NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk berupaya maksimal mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Angin. Salah satu caranya dengan menggelar pelatihan berbasis klaster kompetensi di sejumlah perusahaan.
Kemarin, disnaker menggelar pelatihan untuk para calon tenaga kerja. Pembukaan dan pelatihan berlangsung di PT Lotus Indah Textile. Karena disnaker bekerja sama dengan perusahaan tekstil di Desa Kedungsuko, Kecamatan Sukomoro itu dalam upaya pengurangan pengangguran.
Plt Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Samsul Huda mengatakan, berbagai upaya dilakukan disnaker untuk mengurangi angka pengangguran. Salah satunya dengan menggelar berbagai pelatihan untuk canaker.
Dengan pelatihan yang digelar di perusahaan, Samsul berharap, peserta bisa langsung memahami situasi dunia kerja. Sehingga, usai pelatihan, bisa langsung menyesuaikan diri ketika bekerja. “Ketika usai pelatihan langsung bisa bekerja optimal. Karena sudah mahir ketika mengikuti pelatihan,” ujarnya.
Selain itu, Samsul juga mengajak peserta meningkatkan produktivitas. Serta, tidak mudah mengeluh. “Selalu optimis dan semangat. Yakin bahwa kesuksesan akan kita raih,” pesannya.
Untuk diketahui, pelatihan tersebut menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2023. Setiap peserta mendapat berbagai fasilitas. Mulai alat tulis, tas ransel, seragam, hingga uang transport.
Berbagai perlengkapan tersebut diserahkan secara simbolis saat pembukaan pelatihan. Yang menyerahkan adalah para tamu undangan yang hadir. Yaitu, Plt Kepala Disnaker Samsul Huda, anggota Komisi IV DPRD Nganjuk Moch Soberi, dan Putut Bagus Wijayanto selaku Manajer PT Lotus Indah Textile.
Editor : Anwar Bahar Basalamah