Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

BGN Klarifikasi Terkait Video Viral Menu Lele di Pamekasan: Menu Aslinya Lengkap!

Arlintang Sekar Phambayun • Rabu, 11 Maret 2026 | 10:45 WIB

BGN Klarifikasi Video Viral Menu MBG di Pamekasan
BGN Klarifikasi Video Viral Menu MBG di Pamekasan

JP Radar Kediri – Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait video viral yang memperlihatkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. 

Video yang beredar luas pada Senin (9/3) tersebut sempat memicu perdebatan netizen karena dianggap hanya menyajikan menu sederhana berupa lele dan tempe marinasi.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa potongan video tersebut tidak menampilkan paket makanan secara utuh, sehingga memunculkan persepsi yang keliru di masyarakat mengenai standar pelayanan gizi negara.

Laporan lapangan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamekasan Pademawu Buddagan mengungkapkan bahwa paket makanan yang disiapkan sebenarnya terdiri dari beragam komponen nutrisi yang sangat lengkap, mulai dari lele marinasi, tahu dan tempe ungkep, roti pizza, telur rebus, susu full cream, serta buah naga.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Pastikan Anggaran Makanan MBG Tidak Dipotong, Hanya Coret Belanja yang Tidak Produktif

“Berdasarkan laporan yang kami terima, menu yang disiapkan SPPG sebenarnya lengkap. Namun dalam video yang beredar hanya terlihat sebagian menu karena pihak sekolah menolak mengeluarkan paket makanan dari kendaraan distribusi,” jelas Nanik dalam keterangan resminya di Jakarta (10/3).

Nanik mengungkapkan bahwa ketidaklengkapan menu dalam video tersebut dipicu oleh kendala teknis saat distribusi. 

Pihak sekolah dilaporkan sempat menolak mengeluarkan seluruh paket makanan dari kendaraan distribusi, sehingga proses dokumentasi oleh warga atau pihak luar menjadi tidak akurat.

BGN menjamin bahwa setiap menu dalam Program MBG disusun dengan perhitungan keseimbangan gizi dan standar keamanan pangan yang ketat. 

Baca Juga: Disorot BGN, Penyaluran MBG selama Ramadan di Kediri Tak Lagi Dirapel

Polemik di Pamekasan ini akan menjadi bahan evaluasi koordinasi di tingkat lapangan.

“Program MBG menempatkan keamanan pangan dan kualitas gizi sebagai prioritas utama. Kami terus melakukan pemantauan serta evaluasi agar seluruh proses penyiapan hingga distribusi makanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar Nanik.

Saat ini, SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan tercatat melayani total 3.329 penerima manfaat. 

Cakupannya cukup luas, mulai dari siswa PAUD hingga SMA/SMK, tenaga pendidik, hingga kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah setempat.

 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#klarifikasi mbg #Menu MBG Ramadhan #mbg viral lele marinasi #Nanik Sudaryati Deyang #mbg viral #MBG Ramadhan #bgn klarifikasi mbg viral pamekasn #mbg lele marinasi #mbg viral pamekasan #lele marinasi #Nanik Sudaryati #Menu MBG