Perempuan yang kini sudah menginjak usia 53 tahun itu tidak pernah meninggalkan pekerjaan rumahnya. Sebelum berangkat ke kantor, ia harus pastikan semua pekerjaan rumah sudah beres. “Saya tetap memasak dan mengurus keperluan rumah,” ujar nenek tiga cucu itu kepada Jawa Pos Radar Kediri.
Bagi Mujiati, melayani masyarakat dan mengurus keluarga sama-sama penting. Sebagai kepala desa, ia harus memberi waktu 24 jam untuk melayani masyarakat. Ia menyebutkan, pelayanan kepada masyarakat itu tidak hanya dilaksanakan ketika kantor. Tapi juga bisa di rumah. “Pandai-pandainya membagi waktu saja. Karena ketika di rumah pun tetap bisa melayani warga,” pungkasnya.
Ibu dua anak ini menganggap tanggung jawabnya sebagai pemimpin di desa harus tetap selaras dengan posisinya sebagai ibu rumah tangga. Dia bersyukur, keluarganya dapat memahami pekerjaannya sebagai kepala desa. Sehingga, saat ada warga yang membutuhkannya, Mujiati selalu siap untuk melayani.
Lantas bagaimana membagi waktu pekerjaan kantor dengan keluarga? Perempuan yang suka memasak ote-ote itu tetap punya cara agar kualitas waktunya untuk keluarga bisa efektif. Yang paling utama adalah memastikan semua pekerjaan kantor runtas. Dia mengatakan, tidak boleh ada pekerjaan yang ditunda. Lulusan STKIP PGRI Nganjuk ini tidak ingin terbebani pekerjaan saat kumpul keluarga. “Kalau sudah selesai tinggal santai. Biasanya momong cucu,” terang kades yang juga penikmat kopi itu.
Di waktu lengang itu pula, Mujiati kerap memanfaatkannya untuk memasak ote-ote. Untuknya, makanan dari tepung dan sayuran seperti wortel, tauge, serta kol itu bisa menjadi pengganti nasi. “Kalau sudah makan ote-ote tak perlu makan nasi,” tutupnya. Jika makanan yang disukai adalah ote-ote, kades perempuan ini juga merupakan penikmat kopi. Bukan kopi saset atau bermerek, melainkan kopi bubuk yang biasanya di jual di warung. Ia bisa mengonsumsi kopi minimal dua kali sehari.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah