Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Profil Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Terjaring OTT KPK Hari Ini

Dita Citra Oktaviana • Selasa, 3 Maret 2026 | 15:44 WIB

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

JP Radar KediriPada 3 Maret 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jawa Tengah yang melibatkan sejumlah pihak, salah satunya adalah Fadia Arafiq, Bupati Kabupaten Pekalongan. 

Dalam operasi tersebut, Fadia bersama pihak lain dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan dan masih berstatus terperiksa sementara waktu menunggu penentuan status hukum.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT di wilayah Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati," ujarnya pada Selasa, 3 Maret 2026.

Baca Juga: Breaking News! KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Hari Ini

Profil Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Fadia Arafiq lahir di Jakarta pada 23 Mei 1978. Fadia merupakan anak pedangdut senior, A. Rafiq. Ia menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di Jakarta sebelum melanjutkan studi tinggi. 

Fadia memperoleh gelar Sarjana Manajemen dari Universitas AKI Semarang, kemudian menyelesaikan Magister Manajemen di Universitas Stikubank Semarang, dan naik ke jenjang akademik doktoral dengan gelar S3 dari Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang.

Perjalanan Karier

Sebelum berkecimpung dalam dunia politik, Fadia sempat terjun di dunia hiburan. Ia dikenal publik karena merilis lagu berjudul “Cik Cik Bum Bum” pada tahun 2000, langkah yang mengingatkan pada jejak musik ayahnya, pedangdut legendaris Ahmad Rafiq.

Karier politiknya dimulai ketika ia menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016, mendampingi Bupati Amat Antono. Setelah itu, ia memperkuat posisinya di kancah politik lokal sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan sekaligus Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Tengah periode 2016-2021.

Pada Pilkada Kabupaten Pekalongan 2020, Fadia maju bersama calon wakil dan memenangkan kontestasi dengan suara signifikan, sehingga resmi menjadi Bupati Pekalongan periode 2021–2025. Ia kembali mencalonkan diri pada Pilkada 2024 dan kembali unggul dengan persentase lebih dari 56% suara, sehingga dipercaya memimpin periode 2025–2030.

Baca Juga: Wow! Barang Bukti Rp 40,5 Miliar Diamankan KPK Usai OTT di Kantor Bea Cukai

Kekayaan dan Laporan Harta

Data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tercatat terakhir 30 Maret 2025 menunjukkan bahwa Fadia Arafiq memiliki jumlah kekayaan bersih sekitar Rp85 miliar. Porsi terbesar berupa tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa daerah, serta aset lain seperti kendaraan, harta bergerak, dan kas.

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#Fadia Arafiq adalah #profil bupati pekalongan #Bupati Pekalongan OTT KPK #Fadia Arafiq #Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ditangkap #bupati pekalongan ditangkap kpk #Bupati Pekalongan Fadia Arafiq OTT KPK #fadia arafiq diciduk kpk #Bupati Pekalongan ditangkap #profil Bupati Pekalongan Fadia Arafiq #Fadia Arafiq dari partai mana #Bupati Pekalongan Fadia Arafiq #bupati pekalongan #Fadia Arafiq dari partai apa #Fadia Arafiq anak siapa