JP Radar Kediri - Hingga hari ini Selasa, 9 Desember 2025, para KPM dapat memeriksa status pencairan bansos hingga akhir tahun. Pasalnya, pemerintah masih terus menyalurkan sederet bansos dengan berbagai program.
Gelombang pencairan ini akan berlangsung serentak mulai 8 hingga 25 Desember 2025, mencakup bantuan reguler maupun tambahan yang menyasar puluhan juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Namun di balik kabar baik ini, ada pula keputusan tegas dimana beberapa kategori KPM dipastikan tidak akan menerima bantuan lagi, sesuai regulasi validasi terbaru dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Pusat Statistik (BPS).
8 Bansos Cair Hingga Akhir Desember 2025
Atensi Yatim Piatu – Rp200.000 per bulan
Pencairan Desember mencakup alokasi Oktober–Desember 2025,dan dilakukan melalui Bank Mandiri.
PKH dan BPNT Tahap 4
Menyasar 10 juta keluarga penerima manfaat atau KPM. Pencairan BPNT terus dilakukan lewat BRI, BNI, Mandiri, BSI, dan PT Pos Indonesia, menyasar 18,3 juta KPM. Para KPM penerima KKS baru maupun lama diminta mengecek rekening secara berkala.
Bantuan Penebalan Rp400.000 untuk Pemegang KKS Baru
Dikhususkan bagi KPM transisi dari PT Pos ke KKS Merah Putih. Pencairan dilakukan bertahap dan berlangsung sepanjang Desember.
Program Indonesia Pintar (PIP) – Termin 3
Pencairan PIP bagi pelajar SD hingga SMA kembali dibuka. Besaran bantuannya beragam SD: Rp450.000, SMP: Rp750.000, SMA: Rp1.800.000.
Bantuan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter
Distribusi pangan ini sudah berjalan di banyak daerah, tetapi pemerintah memberi peringatan tegas, KPM yang tidak mengambil bantuan dalam 5 hari sejak jadwal yang ditentukan akan dibatalkan dan dialihkan kepada penerima lain.
BLT Kesra Rp900.000
BLT Kesra kembali cair untuk lebih dari 35 juta KPM di desil 1–4.
Tahap kedua pencairan mencakup:
- 11 juta KPM melalui PT Pos Indonesia
- Jutaan KPM lainnya melalui KKS Merah Putih
Cara cek bansos November Menggunakan NIK KTP
Untuk mengetahui sebagai penerima atau tidak, pertama, akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
Lalu, masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan
Masukkan pula nama penerima manfaat sesuai KTP. Kemudian isikan huruf kode yang tertera dalam kotak kode (captcha)
Klik tombol 'Cari Data'. Setelah itu, sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang dimasukkan.
Masyarakat bisa melakukan cek bansos tahun 2025 secara online melalui laman resmi Kemensos, https://cekbansos.kemensos.go.id. Berikut panduan selengkapnya.
Cara Cek Bansos Melalui SIKS-NG Kemensos
1. Unduh aplikasi SIKS-NG melalui Play Store.
2. Login menggunakan akun resmi pendamping sosial.
3. Masukkan NIK atau nama lengkap penerima manfaat.
4. Sistem akan menampilkan informasi penerima bansos, termasuk jenis bantuan dan status penyalurannya.
Pembaruan Data Penerima Menggunakan DTSEN
Mulai triwulan II tahun 2025, Kemensos secara resmi menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai pengganti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Tujuannya agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran, menghindari data ganda, dan memastikan transparansi penerimaan bansos.
Cek Nama Penerima Bansos Lewat DTSEN secara Online
1. Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store
2. Daftar dan login menggunakan NIK
3. Pilih menu Cek Bansos
4. Masukkan data domisili dan nama lengkap
5. Tekan “Cari Data” dan lihat hasilnya
6. Kamu juga bisa cek lewat situs web cekbansos.kemensos.go.id
7. Buka cekbansos.kemensos.go.id
8. Masukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP
9. Masukkan kode captcha
10. Klik “Cari Data”.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil