JP Radar Kediri- Tren masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi udara via Bandara Dhoho, saat mudik dan balik selama Lebaran, tahun ini sangat tinggi. Peningkatannya pun sangat signifikan bila dibandingkan dengan traffic di hari biasa.
Di Lebaran hari ketiga kemarin misalnya, okupansinya sangat tinggi. Jumlah penumpang siang kemarin (23/3) mencapai ratusan orang. Baik yang tiba maupun terbang menuju Jakarta.
General Manager Bandara Dhoho Kediri, Rahmat Yoni Saputra, mengungkapkan bahwa sejak awal periode Posko Angkutan Lebaran 2026, sudah terjadi kenaikan pergerakan penumpang. Tepatnya mulai 13 Maret lalu dengan kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan rata-rata harian.
“Puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 dengan total 275 penumpang, baik datang maupun berangkat,” ujarnya.
Secara keseluruhan, kinerja angkutan Lebaran tahun ini juga melampaui capaian tahun sebelumnya. Berdasarkan prognosa, total pergerakan penumpang selama periode Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 3.375 penumpang. Angka tersebut meningkat sekitar 55 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 lalu.
Sedangkan untuk arus balik, Rahmat menungkapkan lonjakan penumpang mulai terlihat sejak H+1 Lebaran atau 22 Maret lalu. Pada hari tersebut, total pergerakan penumpang tercatat mencapai 332 orang. Baik mendarat di Bandara Dhoho maupun berangkat menuju Jakarta.
“Dan diprediksi jumlah ini masih akan terus meningkat sampai dengan tanggal 25 Maret 2026 atau H+4 Lebaran,” tambahnya.
Mengantisipasi lonjakan tersebut, Rahmat mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah penyesuaian operasional. Di antaranya melalui penguatan Posko Terpadu Angkutan Lebaran, optimalisasi kesiapan personel, serta peningkatan koordinasi dengan maskapai dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami juga memastikan kesiapan fasilitas, baik di sisi kedatangan maupun keberangkatan untuk memberikan pelayanan yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa selama periode Lebaran,” tandas Rahmat. (*)
Editor : Mahfud