24.4 C
Kediri
Sunday, October 2, 2022

Kang Marhaen Dukung Dinas PPKB Lakukan Audit Kasus

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk menggelar audit kasus stunting kemarin siang. Dalam acara tersebut, Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menegaskan komitmennya menekan stunting di Kota Angin. “Untuk tahun-tahun ke depannya kasus stunting di Nganjuk harus zero,” tegas Kang Marhaen saat memberikan sambutan kepada para peserta pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Anjuk Ladang kemarin siang.

Kang Marhaen mengatakan, Pemkab Nganjuk bersama pihak terkait akan terus bergerilya menyukseskan program tersebut. Oleh karena itu, perlu adanya audit kasus stunting tersebut. Sehingga dapat dilakukan pengecekan dan pencermatan bersama. “Dengan audit ini kita jadi tahu, apa yang kita kerjakan selama ini sudah tepat sasaran atau belum. Kalau belum, harus segera kita tindaklanjuti,” tandasnya.

Baca Juga :  Polisi dan Jaksa Bidik Kades di Nganjuk
SAYANGANAK:KangMarhaenfotobersamapesertaauditkasusstuntingyangdigelarDinasPPKBKabupaten Nganjuk. (Foto: Andhika Attar)

Politisi PDI Perjuangan ini menyadari bahwa kasus stunting di Kota Angin ini cukup kompleks. Tidak hanya adanya satu atau dua faktor saja yang menjadi penyebab kasus masih adanya stunting. Karena itu, dia mengajak seluruh pihak untuk turut serta mendukung upaya menekan stunting.

Kang Marhaen mengatakan, Kabupaten Nganjuk harus dapat memenuhi target yang dicanangkan pemerintah pusat. Yaitu, dapat menurunkan angka stunting setiap tahunnya. “Target kita dapat menurunkan angka stunting dari yang sebelumnya 25 persen menjadi 14 persen,” ujarnya.

BERI MOTIVASI: Kang Marhaen mengajak kader untuk mencegah stunting. (Foto: Andhika Attar)

Sementara itu, Kepala Dinas PPKB Nganjuk Widyasti Sidhartini mengatakan, pihaknya akan berjuang menekan stunting di Kabupaten Nganjuk untuk mewujudkan zero kasus. Karena itu, semua kader mulai di tingkat RT akan terus dikerahkan.

Baca Juga :  Desak Pemkot Kediri Beri Kompensasi Korban Bencana
- Advertisement -

Untuk diketahui, acara ini dihadiri perwakilan BKKBN Jatim Waluyo Ajeng Lukitowati, Kepala Dinas PPKB Nganjuk Widyasti Sidhartini, Wakil Ketua Tim dan Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk S. Wahyuni Marhaen. Untuk narasumber yang hadir adalah orang-orang yang berkompeten di bidangnya. Mulai dari dokter spesialis, ahli gizi, dan kader-kader.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk menggelar audit kasus stunting kemarin siang. Dalam acara tersebut, Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menegaskan komitmennya menekan stunting di Kota Angin. “Untuk tahun-tahun ke depannya kasus stunting di Nganjuk harus zero,” tegas Kang Marhaen saat memberikan sambutan kepada para peserta pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Anjuk Ladang kemarin siang.

Kang Marhaen mengatakan, Pemkab Nganjuk bersama pihak terkait akan terus bergerilya menyukseskan program tersebut. Oleh karena itu, perlu adanya audit kasus stunting tersebut. Sehingga dapat dilakukan pengecekan dan pencermatan bersama. “Dengan audit ini kita jadi tahu, apa yang kita kerjakan selama ini sudah tepat sasaran atau belum. Kalau belum, harus segera kita tindaklanjuti,” tandasnya.

Baca Juga :  Nganjuk Ladang FC Gaet Gelandang Persedikab
SAYANGANAK:KangMarhaenfotobersamapesertaauditkasusstuntingyangdigelarDinasPPKBKabupaten Nganjuk. (Foto: Andhika Attar)

Politisi PDI Perjuangan ini menyadari bahwa kasus stunting di Kota Angin ini cukup kompleks. Tidak hanya adanya satu atau dua faktor saja yang menjadi penyebab kasus masih adanya stunting. Karena itu, dia mengajak seluruh pihak untuk turut serta mendukung upaya menekan stunting.

Kang Marhaen mengatakan, Kabupaten Nganjuk harus dapat memenuhi target yang dicanangkan pemerintah pusat. Yaitu, dapat menurunkan angka stunting setiap tahunnya. “Target kita dapat menurunkan angka stunting dari yang sebelumnya 25 persen menjadi 14 persen,” ujarnya.

BERI MOTIVASI: Kang Marhaen mengajak kader untuk mencegah stunting. (Foto: Andhika Attar)

Sementara itu, Kepala Dinas PPKB Nganjuk Widyasti Sidhartini mengatakan, pihaknya akan berjuang menekan stunting di Kabupaten Nganjuk untuk mewujudkan zero kasus. Karena itu, semua kader mulai di tingkat RT akan terus dikerahkan.

Baca Juga :  Disnaker Nganjuk Cetak 20 Penjahit Modes Asal Kedungmlaten, Lengkong

Untuk diketahui, acara ini dihadiri perwakilan BKKBN Jatim Waluyo Ajeng Lukitowati, Kepala Dinas PPKB Nganjuk Widyasti Sidhartini, Wakil Ketua Tim dan Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk S. Wahyuni Marhaen. Untuk narasumber yang hadir adalah orang-orang yang berkompeten di bidangnya. Mulai dari dokter spesialis, ahli gizi, dan kader-kader.

Artikel Terkait

Most Read

Ampas Kopi Itu Bisa Jadi Uang

Megengan Pandemi

Tiga Makam di Puncak Bukit Maskumambang


Artikel Terbaru

/