KEDIRI, JP Radar Kediri- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memiliki pekerjaan rumah (PR) perbaikan sistem untuk penyelenggaraan tes kemampuan akademik (TKA).
Dalam gladi bersih tingkat nasional kemarin (9/3), sistem untuk uji online itu error. Akibatnya, siswa tidak bisa login dan tidak bisa mengerjakan soal.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, gladi bersih digelar sejak pukul 08.00. Dengan jumlah komputer yang terbatas, setiap sekolah membagi peserta dalam beberapa sesi. Di SMPN 1 Kota Kediri, siswa mengikuti gladi dalam tiga sesi.
“Ikut sesi 3. Tidak sempat mengerjakan soal. Sistemnya error. Tidak bisa login,” kata Dian, salah satu siswa kelas IX.
Melihat hal tersebut, Dian dan teman-temannya mengaku sempat panik. Mereka baru tenang setelah guru memberi tahu jika nilai dalam gladi bersih kemarin tidak jadi tolok ukur.
Melainkan hanya melatih siswa untuk mengetahui cara login dan logout di sistem TKA April nanti.
“Ada yang bilang tadi mengerjakan empat soal. Saya nggak tahu karena nggak bisa login,” lanjut Dian.
Tak hanya peserta sesi 3 saja yang tidak bisa login. Dipa, siswa kelas IX lainnya yang mengikuti gladi bersih TKA di sesi 2 juga gagal login. “Ya tidak sempat mengerjakan soal. Waktunya sudah habis,” tuturnya.
Tidak hanya di SMPN 1 Kota Kediri, sistem error terjadi di sekolah lain yang mengikuti gladi bersih. Seperti di SMPN 4 Kota Kediri, jika di sesi 1 lancar, untuk sesi 2 juga mulai error.
“Setelah anak-anak memasukkan token mulai error,” kata Proktor SMPN 4 Kota Kediri Bayu Setiawan.
Sistem yang error itu membuat siswa yang login langsung terlempar. Akibatnya, Ratusan siswa di sesi tersebut gagal login dan keluar lagi dari aplikasi.
Berbeda dengan try out sebelumnya, menurut Bayu gladi bersih TKA kemarin memang untuk mengetes kesiapan sistem. Selebihnya, melatih siswa terbiasa mengakses aplikasi TKA dari Pusat.
Bayu yang melihat sistem error langsung berkoordinasi dengan tim Pusat. Hasilnya, error terjadi di seluruh Indonesia. Sehingga, mereka hanya bisa menunggu sistem dipulihkan kembali.
Hingga pukul 12.00 kemarin sistem tetap belum bisa normal lagi.
Terpisah, Pengawas Gladi Bersih TKA SMPN 9 Kota Kediri Aris Sulistyono juga menyebut proses gladi di lembaganya tersendat.
“Mulai error sekitar pukul 10.00. Sampai siang ini masih error,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Kediri.
Sistem yang bermasalah itu membuat gladi ditunda. Selanjutnya, gladi akan dilanjutkan kembali hari ini (10/3).
Sementara itu, sistem TKA yang error juga membuat sejumlah siswa khawatir. Tak hanya siswa SMPN 1 Kota Kediri, siswa SMPN 4 juga waswas hal serupa terjadi saat pelaksanaan TKA April nanti.
“Takutnya nanti waktu hari-H error juga di tengah jalan, atau laptopnya mati, dan segala macamnya. Jadi ada pressure sedikit,” tutur Khansa, 15, siswa SMPN 4 Kota Kediri.
Terpisah, Dinas Pendidikan Kota Kediri juga membenarkan adanya kendala teknis di gladi bersih hari pertama. Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Kediri Achmad Wartjiantono mengatakan, kendala itu terjadi serentak se-Indonesia.
“Betul (terjadi sistem error, Red). Dari server Pusat,” tandas pria yang akrab disapa Anton itu. (ais/ut)
Seputar Tes Kemampuan Akademik SMP di Kota Kediri:
-Total ada 4.695 siswa SMP negeri dan swasta di Kota Kediri yang akan mengikuti TKA 2026
-Puluhan sekolah menggelar TKA dalam beberapa sesi, menyesuaikan ketersediaan komputer dan laptop di sekolah
-Jelang pelaksanaan TKA, sekolah menyelenggarakan try out mandiri untuk mengasah kemampuan siswa
-Dinas Pendidikan Kota Kediri menjadwalkan pelaksanaan try out hingga tiga kali
- TKA jenjang SMP akan digelar pada 6 - 16 April 2026 nanti
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.