25.3 C
Kediri
Saturday, January 28, 2023

Marketing On Wednesday #74

Hotel Tentrem Semarang

- Advertisement -

Setiap kali liburan ke Semarang bersama keluarga, sebetulnya saya selalu ingin menginap di Hotel Tentrem. Tapi, sering tidak pernah beruntung, karena setiap kali saya mau booking kamar di sana, kondisinya selalu fully booked. Beruntung, akhir Desember 2022 lalu, ketika liburan ke Semarang lagi, akhirnya saya dapat kamar di sana. Itu pun, kata petugas resepsionis, karena ada tamu yang membatalkan bookingannya.

Mengapa saya sering tidak kebagian kamar ketika akan booking di Hotel Tentrem? Apakah tingkat okupansi di hotel itu tergolong tinggi, baik saat weekday maupun weekend atau pun saat liburan? Saya belum dapat data pasti soal okupansi Hotel Tentrem Semarang.

Tapi, dari pengalaman menginap di Hotel Tentrem, dan pengalaman menjelajahi setiap sudut bangunannya, saya berkesimpulan bahwa hotel tersebut memiliki Unique Selling Proposition (USP). Yakni, nilai lebih dari sebuah produk yang ditawarkan ke customer. USP ini lah yang bikin Hotel Tentrem selalu menjadi jujugan customer dari kelas menengah ke atas. Sebab, USP Hotel Tentrem itu lah yang membuatnya unggul dalam berkompetisi dan diterima pasar.

Apa saja USP Hotel Tentrem? Menurut saya, setidaknya ada lima. Pertama, dari sisi nama atau “brand name”. Dari sisi nama, hotel ini sangat sederhana. Tak berbau nama-nama asing. Tapi, punya makna filosofis yang dalam. “Tentrem” berasal dari bahasa Jawa, yang mengacu pada perasaan damai. Atau, dalam makna yang lebih luas mencakup konsep harmoni antara semesta dan umat manusia yang sempurna.

Ketika hotel itu menggunakan nama “Tentrem”, maka makna dari “Tentrem” itulah yang dijanjikan kepada customer. Bahwa, di hotel itu, para customer akan dibikin nyaman, damai, dan bisa dibangun kesan harmoni antara semesta dan umat manusia. Apakah saya merasakan seperti ini selama menginap di Hotel Tentrem? Ya, kurang lebih lah.

Baca Juga :  Jokowi dan IKN
- Advertisement -

Jadi, saya salut dengan pemberian nama “Tentrem”. Selain sederhana dan lugas, nama ini juga menjadi identitas bagi Hotel Tentrem. “Brand name” adalah salah satu unsur penting dalam branding. Sebab, berperan sebagai identitas perusahaan.

Kedua, USP Hotel Tentrem adalah dari sisi bangunannya yang unik, khas, dan berbeda dengan hotel-hotel kebanyakan. Struktur bangunannya mengusung gaya arsitektur modern dengan unsur pascamodern di beberapa titik. Konsep desainnya dipengaruhi oleh dominasi bangunan zaman kolonial Belanda di Kota Tua Semarang, dipadukan dengan penggunaan bahan bangunan modern, seperti kaca curtain wall (dinding tirai) dan dihiasi oleh taman vertical di beberapa bagian podium bangunan. Eksteriornya dipoles dengan granit hitam, kapur putih (limestone) dan panel-panel berbentuk ala batik. Ini yang membangun kesan khas, mewah dan eksklusif. Rasanya, klop dengan nama “Tentrem”.

Ketiga, Tentrem adalah termasuk “smart hotel” yang menjamin privacy lebih kepada tamu-tamunya. Ditunjukkan mulai dari lift, hingga beberapa fasilitas di kamar hotel. Ketika naik lift, di dinding lift tidak ada tombol. Tamu cukup menempelkan “card tamu” yang ada barcode-nya ke lift. Selanjutnya, sistem di lift yang akan mengatur tamu, mereka harus naik ke lift yang mana. Ada beberapa lift di sana: A, B, C, D…dst. Dengan sistem ini, nggak akan ada antrean dan rebutan naik lift. Dan dengan cara ini, jika sudah masuk lift, tidak bisa ke lantai lainnya, selain ke lantai yang telah dipilih sebelum masuk lift.

Di dalam kamar, terutama di kamar mandi Hotel Tentrem, dilengkapi dengan teknologi “smart glass”. “Smart glass” menggunakan Kristal cair “Polymer Dispersed Liquid Crystal (PDLC)” yang bisa dialiri listrik, dan dilaminasi di tengah kaca. Sehingga efek buram dan bening bisa diatur dengan menggunakan saklar.

Baca Juga :  GIIAS dan Inovasi 

Dengan teknologi ini, cukup dengan menekan saklar, orang yang berada di dalam kamar mandi bisa melihat ruangan kamarnya melalui kaca yang dilengkapi dengan smart glass tadi. Saklar ditekan, kaca pembatas antara kamar tidur dengan kamar mandi menjadi bening atau terang. Saklar ditekan lagi, kaca itu pun menjadi buram. Dengan teknologi ini, tak lagi butuh tirai.

USP Hotel Tentrem keempat adalah bangunannya yang superblock. Di kompleks ini, selain ada Hotel Tentrem, juga terhubung dengan apartemen yang diberi nama “Tentrem Suites”. Uniknya, bangunan hotel dan apartemen itu sama-sama tingginya. Yakni, sama-sama berlantai 18 dan tinggi 76 meter. Baik hotel maupun apartemen, juga tersambung ke dalam satu kompleks dengan Mall Tentrem. Mall ini disebut-sebut sebagai mall “lifestyle” pertama di Semarang. Hal yang unik di mall ini adalah keberadaan videotron di langit-langit atrium mall. Ini juga disebut-sebut sebagai videotron terbesar dan pertama di Indonesia yang dipasang di langit-langit atrium mall. Soal ini sempat viral di media sosial.

USP kelima dari Hotel Tentrem adalah letaknya yang sangat strategis. Selain terletak di jantung Kota Semarang, hotel ini juga cukup dekat dari Bandara Internasional Ahmad Yani. Sekitar 15 menit ditempuh dengan mobil. Dari Simpang Lima Semarang, hanya sekitar 400-an meter. Sehingga bisa berjalan kaki jika ingin ke ikon-nya Semarang itu.

Jadi, sangat penting sebuah produk itu punya USP: Unique Selling Proposition. Yakni, nilai lebih dari sebuah produk yang ditawarkan ke customer. Ini adalah senjata ampuh untuk bersaing dengan kompetitor. Apa USP dari produk Anda? (kritik dan saran:ibnuisrofam@gmail.com/IG:kum_jp)

- Advertisement -

Setiap kali liburan ke Semarang bersama keluarga, sebetulnya saya selalu ingin menginap di Hotel Tentrem. Tapi, sering tidak pernah beruntung, karena setiap kali saya mau booking kamar di sana, kondisinya selalu fully booked. Beruntung, akhir Desember 2022 lalu, ketika liburan ke Semarang lagi, akhirnya saya dapat kamar di sana. Itu pun, kata petugas resepsionis, karena ada tamu yang membatalkan bookingannya.

Mengapa saya sering tidak kebagian kamar ketika akan booking di Hotel Tentrem? Apakah tingkat okupansi di hotel itu tergolong tinggi, baik saat weekday maupun weekend atau pun saat liburan? Saya belum dapat data pasti soal okupansi Hotel Tentrem Semarang.

Tapi, dari pengalaman menginap di Hotel Tentrem, dan pengalaman menjelajahi setiap sudut bangunannya, saya berkesimpulan bahwa hotel tersebut memiliki Unique Selling Proposition (USP). Yakni, nilai lebih dari sebuah produk yang ditawarkan ke customer. USP ini lah yang bikin Hotel Tentrem selalu menjadi jujugan customer dari kelas menengah ke atas. Sebab, USP Hotel Tentrem itu lah yang membuatnya unggul dalam berkompetisi dan diterima pasar.

Apa saja USP Hotel Tentrem? Menurut saya, setidaknya ada lima. Pertama, dari sisi nama atau “brand name”. Dari sisi nama, hotel ini sangat sederhana. Tak berbau nama-nama asing. Tapi, punya makna filosofis yang dalam. “Tentrem” berasal dari bahasa Jawa, yang mengacu pada perasaan damai. Atau, dalam makna yang lebih luas mencakup konsep harmoni antara semesta dan umat manusia yang sempurna.

Ketika hotel itu menggunakan nama “Tentrem”, maka makna dari “Tentrem” itulah yang dijanjikan kepada customer. Bahwa, di hotel itu, para customer akan dibikin nyaman, damai, dan bisa dibangun kesan harmoni antara semesta dan umat manusia. Apakah saya merasakan seperti ini selama menginap di Hotel Tentrem? Ya, kurang lebih lah.

Baca Juga :  Daftar Belajar di Rumah

Jadi, saya salut dengan pemberian nama “Tentrem”. Selain sederhana dan lugas, nama ini juga menjadi identitas bagi Hotel Tentrem. “Brand name” adalah salah satu unsur penting dalam branding. Sebab, berperan sebagai identitas perusahaan.

Kedua, USP Hotel Tentrem adalah dari sisi bangunannya yang unik, khas, dan berbeda dengan hotel-hotel kebanyakan. Struktur bangunannya mengusung gaya arsitektur modern dengan unsur pascamodern di beberapa titik. Konsep desainnya dipengaruhi oleh dominasi bangunan zaman kolonial Belanda di Kota Tua Semarang, dipadukan dengan penggunaan bahan bangunan modern, seperti kaca curtain wall (dinding tirai) dan dihiasi oleh taman vertical di beberapa bagian podium bangunan. Eksteriornya dipoles dengan granit hitam, kapur putih (limestone) dan panel-panel berbentuk ala batik. Ini yang membangun kesan khas, mewah dan eksklusif. Rasanya, klop dengan nama “Tentrem”.

Ketiga, Tentrem adalah termasuk “smart hotel” yang menjamin privacy lebih kepada tamu-tamunya. Ditunjukkan mulai dari lift, hingga beberapa fasilitas di kamar hotel. Ketika naik lift, di dinding lift tidak ada tombol. Tamu cukup menempelkan “card tamu” yang ada barcode-nya ke lift. Selanjutnya, sistem di lift yang akan mengatur tamu, mereka harus naik ke lift yang mana. Ada beberapa lift di sana: A, B, C, D…dst. Dengan sistem ini, nggak akan ada antrean dan rebutan naik lift. Dan dengan cara ini, jika sudah masuk lift, tidak bisa ke lantai lainnya, selain ke lantai yang telah dipilih sebelum masuk lift.

Di dalam kamar, terutama di kamar mandi Hotel Tentrem, dilengkapi dengan teknologi “smart glass”. “Smart glass” menggunakan Kristal cair “Polymer Dispersed Liquid Crystal (PDLC)” yang bisa dialiri listrik, dan dilaminasi di tengah kaca. Sehingga efek buram dan bening bisa diatur dengan menggunakan saklar.

Baca Juga :  Tetap Waspada Hadapi Event Nasional dan Libur Nataru

Dengan teknologi ini, cukup dengan menekan saklar, orang yang berada di dalam kamar mandi bisa melihat ruangan kamarnya melalui kaca yang dilengkapi dengan smart glass tadi. Saklar ditekan, kaca pembatas antara kamar tidur dengan kamar mandi menjadi bening atau terang. Saklar ditekan lagi, kaca itu pun menjadi buram. Dengan teknologi ini, tak lagi butuh tirai.

USP Hotel Tentrem keempat adalah bangunannya yang superblock. Di kompleks ini, selain ada Hotel Tentrem, juga terhubung dengan apartemen yang diberi nama “Tentrem Suites”. Uniknya, bangunan hotel dan apartemen itu sama-sama tingginya. Yakni, sama-sama berlantai 18 dan tinggi 76 meter. Baik hotel maupun apartemen, juga tersambung ke dalam satu kompleks dengan Mall Tentrem. Mall ini disebut-sebut sebagai mall “lifestyle” pertama di Semarang. Hal yang unik di mall ini adalah keberadaan videotron di langit-langit atrium mall. Ini juga disebut-sebut sebagai videotron terbesar dan pertama di Indonesia yang dipasang di langit-langit atrium mall. Soal ini sempat viral di media sosial.

USP kelima dari Hotel Tentrem adalah letaknya yang sangat strategis. Selain terletak di jantung Kota Semarang, hotel ini juga cukup dekat dari Bandara Internasional Ahmad Yani. Sekitar 15 menit ditempuh dengan mobil. Dari Simpang Lima Semarang, hanya sekitar 400-an meter. Sehingga bisa berjalan kaki jika ingin ke ikon-nya Semarang itu.

Jadi, sangat penting sebuah produk itu punya USP: Unique Selling Proposition. Yakni, nilai lebih dari sebuah produk yang ditawarkan ke customer. Ini adalah senjata ampuh untuk bersaing dengan kompetitor. Apa USP dari produk Anda? (kritik dan saran:ibnuisrofam@gmail.com/IG:kum_jp)

Artikel Terkait

Bebek Sinjay

Oreo (Blackpink)

Lion Air

Strategi Penasaran

Lionel Messi

Most Read


Artikel Terbaru

/