JP Radar Kediri - Memanaskan mobil sebelum digunakan masih menjadi kebiasaan umum bagi banyak pemilik kendaraan, termasuk mobil bertransmisi otomatis (matic).
Meskipun teknologi mesin modern sudah semakin canggih, rutinitas ini tetap bermanfaat untuk menjaga performa dan keawetan mesin, terutama jika mobil jarang digunakan atau disimpan di tempat yang bersuhu rendah.
Berikut adalah langkah-langkah dan tips cara memanaskan mobil matic dengan benar.
Pertama, nyalakan mobil dalam posisi netral atau parkir. Pastikan tuas transmisi berada pada posisi P (Park) atau N (Neutral) sebelum menyalakan mesin. Ini penting demi keselamatan dan untuk memastikan sistem transmisi bekerja dengan baik.
Kedua, biarkan mesin menyala tanpa akselerasi. Setelah mesin menyala, tidak perlu menginjak pedal gas.
Biarkan mobil menyala dalam keadaan idle (diam) selama beberapa menit agar oli mesin bersirkulasi ke seluruh komponen. Waktu idealnya sekitar 1–3 menit untuk mobil modern.
Ketiga, perhatikan suhu pada mesin. Jika mobil Anda memiliki indikator suhu mesin, perhatikan sampai jarum suhu mulai naik dari posisi paling dingin. Ini menandakan mesin mulai mencapai suhu kerja optimal.
Keempat, jangan langsung digunakan untuk akselerasi tinggi. Setelah dipanaskan, gunakan mobil secara perlahan di awal perjalanan.
Hindari langsung menekan pedal gas terlalu dalam agar transmisi dan mesin bisa beradaptasi secara bertahap.
Kelima, tidak perlu terlalu lama. Untuk mobil matic modern, memanaskan mesin terlalu lama justru membuang bahan bakar. Cukup 1–3 menit saja, kecuali jika berada di daerah bersuhu sangat dingin.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah