23.8 C
Kediri
Saturday, June 25, 2022

Pakai Sandal Jepit, Tidak Akan Kena Tilang

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Beredar postingan yang menceritakan seseorang ditilang akibat memakai sandal jepit mengendarai sepeda motor bikin resah warga Kota Angin. Karena kabar itu tidak benar alias hoax. “Tidak ada orang memakai sandal jepit mengendarai sepeda motor itu ditilang,” tandas Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Indra Budi Wibowo kemarin.
Indra menegaskan postingan di Facebook tersebut adalah sesuatu yang tidak benar. Karena pengendara sepeda motor yang memakai sandal jepit tidak akan ditilang. “Naik motor jangan memakai sandal jepit itu imbauan. Bukan larangan,” tegasnya.
Dijelaskan Indra, tidak ada peraturan yang menyebutkan larangan bagi pengendara sepeda motor memakai sandal jepit. Karena itu, polisi juga hanya memberikan imbauan untuk tidak memakai sandal jepit saat mengendarai motor. Ini sama dengan imbauan untuk memakai jaket dan sarung tangan saat mengendarai motor.
Karena hanya sekadar imbauan, polisi tidak menilang pengendara motor yang ngotot memakai sandal jepit. Dalam Operasi Patuh Semeru yang dilaksanakan 13 Juni-26 Juni, pengendara yang terjaring Operasi Patuh Semeru dan memakai sandal jepit hanya akan diberi imbauan. Karena hal itu untuk kebaikan dan keselamatan pengendara motor itu sendiri.
Kondisi ini berbeda jika pengendara motor tidak memakai helm standar, berboncengan tiga orang atau lebih, tidak memiliki SIM C dan membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK). Jika ada yang melanggarnya akan tetap ditilang. Hal yang sama berlaku untuk pengemudi yang tidak memakai sabuk pengaman, memiliki SIM, dan membawa STNK. “Kami ingin masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas karena itu untuk keselamatan mereka dan pengguna jalan yang lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Pedagang Tak Boleh Jualan Ternak di Jalan





Reporter: Karen Wibi
- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Beredar postingan yang menceritakan seseorang ditilang akibat memakai sandal jepit mengendarai sepeda motor bikin resah warga Kota Angin. Karena kabar itu tidak benar alias hoax. “Tidak ada orang memakai sandal jepit mengendarai sepeda motor itu ditilang,” tandas Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Indra Budi Wibowo kemarin.
Indra menegaskan postingan di Facebook tersebut adalah sesuatu yang tidak benar. Karena pengendara sepeda motor yang memakai sandal jepit tidak akan ditilang. “Naik motor jangan memakai sandal jepit itu imbauan. Bukan larangan,” tegasnya.
Dijelaskan Indra, tidak ada peraturan yang menyebutkan larangan bagi pengendara sepeda motor memakai sandal jepit. Karena itu, polisi juga hanya memberikan imbauan untuk tidak memakai sandal jepit saat mengendarai motor. Ini sama dengan imbauan untuk memakai jaket dan sarung tangan saat mengendarai motor.
Karena hanya sekadar imbauan, polisi tidak menilang pengendara motor yang ngotot memakai sandal jepit. Dalam Operasi Patuh Semeru yang dilaksanakan 13 Juni-26 Juni, pengendara yang terjaring Operasi Patuh Semeru dan memakai sandal jepit hanya akan diberi imbauan. Karena hal itu untuk kebaikan dan keselamatan pengendara motor itu sendiri.
Kondisi ini berbeda jika pengendara motor tidak memakai helm standar, berboncengan tiga orang atau lebih, tidak memiliki SIM C dan membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK). Jika ada yang melanggarnya akan tetap ditilang. Hal yang sama berlaku untuk pengemudi yang tidak memakai sabuk pengaman, memiliki SIM, dan membawa STNK. “Kami ingin masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas karena itu untuk keselamatan mereka dan pengguna jalan yang lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Pedagang Kambing Banting Harga





Reporter: Karen Wibi

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/