27.4 C
Kediri
Friday, August 12, 2022

Disnaker Nganjuk Gunakan DBHCHT untuk Tekan Pengangguran

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk menggelar pelatihan berbasis kompetensi, Rabu lalu (27/7). Kegiatan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Supiyanto mengatakan, pihaknya berupaya menekan angka pengangguran di Kota Angin. Karena instansi yang dipimpin mendapat limpahan DBHCHT, maka dimanfaatkan untuk mendukung upaya penurunan angka pengangguran.

“Kita beri pelatihan selama 20 hari. Kita kerja sama dengan berbagai perusahaan. Harapan kami usai mengikuti pelatihan ini, peserta sudah terampil dan mahir. Sehingga bisa langsung bekerja sesuai kebutuhan perusahaan,” ujarnya saat membuka kegiatan di Aula Disnaker Kabupaten Nganjuk.

Supiyanto mengatakan, pelatihan tersebut adalah angkatan pertama dari DBHCHT tahun ini. Namun, akan ada beberapa angkatan lagi selanjutnya. Setiap angkatan, kata dia, pihaknya menggandeng berbagai perusahaan berbeda.

Baca Juga :  Satpol PP Kabupaten Nganjuk Razia Pengemis dan Pengamen Lagi
- Advertisement -

“Kali ini adalah pelatihan menjahit karung. Kami kerja sama dengan salah satu perusahaan produsen karung yang ada di Kecamatan Rejoso. Dan selanjutnya, kami kerja sama dengan berbagai perusahaan lain. Sesuai kebutuhan perusahaan, akan kami gelar pelatihan sebelumnya,” tambah pria asal Kecamatan Gondang ini.

Untuk diketahui, seremonial pembukaan turut diikuti Sekretaris Disnaker Kabupaten Nganjuk Nur Banra. Hadir sebagai narasumber pelatihan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Nganjuk Muslim Harsoyo. Serta Kepala UPT Pelatihan Kerja Nganjuk Sentot Vajar.

Adapun peserta pelatihan sejumlah 64 orang. Mereka akan mengikuti pelatihan selama 20 hari. Selama pelatihan, ada berbagai materi yang diberikan. Termasuk salah satunya adalah materi yang sesuai kebutuhan perusahaan

Baca Juga :  3 Mobil dan 12 Motor di Payaman Kecamatan Nganjuk Terbakar
- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk menggelar pelatihan berbasis kompetensi, Rabu lalu (27/7). Kegiatan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Supiyanto mengatakan, pihaknya berupaya menekan angka pengangguran di Kota Angin. Karena instansi yang dipimpin mendapat limpahan DBHCHT, maka dimanfaatkan untuk mendukung upaya penurunan angka pengangguran.

“Kita beri pelatihan selama 20 hari. Kita kerja sama dengan berbagai perusahaan. Harapan kami usai mengikuti pelatihan ini, peserta sudah terampil dan mahir. Sehingga bisa langsung bekerja sesuai kebutuhan perusahaan,” ujarnya saat membuka kegiatan di Aula Disnaker Kabupaten Nganjuk.

Supiyanto mengatakan, pelatihan tersebut adalah angkatan pertama dari DBHCHT tahun ini. Namun, akan ada beberapa angkatan lagi selanjutnya. Setiap angkatan, kata dia, pihaknya menggandeng berbagai perusahaan berbeda.

Baca Juga :  Disnaker Nganjuk Gelar Latihan Memasak di Jatikalen

“Kali ini adalah pelatihan menjahit karung. Kami kerja sama dengan salah satu perusahaan produsen karung yang ada di Kecamatan Rejoso. Dan selanjutnya, kami kerja sama dengan berbagai perusahaan lain. Sesuai kebutuhan perusahaan, akan kami gelar pelatihan sebelumnya,” tambah pria asal Kecamatan Gondang ini.

Untuk diketahui, seremonial pembukaan turut diikuti Sekretaris Disnaker Kabupaten Nganjuk Nur Banra. Hadir sebagai narasumber pelatihan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Nganjuk Muslim Harsoyo. Serta Kepala UPT Pelatihan Kerja Nganjuk Sentot Vajar.

Adapun peserta pelatihan sejumlah 64 orang. Mereka akan mengikuti pelatihan selama 20 hari. Selama pelatihan, ada berbagai materi yang diberikan. Termasuk salah satunya adalah materi yang sesuai kebutuhan perusahaan

Baca Juga :  Kurang 27 Hari, Pembangunan Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN) Harus Ngebut

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/