Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ora Diopeni, Yu Minthul ke Lain Hati

Hilda Nurmala Risani
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri - Rasa cinta sering kali bisa mengalahkan logika. Saat masih saling sayang semuanya terasa indah dan menyenangkan. Tak heran, meski tahu kekurangan Sudrun, Dalbo, Yu Minthul tetap mau memperjuangkannya.


Advertisement

Mengenal Sudrun selama bertahun-tahun, Yu Minthul merasa sudah tahu seluk beluk bojone kuwi. Termasuk sikape nalika sedang ngamuk. “Ya nalika memutuskan rabi wes yakin yen bakal gandeng selawase. Soale cedek wes suwe dan hampir semua yang dialami sudah saling mengetahui. Termasuk latar belakang keluargane kuwi,” ujar Yu Minthul, perempuan asal Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri.

Perhatian Sudrun dan sosoknya yang selalu ada saat Yu Minthul membutuhkan, benar-benar membuat klepek-klepek. Karenanya, meski kondisi ekonomi tidak sepadan, Yu Minthul tetap mau-mau saja. Deweke percaya yen nanti bojone bakal sugih.

Advertisement

“Tahun pertama sampai ke lima pernikahan masa-masa struggle. Baik ekonomi maupun hubungan rumah tangga. Isine mung tukaran lan cekcok. Tapi sering baikan lagi,” imbuhnya.

Selama itu, Yu Minthul juga banyak bersabar dan berusaha memahami. Jika biasanya apa yang diinginkan harus dikabulkan saat itu juga. Semenjak menikah, apa yang ingin dibeli harus diupayakan terlebih dahulu.

Tentu saja, sebenarnya Yu Minthul tak  menyukai hal tersebut. Tapi apa daya, menikah dengan Sudrun adalah pilihannya sendiri.

Advertisement

“Wis pokok aku akeh sabare rabi karo bojoku. Sampai nduwe anak telu tetap sabar,” gerutu Yu Minthul.

Singkat cerita, ketika anaknya sudah beranjak kuliah, Sudrun justru dipecat dari tempat kerjanya. Padahal saat itu mereka sedang membutuhkan biaya yang tinggi.

Yu Minthul pun sering sambat yen duwit belanjane kurang merga harus dikumpulne kanggo biaya kuliah anake. Tapi Sudrun justru muring-muring nalika bojone sambat. Puncaknya, deweke mara tangan neng Yu Minthul. “Saknalika aku langsung lara ati. Harga diriku rasane kaya di idek- idek. Lara tenan,” omel Yu Minthul.

Sejak peristiwa itu sikap Yu Minthul semakin dingin ke Sudrun. Begitupun bojone sing ora berupaya memperbaiki hubungane. Yu Minthul menceritakan kondisi tersebut kepada orang tuanya. Hasilnya, mereka langsung menyuruh untuk pegatan. “Merga wong tuwaku wes nduwe calon kanggo aku sing luwih sak sembarange saka Sudrun,” tandasnya. 

Yu Minthul pun mantap untuk bercerai dan mengurusnya ke pengadilan agama. Dia yakin bisa membiayai kuliah anaknya dengan suaminya yang baru. Sebab jika dipertahankan yang ada setiap harinya harus mengelus dada.

Advertisement

Artikel Terkait

Mertua Ikut Campur, Rumah Tangga Hancur

Mertua Ikut Campur, Rumah Tangga Hancur

Memiliki mertua yang baik hati menjadi idaman setiap perempuan. Sayangnya tidak semua impian itu bisa terwujud.

Mertuane Kasar, Rumah Tanggane Buyar

Mertuane Kasar, Rumah Tanggane Buyar

jian rumah tangga tidak melulu datang dari suami. Bisa juga dari orang lain. Salah satunya adalah mertua.

Bara Cinta bak Bara Neraka

Bara Cinta bak Bara Neraka

Rasa cinta sering kali mengalahkan logika. Apa-apa sarwa indah dan menyenangkan. Ibarat kata, tahi kucing pun rasa cokelat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer