-
Pembukaan Meriah di SLG Kediri
Final Party School Contest GenZverse 2025 resmi dimulai hari ini di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), dibuka oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, hasil kolaborasi Jawa Pos Radar Kediri dan Yamaha. -
Ribuan Pelajar Ramaikan Ajang Literasi “LiterAction”
Mengusung tema “LiterAction”, ajang ini diikuti 1.759 pelajar dari 8 kabupaten/kota di Kediri Raya dan sekitarnya, dengan tujuan menumbuhkan kesadaran literasi membaca, menulis, digital, sosial, dan budaya. -
Tiga Hari, 12 Kompetisi Seru Digelar
Mulai Mading Wars 3D, Mobile Legends, Free Fire, hingga Modern Dance Competition digelar selama 24–26 Oktober 2025, menghadirkan euforia dan kreativitas pelajar dari berbagai daerah.
KABUPATEN, JP Radar Kediri- Akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu ribuan pelajar Kediri Raya dan sekitarnya tiba. Final Party School Contest GenZverse 2025 akan mulai hari ini. Ditandai dengan pembukaan secara resmi yang berlangsung pukul 13.30 nanti di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG).
Bila tak ada aral melintang, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana akan datang ke lokasi acara. Sekaligus membuka secara resmi agenda tahunan yang diprakarsai Jawa Pos Radar Kediri dan didukung oleh Yamaha ini.
Meskipun baru dibuka nanti siang, kemeriahan di Convention Hall sudah terasa sejak kemarin. Vibes yang menggetarkan hati sudah terasa ketika para kru Mading Wars-lomba utama ajang yang sudah memasuki tahun ke-17 ini, berdatangan. Mulai menata dan merakit karya mading 3 dimensinya yang bakal dipamerkan selama pelaksanaan final party.
Para kru mading tersebut juga menampakkan kehebohannya yang khas. Antusiasme jelas terlihat. Mereka tak lelah langsung bekerja meskipun datang dari luar kota dan menempuh perjalanan jauh.
“Tak sabar untuk tampil di School Contest,” ucap Yulya Dwi Mawarny, asal SMAN 1 Kauman Tulungagung.
Yulya dan teman-temannya sudah tiba di lokasi pukul 09.00. Mereka sangat antusias meskipun baru menempuh perjalanan 80 kilometer.
“Karena cukup banyak kegiatan di sekolah, terutama untuk teman-teman dari kelas 12, kami sudah mulai menyicil sejak Agustus lalu,” akunya.
Untuk memaksimalkan waktu yang ada, Yulya membagi pekerjaan dalam beberapa tim. Sehingga, seluruh komponen yang dibutuhkan dalam membangun mading 3D sudah bisa terselesaikan di H-1 jelang final party kemarin.
“Pengerjaannya kemarin kami juga mengambil di weekend. Namun serunya justru di situ. Misal setelah pulang sekolah di hari Jumat, kami bisa mengerjakan sampai tengah malam. Tapi kami benar-benar menikmati dan nggak dibawa stres lah intinya. Karena momen serunya justru di situ,” bebernya.
Hal serupa dilakukan Puspita Anggraini, asal SMAN 7 Kota Kediri. Sekitar pukul 10.00 kemarin, dia dan teman-temannya sudah merakit mading 3D-nya. Mading itu mereka persiapkan selama dua bulan. Mulai dari ornamen hingga rubrik-rubrik yang dipamerkan.
“Kami sudah prepare sejak dua bulan lalu. Di sini kami tinggal mematangkan saja, mulai konsepnya, komponen yang harus dipasang, dan lainnya,” kata Puspita.
Pelajar kelas 11 itu mengungkapkan, ikut kompetisi Mading Wars SC GenZverse menjadi pengalaman pertama. Karena itulah dia sangat antusias.
“Baru tahun ini ikut. Kalau secara pribadi sempat takut karena baru pertama kali dan belum punya pengalaman. Tapi kalau dari saya, pastinya tetap berusaha menampilkan yang terbaik bersama tim. Dan apa yang sekiranya bisa menjadi yang terbaik,” tandasnya.
Tahun ini School Contest GenZverse mengusung tema ‘LiterAction’. Sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda tentang pentingnya literasi. Tidak hanya dalam hal membaca dan menulis. Melainkan juga literasi digital, sosial, dan budaya.
Total ada 12 kompetisi yang diikuti oleh 1.759 pelajar dari ratusan satuan pendidikan. Mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA dan tersebar di delapan wilayah. Yakni, dari Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Jombang, Kabupaten Trenggalek, hingga Kabupaten Tulungagung.
Manajer Event Jawa Pos Radar Kediri Puspitorini Dian Hartanti mengatakan, final party akan digelar selama 24 - 26 Oktober. Selama tiga hari itu, akan selalu ada kompetisi yang berlangsung di lokasi. Seperti di hari pertama ini, ada enam kompetisi yang digelar.
Mulai dari semi final SC Cup Mobile Legends tingkat SMP dan kualifikasi SC FreeFire Battle Group A di pagi dan sore hari. Kemudian Sneakers Hand Painting Competition dan babak final Journalistic Competition.
“Juga ada Mading Wars Competition mulai pukul 15.25 WIB dan Modern Dance Competition pukul 19.15 WIB. Masyarakat juga bisa hadir dan menyaksikan langsung di lokasi,” ujar perempuan yang akrab disapa Dian itu.
Editor : Jauhar Yohanis