TKA SMA/SMK/MA di Kediri, Beberapa Sekolah Terpaksa Pinjam Komputer dari SMP

KABUPATEN, JP Radar Kediri–Tak hanya siswa saja yang harus menyiapkan tes kemampuan akademik (TKA) SMA secara maksimal.
Sekolah dengan sarana dan prasarana (sarpras) terbatas juga harus memutar otak. Sebab, mereka terpaksa meminjam komputer ke sekolah lain untuk pelaksanaan tes anak didiknya.
Salah satunya SMAN 1 Plosoklaten yang harus meminjam 25 unit komputer dari SMPN 1 Plosoklaten. Sebab, jumlah komputer yang dimiliki sekolah belum mencukupi untuk menggelar TKA di tiap sesinya.
Waka Kurikulum SMAN 1 Plosoklaten Setiyo Wiyono mengatakan, sekolah awalnya memiliki sekitar 90 unit komputer. Namun, berdasar pengecekan terbaru, hanya ada 50 unit yang dinilai layak dan bisa digunakan secara stabil sejak pagi hingga sore.
“Padahal, kebutuhan kami 65 unit. Ditambah cadangan total yang dibutuhkan sekitar 70 unit,” jelas laki-laki yang akrab disapa Tiyo itu.
Dengan kekurangan sekitar 20 unit, mereka terpaksa mencari tambahan perangkat. Setelah berkoordinasi, sekolah akhirnya mendapat pinjaman 25 unit komputer dari SMPN 1 yang kebetulan tidak sedang digunakan.
Baca Juga: Nilai TKA Mulai Jadi Syarat Kerja, Cabdindik Jatim Wilayah Kediri Dorong Semua Siswa Ikut Tes
“Alhamdulillah setelah ada tambahan itu jadi terpenuhi,” lanjutnya bersyukur.
Lebih jauh Tiyo mengatakan, sekolah sebenarnya sudah melakukan pengadaan sekitar 20 unit komputer. Namun, perangkat tersebut baru tersedia pada Desember mendatang.
Sedangkan kebutuhan untuk pelaksanaan TKA sudah harus dipenuhi pada Oktober.
Dengan dukungan perangkat tersebut, pelaksanaan TKA hari pertama (26/10) di SMAN 1 Plosoklaten berlangsung lancar. Sekolah menggunakan tiga laboratorium komputer dengan masing-masing sekitar 20 peserta dalam setiap sesi.



