24.3 C
Kediri
Sunday, August 14, 2022

Disnaker Bekali 40 Orang Keterampilan Menjahit Modes

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk menggelar pelatihan menjahit modes. Pesertanya adalah warga di Kecamatan Ngetos dan Sawahan.

Di Kecamatan Ngetos, pelatihan digelar di Balai Desa Kuncir. Berlangsung pada 6 hingga 15 Juni 2022. Sedangkan di Kecamatan Sawahan, pelatihan digelar di Balai Desa Sidorejo. Pelaksanaannya pada Senin (20/6) hingga Rabu (29/6).

Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Supiyanto yang membuka acara di kedua lokasi tersebut. Pembukaan ditandai dengan penyerahan perlengkapan menjahit modes kepada para peserta secara simbolis.

Kepada wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk, Supiyanto mengatakan, peserta pelatihan menjahit modes sebanyak 40 orang. Peserta wajib mengikuti serangkaian pelatihan selama sepuluh hari. Ini dilakukan agar peserta pelatihan bias memahami teori dan praktik menjahit modes. “Tujuan kami menggelar pelatihan menjahit modes ini adalah agar masyarakat memiliki skill. Sehingga, muncul tenaga kerja mandiri di Kecamatan Ngetos dan Sawahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kang Marhaen Ikut Gropyokan Tikus di Gondang


Supiyanto menjelaskan, disnaker secara konsisten menggelar kegiatan serupa di berbagai kecamatan. Harapan semakin banyak muncul tenaga kerja mandiri di Kota Angin. Sehingga angka pengangguran berkurang.
Untuk diketahui, Disnaker Kabupaten Nganjuk sukses menggelar berbagai pelatihan. Termasuk, salah satunya pelatihan menjahit modes. Peserta pelatihan setelah lulus akan bisa membuka jasa jahit pakaian di rumah masing-masing. “Alhamdulillah banyak peserta pelatihan yang sukses membuka usaha sendiri setelah ikut pelatihan,” pungkas Supiyanto.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk menggelar pelatihan menjahit modes. Pesertanya adalah warga di Kecamatan Ngetos dan Sawahan.

Di Kecamatan Ngetos, pelatihan digelar di Balai Desa Kuncir. Berlangsung pada 6 hingga 15 Juni 2022. Sedangkan di Kecamatan Sawahan, pelatihan digelar di Balai Desa Sidorejo. Pelaksanaannya pada Senin (20/6) hingga Rabu (29/6).

Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Supiyanto yang membuka acara di kedua lokasi tersebut. Pembukaan ditandai dengan penyerahan perlengkapan menjahit modes kepada para peserta secara simbolis.

Kepada wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk, Supiyanto mengatakan, peserta pelatihan menjahit modes sebanyak 40 orang. Peserta wajib mengikuti serangkaian pelatihan selama sepuluh hari. Ini dilakukan agar peserta pelatihan bias memahami teori dan praktik menjahit modes. “Tujuan kami menggelar pelatihan menjahit modes ini adalah agar masyarakat memiliki skill. Sehingga, muncul tenaga kerja mandiri di Kecamatan Ngetos dan Sawahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Cegah Balap Liar, Satlantas Polres Nganjuk Gencar Patroli Malam Hari


Supiyanto menjelaskan, disnaker secara konsisten menggelar kegiatan serupa di berbagai kecamatan. Harapan semakin banyak muncul tenaga kerja mandiri di Kota Angin. Sehingga angka pengangguran berkurang.
Untuk diketahui, Disnaker Kabupaten Nganjuk sukses menggelar berbagai pelatihan. Termasuk, salah satunya pelatihan menjahit modes. Peserta pelatihan setelah lulus akan bisa membuka jasa jahit pakaian di rumah masing-masing. “Alhamdulillah banyak peserta pelatihan yang sukses membuka usaha sendiri setelah ikut pelatihan,” pungkas Supiyanto.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/