25.3 C
Kediri
Saturday, January 28, 2023

Pemkab Nganjuk Anggarkan Rp 14,2 M untuk Kantor Baru BPKAD

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pemkab Nganjuk menyediakan anggaran belasan miliar rupiah untuk membangun kantor badan pengelolaan keuangan aset daerah (BPKAD). Total anggaran yang disiapkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk tahun 2022 adalah Rp 14,2 miliar. Karena itu, proyek tersebut dilelang.

Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, tender proyek ini dimenangkan oleh CV Gunung Emas. CV yang berasal dari Probolinggo tersebut dinyatakan menjadi pemenang setelah mengajukan penawaran sebesar Rp 12,7 M.

CV Gunung Emas tercatat berhasil mengalahkan puluhan peserta lainnya. Tercatat, ada 66 peserta yang berasal dari berbagai daerah yang ikut lelang. Tak hanya sekadar memberikan penawaran terbaik, CV Gunung Emas i juga dinilai memenuhi segala persyaratan yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Antusias dan Semaraknya Character Building di SMKN 1 Nganjuk

“Sekarang proyek pembangunan kantor BPKAD sudah mulai dikerjakan,” ujar Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo kemarin.

Untuk lokasi pembangunan kantor baru BPKAD tidak di area Pemkab Nganjuk. Namun, lokasinya di kawasan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Nganjuk.

- Advertisement -

Menurut Gunawan, pembangunan kantor baru BPKAD karena kantor lama sudah tidak representatif. Apalagi, kebutuhan ruangan juga dinilai sudah tidak memadai.

“Kami mempertimbangkan peningkatan kinerja dan kenyamanan untuk jajaran BPKAD. Kantornya yang lama terlalu sempit. Kurang leluasa dibandingkan dengan kinerja mereka yang sangat tinggi,” ujarnya.

Mantan kepala bappeda ini mengatakan, rencana pemindahan kantor BPKAD ke kawasan MPP sudah digodok dengan matang. Rencana pembangunan kantor baru ini sendiri diakuinya mulai tercetus sejak BPKAD dikepalai oleh Kartimah. “Sebelum zamannya Bu Kartimah belum ada ide ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bendera Terlilit, Puluhan Peserta Upacara HUT RI ke-77 Mendadak Sakit

Gayung bersambut, semua stakeholder sepakat dengan ide tersebut. Sehingga, rencana pembangunan kantor baru BPKAD mulai direalisasikan tahun ini. “Kebetulan aset tanah pemkab di sekitar MPP juga sudah ada. Jadi tinggal kita bangun kantornya,” ujarnya.






Reporter: Andhika Attar Anindita
- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pemkab Nganjuk menyediakan anggaran belasan miliar rupiah untuk membangun kantor badan pengelolaan keuangan aset daerah (BPKAD). Total anggaran yang disiapkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk tahun 2022 adalah Rp 14,2 miliar. Karena itu, proyek tersebut dilelang.

Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, tender proyek ini dimenangkan oleh CV Gunung Emas. CV yang berasal dari Probolinggo tersebut dinyatakan menjadi pemenang setelah mengajukan penawaran sebesar Rp 12,7 M.

CV Gunung Emas tercatat berhasil mengalahkan puluhan peserta lainnya. Tercatat, ada 66 peserta yang berasal dari berbagai daerah yang ikut lelang. Tak hanya sekadar memberikan penawaran terbaik, CV Gunung Emas i juga dinilai memenuhi segala persyaratan yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Praktikkan Cuci Tangan dan Beri Imbauan Keliling Kampung

“Sekarang proyek pembangunan kantor BPKAD sudah mulai dikerjakan,” ujar Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo kemarin.

Untuk lokasi pembangunan kantor baru BPKAD tidak di area Pemkab Nganjuk. Namun, lokasinya di kawasan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Nganjuk.

Menurut Gunawan, pembangunan kantor baru BPKAD karena kantor lama sudah tidak representatif. Apalagi, kebutuhan ruangan juga dinilai sudah tidak memadai.

“Kami mempertimbangkan peningkatan kinerja dan kenyamanan untuk jajaran BPKAD. Kantornya yang lama terlalu sempit. Kurang leluasa dibandingkan dengan kinerja mereka yang sangat tinggi,” ujarnya.

Mantan kepala bappeda ini mengatakan, rencana pemindahan kantor BPKAD ke kawasan MPP sudah digodok dengan matang. Rencana pembangunan kantor baru ini sendiri diakuinya mulai tercetus sejak BPKAD dikepalai oleh Kartimah. “Sebelum zamannya Bu Kartimah belum ada ide ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tangkap Tiga Orang Sindikat Kredit Fiktif

Gayung bersambut, semua stakeholder sepakat dengan ide tersebut. Sehingga, rencana pembangunan kantor baru BPKAD mulai direalisasikan tahun ini. “Kebetulan aset tanah pemkab di sekitar MPP juga sudah ada. Jadi tinggal kita bangun kantornya,” ujarnya.






Reporter: Andhika Attar Anindita

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/