Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peh: Wong Mabuk Rebutan Umuk

R
Photo
Photo

JP Radar Kediri - Tidak salah yen negara kuwi melarang minuman keras alias miras. Sebab, akeh cerita wong sing ngombe, trus mabuk, dadine ilang kewarasane. Kayak wong gendeng. Sing sakdurunge ora ana apa-apa wae bisa jadi gegeran. Jotos-jotosan sampek bonyok.


Advertisement

Ora percaya? Kisah Kang Dalbo dan Kang Sudrun ini bisa jadi buktine. Dua warga salah satu desa neng Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri ini sampek kudu dikrangkeng. Menghindari kejadian yang tidak diinginkan karena keduanya kakean ngombe miras.

Kisahnya, berawal dari kedua sohib ini berusaha mencari hiburan hati. Tapi, sing dipilih tindakan tercela, ngombe miras berbotol-botol. Satu sloki habis, terus menuang lagi, lagl, dan lagi. Sampek akhire habis bersloki-sloki.

Mereka baru berhenti ketika kepalanya sudah terlalu berat dan perut mereka terasa mual-mual ora karuan. Dua orang yang sehari-hari kayak sedulur kuwi pun berniat meninggalkan tempat mereka mabuk-mabukan. Arep mulih neng omahe dewe-dewe.

Dasar mabuk, omongan mereka pun melantur nang endi-endi. Keduanya saling umuk alias omong gede. Dan, ora ana sing gelem ngalah. Keduanya merasa benar sendiri. Akhire, pertengkaran pun tak terelakkan.

Yang membuat geleng-geleng kepala, kedua pengangguran ini tak hanya adu umuk. Tapi berlanjut ke adu pukul. Saling jotos, tendang, rangkul, dan banting. Wis, pokoke kayak pertandingan MME. Keduanya saling piting dan tendang.

Advertisement

Warga yang melihat akhirnya tak tahan untuk tidak melerai. Dua pemabuk ini pun dipisah. Kemudian masing-masing digeret neng omahe dewe-dewe. Saking pegele keluargane, Kang Dalbo dirantai neng tiang dapur. Dijarne turu neng lemah. Demikian pula Kang Sudrun, ditali neng emper. Dijarne sampek isuk.

Dasar wong mabuk, nalika wis iling lan efek mirase ilang, keduanya kembali akrab. Pada ngguya-ngguyu yen ketemu. Kayak ora pernah berselisih alias tidak terjadi apa-apa. Wong-wong sing deleng mung gedek-gedek.

"Pancen wong mabuk kuwi kayak wong gendeng, wis ilang warase," gerutu mereka.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.  

Advertisement

Artikel Terkait

Usung Misi Bangkitkan Ekosistem Bisnis, HIPMI Kabupaten Kediri Kolaborasi dengan Radar Kediri

Usung Misi Bangkitkan Ekosistem Bisnis, HIPMI Kabupaten Kediri Kolaborasi dengan Radar Kediri

Sinergi yang dibangun dengan Jawa Pos Radar Kediri diharapkan bisa membuka jalan organisasi pengusaha muda ini untuk mengabdikan diri bagi masyarakat Kediri.

Siap Unjuk Bakat! Peserta School Contest XVIII Antusias Mengikuti TM

Siap Unjuk Bakat! Peserta School Contest XVIII Antusias Mengikuti TM

Antusiasme menyambut School Contest XVIII – GENZVERSE Digital Roots Local Soul semakin terasa. Kemarin (21/10), peserta dari empat kategori lomba bersemangat

Excited Menunggu School Contest 2026! Empat Lomba Ikuti Technical Meeting Hari Pertama

Excited Menunggu School Contest 2026! Empat Lomba Ikuti Technical Meeting Hari Pertama

Atmosfer persaingan di antara para peserta School Contest  2026 mulai terasa. Setidaknya terlihat dalam technical meeting (TM) hari pertama-dari rencana tiga hari.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer