Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Update Terbaru Rekrutmen CPNS 2026, BKN Minta Instansi Harus Realistis Ajukan Kebutuhan Formasi

Zeyra Putri Widhianingtyas • Rabu, 26 November 2025 | 12:36 WIB

Ilustrasi PNS.
Ilustrasi PNS.
JP Radar Kediri- Harapan pencaro kerja soal pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 kembali mencuat. Itu setelah Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyampaikan update terbaru.

Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa seleksi CPNS tahun depan tidak bisa dipastikan dibuka begitu saja. Ia menekankan bahwa keputusan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan riil tiap instansi, bukan berdasarkan keinginan atau permintaan semata.

Zudan mengingatkan bahwa permintaan formasi ASN harus didasarkan pada analisis kebutuhan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kalau belum butuh, ya tidak perlu meminta. Jadi harus betul-betul sesuai kebutuhan formasi. Jangan mengada-ada,” tegas Zudan.

Hal tersebut disampaikan Zudan dalam keterangan resminya pada Jumat, (21/11). Ia juga menuturkan bahwa masih ada instansi yang dengan sengaja mengajukan formasi tanpa mempertimbangkan faktor urgensi yang jelas.

Sampai saat ini, belum ada keputusan pasti soal dibukanya seleksi CPNS 2026. Zudan menjelaskan bahwa peluang rekrutmen tahun depan sepenuhnya bergantung pada apakah instansi-instansi pemerintah mengajukan formasi atau tidak.

Mulai dari kementerian dan lembaga pusat hingga pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, semuanya harus mengusulkan kebutuhan pegawai mereka.

 Jika usulan formasi yang masuk cukup banyak, kesempatan seleksi CPNS 2026 digelar tentu semakin besar. Namun bila sebagian besar instansi tidak mengajukan formasi, bukan tidak mungkin proses rekrutmen tahun depan batal dilaksanakan.

Selain itu, kesempatan juga terbuka bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi CPNS. Zudan menegaskan bahwa BKN tidak menutup peluang tersebut, selama pelamar memenuhi persyaratan pendidikan, batas usia, serta mampu melewati passing grade seleksi.

Zudan menyebutkan bahwa jumlah formasi untuk CPNS 2026, jika rekrutmen benar-benar dibuka, bisa saja lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Hal itu bisa terjadi apabila pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota tidak mengusulkan kebutuhan pegawai dalam jumlah yang memadai.

Ia menekankan bahwa penentuan formasi tidak bisa dilakukan sepihak, melainkan harus melalui kerja sama seluruh instansi dan disesuaikan dengan data kebutuhan riil di lapangan.

Hingga kini, BKN pun belum merilis jadwal maupun rincian formasi untuk seleksi CPNS 2026. Semua informasi resmi baru akan diumumkan setelah pemerintah pusat dan daerah selesai mengajukan kebutuhan ASN mereka, kemudian data tersebut dihimpun dan diverifikasi. Setelah proses itulah keputusan akhir mengenai dibuka atau tidaknya rekrutmen baru dapat ditetapka

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

Editor : rekian
#KemenPAN dan RB #asn #pegawai negeri sipil #CPNS 2026 #bkn #Rekrutmen CPNS 2026