam berkomunikasi serta mengolah informasi sesuai etika jurnalistik. “Di era digital ini, interaksi komunikasi yang beretika sangatlah penting,” tegasnya.
Dengan mengikuti Safari Jurnalistik Ramadan, Heri menyebut, satuan pendidikan telah menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan edukasi komprehensif. “Ini dapat memperkuat citra lembaga pendidikan yang progresif dan berorientasi pada perkembangan zaman,” paparnya.
Kepala MAN 2 Nganjuk Kasnan M.Pd menyambut baik kegiatan Safari Jurnalistik Ramadan tersebut. Ia menilai program peningkatan kapasitas serta keterampilan di bidang jurnalistik ini positif sekaligus bermanfaat. Apalagi di madrasahnya terdapat kegiatan ekstrakurikuler kejurnalistikan. Hal itu dapat mendorong kemajuan dan pengembangan media madrasah.
“Kami memang ingin mengembangkan media madrasah serta meningkatkan kualitasnya. Karena itu kami berharap pelatihan jurnalistik ini dapat membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk memajukan media madrasah,” tutur pria yang juga pengajar bahasa Arab tersebut.(ndr)pen
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah