Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Wow! Ini Keuntungan Pedagang Brambang yang Berjualan di Pasar Sukomoro

Anwar Bahar Basalamah • Jumat, 30 Juni 2023 | 20:35 WIB

Photo
Photo

UNTUNGNYA pedagang brambang itu setiap hari tidak sama,” ungkap Della Carolina, 26, pedagang asal Kelurahan/Kecamatan Sukomoro. Ini tergantung banyak atau sedikitnya pembeli brambang di lapaknya. Semakin banyak pembeli maka keuntungan juga semakin besar dan sebaliknya. Yang jelas, pedagang di sana hanya mengambil keuntungan Rp 750 sampai dengan Rp 1.500 per kilogram.

Pedagang kelahiran tahun 1997 itu mengatakan, lapaknya per hari bisa menjual sekitar 2,5 ton bawang merah. Atau setara dengan 40 sampai 45 karung. Keuntungannya pun menggiurkan. Jika bawang merah di rentang harga Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu, keuntungan hanya Rp 750 per kilogram. Sehari, dia bisa mendapat untung 1.875.000. Namun, jika harga brambang Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu maka keuntungan sebesar Rp 1000/kilogram atau Rp 2,5 juta.

Kemudian saat harga mencapai Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu, keuntungannya mencapai Rp 1500 per kilogram. Sehari bisa mendapat untung Rp 3.750.000. ”Harga brambang semakin tinggi, semakin besar pula keuntungannya,” jelas Della.

Hal senada diungkapkan Yuliana Purwaningsih, 38, warga Kelurahan/Kecamatan Sukomoro. Dia mengaku jika penjualan stabil 2,5 ton setiap hari dan keuntungan Rp 1.500 per kilogram maka uang yang didapat dalam sebulan bisa di atas Rp 100 juta. Tepatnya, Rp 112 juta sebulan.

Meski demikian, Yuliana mengaku jika keuntungan itu tidak dinikmati sendiri. Dia akan membagi dengan beberapa saudaranya yang ikut berjualan. Karena modal untuk kulakan brambang 2,5 ton juga tidak kecil. Dia harus patungan bersama saudaranya. ”Gak mampu kalau kulakan sendiri,” ujarnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#petani #brambang nganjuk #petani brambang #brambang