Fenomena ini bisa terjadi karena orbit bulan tidak berbentuk lingkaran sempurna, melainkan ellips. Akibatnya, jarak bulan ke bumi selalu berubah. ketika bulan berada paling dekat dengan bumi (perigee), ukurannya terlihat lebih besar dan memungkinkan terjadi gerhana total. Namun saat bulan berada paling jauh (apogee), ukurannya tampak lebih kecil dan menyebabkan gerhana annular atau cincin.
Baca Juga: Bukan 2025! Ini Fakta Gerhana Matahari Total Spektakuler 2 Agustus 2027
Gerhana matahari hanya mungkin terjadi pada fase bulan baru karena pada saat itu bulan berada di antara matahari dan bumi, sehingga bayangan bulan bisa jatuh ke permukaan bumi dan menutupi sebagian atau seluruh cahaya matahari. Tahukah kamu terdapat beberapa tipe gerhana matahari? Ini dia penjelasannya
- Gerhana Matahari Total (Total Solar Eclipse)
Bulan menutupi matahari sepenuhnya, langit menjadi gelap, dan korona matahari terlihat.
- Gerhana Matahari Cincin (Annular Solar Eclipse)
Bulan lebih jauh dari bumi, tampak lebih kecil, sehingga menyisakan cincin cahaya di tepi matahari.
- Gerhana Matahari Sebagian (Partial Solar Eclipse)
Bulan hanya menutupi sebagian matahari, terlihat seperti sabit.
- Gerhana Matahari Hibrida (Hybrid Solar Eclipse)
Gerhana berubah dari total menjadi cincin (atau sebaliknya) karena kelengkungan bumi.
Gerhana matahari cincin memberikan wawasan tentang orbit bumi dan bulan, dan memperlihatkan bagaimana posisi bulan memengaruhi tampilan gerhana. Fenomena ini juga menjadi pengingat bahwa alam semesta bekerja dengan presisi tinggi, menciptakan pertunjukan langit yang menakjubkan bagi siapa saja yang berada di jalur gerhana.
Pada 17 Februari 2026 ini, gerhana annular akan terlihat di Antartika, sementar itu gerhana parsial juga akan terlihat di Antartika, Afrika, Amerika Selatan, Samudra Pasifik, Samudra Atlantik, dan Samudra Hindia. Sedangkan Indonesia tidak termasuk jalur gerhana, sehingga masyarakat di sini hanya bisa menjadi penonton dari jauh melalui foto, animasi, atau siaran langsung.
Baca Juga: Salat Gerhana Matahari dan Bulan, Bacaan Niat dan Tata Caranya
Meski demikian, pengalaman menyaksikan gerhana tidak sepenuhnya hilang. Berbagai lembaga astronomi internasional, termasuk NASA dan beberapa observatorium, akan menyiarkan gerhana ini secara langsung melalui internet. Bagi para penggemar astronomi muda di Indonesia, siaran live streaming menjadi kesempatan unik untuk “mengintip” langit meski dari jauh.
Meskipun Indonesia tidak termasuk jalur gerhana matahari cincin pada 17 Februari 2026, fenomena ini tetap menjadi momen langit yang menarik untuk dipelajari dan diamati secara virtual. Gerhana matahari mengingatkan kita akan presisi dan keindahan alam semesta, sekaligus membuka peluang belajar tentang pergerakan bumi, bulan, dan matahari yang menakjubkan.
Penulis adalah Khansa Dhiya Ramadhania, mahasiswa Universitas Negeri Malang. Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian