23.4 C
Kediri
Wednesday, August 17, 2022

Kandang Sapi dan Rumpun Bambu di Tanjunganom Terbakar

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Apes dialami Panidi, 80, warga Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom. Kandang sapi miliknya terbakar kemarin.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk Sujito, kebakaran terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Awalnya, Panidi membakar sampah di belakang rumah. Lokasinya juga berdekatan dengan kandang sapi dan rumpun bambu.

Setelah membakar sampah, Panidi masuk ke rumah. Api masih berkobar. Namun, karena tidak menduga sapi akan merembet ke kandang dan rumpun bambu, Panidi memilih untuk melanjutkan aktivitas di rumah.

Sekitar pukul 07.30 WIB, Panidi melihat asap mengepul dari belakang rumah. Karena panik, korban langsung mengecek. Ternyata, kandang sapi dan rumpun bambu miliknya terbakar. Panidi segera meminta pertolongan ke tetangga. Dengan alat seadanya, mereka berusaha memadamkan api.

Baca Juga :  Kreativitas Kader Bank Sampah Kelurahan Kartoharjo Mengolah Sampah

Sayang, usaha Panidi dan tetangga tidak berhasil. Api terus berkobar. Khawatir api akan merembet ke rumah, warga melaporkan kejadian itu ke Dinas Damkarmat Kabupaten Nganjuk. “Kami segera menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapat laporan ada kebakaran,” ujar Sujito.

- Advertisement -

Untuk memadamkan api di kandang, petugas damkarmat harus kerja keras. Butuh waktu sekitar dua jam untuk memadamkan si jago merah. Sayang, kandang sapi tidak bisa diselamatkan. Kandang berukuran 4 meter x 6 meter itu dan rumpun bambu ludes terbakar.

Beruntung, dalam kebakaran itu tidak ada korban jiwa atau luka-luka. Karena tidak ada orang yang tertimpa atau terbakar saat membantu memadamkan api. Selain itu, kandang juga dalam keadaan kosong. Sapi juga tidak ada. “Kerugian sekitar Rp 4 juta,” ujar Sujito.

Baca Juga :  Mantan Kades Kemaduh Agung Supriyadi Terancam 20 Tahun Bui

Terkait penyebab kebakaran, diperkirakan karena kelalaian Panidi. Dia membakar sampah di dekat kandang sapi. “Korban juga tidak menunggu api padam,” pungkasnya.






Reporter: Karen Wibi
- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Apes dialami Panidi, 80, warga Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom. Kandang sapi miliknya terbakar kemarin.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk Sujito, kebakaran terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Awalnya, Panidi membakar sampah di belakang rumah. Lokasinya juga berdekatan dengan kandang sapi dan rumpun bambu.

Setelah membakar sampah, Panidi masuk ke rumah. Api masih berkobar. Namun, karena tidak menduga sapi akan merembet ke kandang dan rumpun bambu, Panidi memilih untuk melanjutkan aktivitas di rumah.

Sekitar pukul 07.30 WIB, Panidi melihat asap mengepul dari belakang rumah. Karena panik, korban langsung mengecek. Ternyata, kandang sapi dan rumpun bambu miliknya terbakar. Panidi segera meminta pertolongan ke tetangga. Dengan alat seadanya, mereka berusaha memadamkan api.

Baca Juga :  Bayi Kembar Ditinggal di Rumah Teman

Sayang, usaha Panidi dan tetangga tidak berhasil. Api terus berkobar. Khawatir api akan merembet ke rumah, warga melaporkan kejadian itu ke Dinas Damkarmat Kabupaten Nganjuk. “Kami segera menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapat laporan ada kebakaran,” ujar Sujito.

Untuk memadamkan api di kandang, petugas damkarmat harus kerja keras. Butuh waktu sekitar dua jam untuk memadamkan si jago merah. Sayang, kandang sapi tidak bisa diselamatkan. Kandang berukuran 4 meter x 6 meter itu dan rumpun bambu ludes terbakar.

Beruntung, dalam kebakaran itu tidak ada korban jiwa atau luka-luka. Karena tidak ada orang yang tertimpa atau terbakar saat membantu memadamkan api. Selain itu, kandang juga dalam keadaan kosong. Sapi juga tidak ada. “Kerugian sekitar Rp 4 juta,” ujar Sujito.

Baca Juga :  Satu Jam, Dapat Satu Penumpang

Terkait penyebab kebakaran, diperkirakan karena kelalaian Panidi. Dia membakar sampah di dekat kandang sapi. “Korban juga tidak menunggu api padam,” pungkasnya.






Reporter: Karen Wibi

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/