31.7 C
Kediri
Friday, August 12, 2022

General Manager Pabrik Gula Lestari Sugiharto Bisri Jadi Pengasong saat SMP

General Manager (GM) Pabrik Gula Lestari Sugiharto Bisri sangat dekat dengan koran. Bahkan, dia sempat merasakan menjadi pengasong saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) di Malang. “Pagi sekolah. Sorenya saya jadi pengasong,” kenangnya saat ditemui wartawan koran ini kemarin.

Bisri mengaku jika dia nekat menjadi pengasong tanpa izin orang tua. Saat itu, dia ingin memiliki penghasilan sendiri untuk uang jajan. Dengan sembunyi-sembunyi, dia menjajakan koran di perempatan traffic light. “Senang sekali dapat uang Rp 500 dari jualan koran. Lumayan bisa buat jajan,” ujarnya.

Sebenarnya, kata Bisri, sebelum memutuskan untuk menjadi pengasong, dia berencana menjadi tukang semir sepatu. Namun, mantan GM PG Meritjan ini khawatir ketahuan orang tuanya. Sehingga, bisa kena marah. “Akhirnya iya jualan koran,” ungkapnya.

Baca Juga :  Terekam CCTV, 2 Pemuda Curi Kotak Amal

Pekerjaan pengasong ini ditekuni Bisri sekitar dua bulan. Setelah itu, dia berhenti. Karena harus fokus ke sekolah. Selain itu, dia khawatir ketahuan orang tua dan kena marah.  “Lumayan lah punya pengalaman jualan koran,” ungkap pria asli Malang ini.

Saat ini, Bisri mengaku tetap tertarik membaca berita di koran. Bapak empat anak ini mengatakan, membaca berita di koran berbeda dengan membaca berita lewat smartphone. Karena sensasi memegang kertas koran tidak bisa digantikan. Selain itu, dia juga mendapatkan berita-berita lokal Nganjuk dari Jawa Pos Radar Nganjuk. “Berita-berita lokal seperti ini yang tidak akan kita temui atau baca di media online,” ujarnya.

Dengan menjadi GM PG Lestari, Bisri bertekad membawa satu-satunya pabrik gula di Kabupaten Nganjuk ini menjadi lebih baik. Karena itu, PG Lestari berusaha keras untuk memenuhi target giling di tahun ini. “Kami harus cari bahan baku tebu tidak hanya dari Nganjuk tetapi juga dari luar daerah, seperti Lumajang dan Sragen,” ujarnya.

Baca Juga :  Pakai DBHCHT, Disnaker Kabupaten Nganjuk Kurangi Pengangguran
- Advertisement -

General Manager (GM) Pabrik Gula Lestari Sugiharto Bisri sangat dekat dengan koran. Bahkan, dia sempat merasakan menjadi pengasong saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) di Malang. “Pagi sekolah. Sorenya saya jadi pengasong,” kenangnya saat ditemui wartawan koran ini kemarin.

Bisri mengaku jika dia nekat menjadi pengasong tanpa izin orang tua. Saat itu, dia ingin memiliki penghasilan sendiri untuk uang jajan. Dengan sembunyi-sembunyi, dia menjajakan koran di perempatan traffic light. “Senang sekali dapat uang Rp 500 dari jualan koran. Lumayan bisa buat jajan,” ujarnya.

Sebenarnya, kata Bisri, sebelum memutuskan untuk menjadi pengasong, dia berencana menjadi tukang semir sepatu. Namun, mantan GM PG Meritjan ini khawatir ketahuan orang tuanya. Sehingga, bisa kena marah. “Akhirnya iya jualan koran,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tetap Perjuangkan Aspirasi Rakyat meski Harus Cuci Darah

Pekerjaan pengasong ini ditekuni Bisri sekitar dua bulan. Setelah itu, dia berhenti. Karena harus fokus ke sekolah. Selain itu, dia khawatir ketahuan orang tua dan kena marah.  “Lumayan lah punya pengalaman jualan koran,” ungkap pria asli Malang ini.

Saat ini, Bisri mengaku tetap tertarik membaca berita di koran. Bapak empat anak ini mengatakan, membaca berita di koran berbeda dengan membaca berita lewat smartphone. Karena sensasi memegang kertas koran tidak bisa digantikan. Selain itu, dia juga mendapatkan berita-berita lokal Nganjuk dari Jawa Pos Radar Nganjuk. “Berita-berita lokal seperti ini yang tidak akan kita temui atau baca di media online,” ujarnya.

Dengan menjadi GM PG Lestari, Bisri bertekad membawa satu-satunya pabrik gula di Kabupaten Nganjuk ini menjadi lebih baik. Karena itu, PG Lestari berusaha keras untuk memenuhi target giling di tahun ini. “Kami harus cari bahan baku tebu tidak hanya dari Nganjuk tetapi juga dari luar daerah, seperti Lumajang dan Sragen,” ujarnya.

Baca Juga :  Kandang Kasun Jombok Terbakar

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/