KEDIRI, JP Radar Kediri – Heboh, seru, dan punya vibes luar biasa. Itulah yang tergambar dalam gelaran Waru Turi Fun Run 2026. Ribuan runner tak hanya fokus melahap lintasan nan hijau di kawasan sekitar Bendung Gerak Waru Turi, lokasi kegiatan. Mereka juga menikmati serangkaian acara yang berlangsung usai peserta mencapai finish.
Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa pun punya penilaian tersendiri pada event yang diinisiasi Jawa Pos Radar Kediri dan Perum Jasa Tirta (PJT) ini. Menyebut pelaksanaan Waru Turi Fun Run 2026 dengan istilah wow!
“Saya berharap Waru Turi Fun Run tahun depan lebih sukses lagi, lebih wow lagi,” ucapWabup Dewi ketika menutup pengantar singkatnya sebelum memberangkatkan 1500-an peserta di garis start.
Secara khusus Wabup Dewi sangat mendukung kegiatan seperti itu. Sebab, dampaknya tidak hanya pada pemupukan atlet lari saja. Melainkan juga merambah ke sektor lain, seperti wisata dan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Saya mengapresiasi agenda Waru Turi Fun Run 2026, event pertama inisiasi Radar Kediri sama Perum Jasa Tirta 1, sangat antusias warga ikut. Bahkan infonya banyak peserta dari luar Kediri,” puji wanita yang biasa disapa Dewi itu.
Menurutnya, event lari saat ini memang tengah diminiti oleh masyarakat. Sehingga kehadiran Waru Turi Fun Run ini memang diperlukan. Bukan saja karena menyehatkan tubuh. Namun juga ada dampak positif lainnya yang didapatkan. Salah satunya, masyarakat bisa lebih mengenal Bendung Gerak Waru Turi.
“Selain mengenalkan dan menikmati keindahan Bendungan Waru Turi, juga membangkitkan perekonomian warga sekitar. Ini ada banyak UMKM yang terdampak hari ini, banyak orang berjualan, ini bagus ya,” tuturnya.
Tak hanya itu, Dewi juga mengapresiasi kegiatan penghijauan yang ada dalam rangkaian kegiatan Waru Turi Fun Run. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Kediri saat ini memang tengah menggalakkan kegiatan serupa. Kegiatan ini penting untuk menghindari bencana seperti yang terjadi di Aceh dan Sumatra Barat.
“Di sini kami juga memastikan keberlanjutan generasi kita yang akan datang. Cukup airnya, cukup oksigennya,” terang wanita berhijab itu.
Dalam event ini, Dewi tidak sendirian. Pejabat dari Perum Jasa Tirta 1 juga tampak hadir. Yaitu Kepala Divisi Human Capital Inni Dian Rohani. Selain itu, turut hadir Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan dan Wakapolresta Kediri Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko. Dan tak ketinggalan Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad.
“Event Waru Turi Fun Run ini luar biasa, sangat bagus untuk warga. Selain untuk mendorong warga hidup sehat, event ini juga punya memberi manfaat positif lainnya, semakin banyak warga yang tahu Bendung Gerak Waru Turi,” ujar Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan.
“Kegiatan ini sangat positif yaitu kita menjaga kesehatan apalagi pada saat musim ini musim hujan dimana kita harus menjaga kesehatan dengan cara berolahraga termasuk dengan kegiatan ini yaitu melaksanakan lari pagi,” tambah Wakalpolresta Kediri Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko.
Sementara itu, Kepala Divisi Human Capital Perum Jasa Tirta 1 Inni Dian Rohani bersyukur dengan adanya event Waru Turi Fun Run. Dia berharap event ini terus berlanjut mengingat antusias yang tinggi. Yakni peserta yang tembus hingga 1.450 orang pada penyelenggaraan pertama event.
“Kami mengharapkan dengan tema sport dan edu tourism yang dibawa oleh Perum Jasa Tirta 1 dimana kita bisa mengenal fungsi dari Bendung Gerak Waru Turi itu seperti apa, tapi juga bisa menikmati keindahan dari taman wisata Waduk Waru Turi,” jelasnya.
Terpisah, Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad mengatakan Waru Turi Fun Run ini merupakan sebuah challenge. Pasalnya, event lari di Bendung Gerak Waru Turi ini menjadi yang pertama. Dia pun bersyukur penyelenggaraan event berjalan dengan lancar.
“Mudah-mudahan ini bisa dikembangkan untuk event-event yang lain. Insyaallah tahun depan kami akan koordinasi lagi dengan Perum Jasa Tirta 1,” tandasnya.
Sementara itu, para pelari di event ini juga sangat bersemangat. Terutama dari pelari-pelari muda. Rata-rata, mereka yang berhasil naik podium ini masih pelajar. Bahkan ada yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Adalah Silfiana Nesya Novia Andhita, 11, pelari asal Kecamatan Pare yang menjadi pelari tercepat ketiga untuk kategori 5K.
“Saya baru pertama kali ini (jadi faster),” aku gadis yang memang atlet lari ini.
Bila Nesya menjadi yang termuda, ada Lina Asfuri dari pelari senior yang berhasil naik ke podium Waru Turi Fun Run. Di usianya yang sudah 42 tahun, dia berhasil menjadi faster kelima untuk kategori 10K.
“Alhamdulillah bersyukur sekali karena memang di usia saya yang nggak lagi muda, perjuangan yang nggak mudah juga,” ungkap wanita berambut panjang ini.
Tak hanya para faster yang membawa pulang hadiah. Semua peserta juga berkesempatan mendapat doorprize menarik. Ada yang membawa pulang beras, minyak, gula, susu, dan sebagainya. Bahkan, ada yang membawa pulang satu unit sepeda listrik. Karena itulah, event ini pun benar-benar meriah sampai penghujung acara. Apalagi ada DJ Evi Agustina yang sukses membuat semuanya berjoget bersama.
“Waru Turi Fun Run tahun depan lebih sukses lagi, lebih waw lagi,” tutup Wabup Dewi.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.