Istilah “botol parfum viral” tiba-tiba menjadi kata kunci populer setelah tersebarnya rekaman singkat yang disebut-sebut berkaitan dengan sosok bernama Winda Can.
Netizen ramai-ramai mencari link video yang dikaitkan dengan sosok yang disebut-sebut sebagai penjual di kawasan Jakarta. Di mana sebagian pengguna internet menduga wilayah itu adalah Duren Sawit, Jakarta.
Cuplikan tersebut tersebar luas di berbagai platform seperti TikTok dan X. Dalam potongan video yang beredar, terlihat seorang perempuan berada di ruang tertutup menyerupai kamar mandi sambil memegang sebuah botol parfum. Adegan singkat itu langsung memicu beragam spekulasi di kalangan netizen.
Baca Juga: Lengkap! Link PDF Dokumen Jeffrey Epstein yang Bocor: Nama-Nama Besar Akhirnya Terungkap
Karena video yang beredar hanya berupa potongan singkat tanpa konteks utuh, rasa penasaran warganet pun semakin memuncak. Banyak yang mencari versi lengkapnya untuk memastikan kebenaran informasi yang disimpang siur.
Lonjakan pencarian membuat kata kunci seperti “link Winda Can” dan “video Winda Can botol parfum” ramai dibahas di kolom komentar hingga berbagai forum bold.
Tidak sedikit akun yang ikut menunggangi situasi dengan mengklaim memiliki akses ke rekaman penuh.
Beberapa di antaranya bahkan menyebut video tersebut dibagikan dalam empat bagian berbeda dengan durasi masing-masing sekitar dua menit. mencurigakan yang berpotensi mengandung penipuan atau malware.
Ada pula yang menyebut total durasi rekaman mencapai 7 menit 45 detik. Namun hingga kini, klaim tersebut belum dapat memverifikasi kebenarannya.
Meski begitu, hingga kini belum ada bukti valid yang dapat memastikan klaim tersebut benar adanya. Warganet pun diimbau untuk tetap kritis dan berhati-hati terhadap tautan.
Baca Juga: Sosok Perempuan di Video Viral Ricky Harun Karaoke Akhirnya Buka Suara, Ini Pernyataan Lengkapnya
Di tengah ramainya perbincangan, akun media sosial yang dikaitkan dengan nama Winda Can dikabarkan tiba-tiba diprivat. Langkah tersebut semakin memicu rasa penasaran warganet dan memunculkan berbagai asumsi di ruang digital.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada klarifikasi langsung dari pihak yang berkepentingan terkait video yang beredar maupun ekonometrik yang berkembang.
Situasi ini membuat informasi yang beredar masih sebatas klaim dan dugaan, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpancing serta tetap bijak dalam menyikapi isu yang belum terverifikasi.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian