23.5 C
Kediri
Monday, June 27, 2022

Panitia PPDB Akan Survey Rumah Pendaftar Jalur Afirmasi

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Membeludaknya pendaftar jalur prestasi di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMPN favorit menular ke tingkat SMA. SMAN favorit di Nganjuk langsung diserbu pendaftar setelah PPDB jalur prestasi dan jalur afirmasi dibuka. Hal itu seperti yang terjadi di SMAN 2 Nganjuk.
Yang menarik, siswa yang menyerbu PPDB Smada paling banyak justru berasal dari jalur afirmasi atau siswa kurang mampu. Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Nganjuk, ledakan pendaftar Smada terjadi di jalur afirmasi atau siswa dari keluarga kurang mampu. Dari persentase yang ditetapkan, Smada hanya memberi kuota 24 kursi untuk siswa dari jalur afirmasi. Namun, pendaftar dari jalur afirmasi hingga kemarin siang sudah lebih dari 100 siswa. “Total sudah ada 135 pendaftar dari jalur afirmasi,” ujar Sumarji, Ketua Panitia PPDB Smada Nganjuk kemarin siang.
Dengan demikian, 111 pendaftar dipastikan akan gugur. Bahkan, jumlahnya akan bertambah karena pendaftaran masih berlangsung.
Untuk seleksi jalur afirmasi, Sumarji mengatakan, pihaknya tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen yang diunggah oleh pendaftar. Namun, panitia juga akan melakukan verifikasi dan survey langsung ke rumah-rumah pendaftar jalur afirmasi. Karena jalur ini diberikan untuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Jangan sampai siswa dari keluarga mampu mendaftar di jalur ini.
“Semua pendaftar jalur afirmasi akan disurvey. Kami pastikan langsung ke lapangan,” tandas Waka Kesiswaan SMAN 2 Nganjuk tersebut.

Baca Juga :  Puluhan Perempuan Jadi ODGJ karena Cerai

Sementara itu, untuk PPDB jalur prestasi di Smada ada dua kategori. Yaitu, prestasi hasil lomba non-akademik dan akademik. Dari data kemarin, jumlah pendaftar tercatat sudah melebihi kuota yang disediakan. Kuota untuk prestasi non-akademik adalah 11 kursi. Sedangkan, kuota untuk prestasi akademik hanya tujuh kursi.
“Pendaftar dari jalur prestasi hasil lomba non-akademik sangat banyak sudah mencapai 51 pendaftar,” ungkap Sumarji.
Ini artinya, sebanyak 40 pendaftar bakal terlempar.
Begitu pula yang terjadi pada jalur prestasi hasil lomba akademik. Tercatat hingga siang kemarin sudah ada sebanyak 33 orang yang mendaftar. Padahal, pihak Smada Nganjuk hanya memberikan kuota untuk tujuh siswa. Sehingga, 26 pendaftar harus tereliminasi.
“Penentuannya sesuai ranking dari piagam hasil lomba tersebut. Sudah ada pedoman penghitungannya,” imbuh Sumarji.
Sementara itu, pengumuman seleksi PPDB SMPN di Kabupaten Nganjuk jalur prestasi telah dilakukan kemarin. Sesuai dengan jadwal yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Sopingi, bagi yang lolos harus melakukan daftar ulang. Sedangkan, yang tidak lolos bisa mencoba tiga jalur yang disediakan, yaitu jalur afirmasi, perpindahan orang tua dan zonasi.

Baca Juga :  Ibu Bonceng Anak Tewas Ditabrak Xenia





Reporter: Andhika Attar Anindita
- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Membeludaknya pendaftar jalur prestasi di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMPN favorit menular ke tingkat SMA. SMAN favorit di Nganjuk langsung diserbu pendaftar setelah PPDB jalur prestasi dan jalur afirmasi dibuka. Hal itu seperti yang terjadi di SMAN 2 Nganjuk.
Yang menarik, siswa yang menyerbu PPDB Smada paling banyak justru berasal dari jalur afirmasi atau siswa kurang mampu. Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Nganjuk, ledakan pendaftar Smada terjadi di jalur afirmasi atau siswa dari keluarga kurang mampu. Dari persentase yang ditetapkan, Smada hanya memberi kuota 24 kursi untuk siswa dari jalur afirmasi. Namun, pendaftar dari jalur afirmasi hingga kemarin siang sudah lebih dari 100 siswa. “Total sudah ada 135 pendaftar dari jalur afirmasi,” ujar Sumarji, Ketua Panitia PPDB Smada Nganjuk kemarin siang.
Dengan demikian, 111 pendaftar dipastikan akan gugur. Bahkan, jumlahnya akan bertambah karena pendaftaran masih berlangsung.
Untuk seleksi jalur afirmasi, Sumarji mengatakan, pihaknya tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen yang diunggah oleh pendaftar. Namun, panitia juga akan melakukan verifikasi dan survey langsung ke rumah-rumah pendaftar jalur afirmasi. Karena jalur ini diberikan untuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Jangan sampai siswa dari keluarga mampu mendaftar di jalur ini.
“Semua pendaftar jalur afirmasi akan disurvey. Kami pastikan langsung ke lapangan,” tandas Waka Kesiswaan SMAN 2 Nganjuk tersebut.

Baca Juga :  Kang Marhaen dan Mas Bup Sepakat Tutup Pasar Hewan

Sementara itu, untuk PPDB jalur prestasi di Smada ada dua kategori. Yaitu, prestasi hasil lomba non-akademik dan akademik. Dari data kemarin, jumlah pendaftar tercatat sudah melebihi kuota yang disediakan. Kuota untuk prestasi non-akademik adalah 11 kursi. Sedangkan, kuota untuk prestasi akademik hanya tujuh kursi.
“Pendaftar dari jalur prestasi hasil lomba non-akademik sangat banyak sudah mencapai 51 pendaftar,” ungkap Sumarji.
Ini artinya, sebanyak 40 pendaftar bakal terlempar.
Begitu pula yang terjadi pada jalur prestasi hasil lomba akademik. Tercatat hingga siang kemarin sudah ada sebanyak 33 orang yang mendaftar. Padahal, pihak Smada Nganjuk hanya memberikan kuota untuk tujuh siswa. Sehingga, 26 pendaftar harus tereliminasi.
“Penentuannya sesuai ranking dari piagam hasil lomba tersebut. Sudah ada pedoman penghitungannya,” imbuh Sumarji.
Sementara itu, pengumuman seleksi PPDB SMPN di Kabupaten Nganjuk jalur prestasi telah dilakukan kemarin. Sesuai dengan jadwal yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Sopingi, bagi yang lolos harus melakukan daftar ulang. Sedangkan, yang tidak lolos bisa mencoba tiga jalur yang disediakan, yaitu jalur afirmasi, perpindahan orang tua dan zonasi.

Baca Juga :  Bus dan Truk Tak Boleh Masuk Kota Nganjuk





Reporter: Andhika Attar Anindita

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/