Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gaji PNS Naik di 2026? Sri Mulyani Beri Jawaban Ini!

Shinta Nurma Ababil • Minggu, 17 Agustus 2025 | 00:23 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan bahwa membayar pajak sejatinya memiliki prinsip yang mirip dengan menunaikan zakat dan wakaf dalam ajaran Islam.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan bahwa membayar pajak sejatinya memiliki prinsip yang mirip dengan menunaikan zakat dan wakaf dalam ajaran Islam.

JP Radar Kediri – Usai Presiden Prabowo menyampaikan pidato dalam rangka Penyampaian RUU APBN 2026 dan Nota Keuangan di Gedung DPR, Kamis (15/8) beredar kabar di masyarakat bahwa gaji PNS naik di 2026.

Untuk itu perlu diketahui, dalam penyampaian pidatonya, Presiden Prabowo hanya membicarakan beberapa poin. Salah satunya poin yang ia bicarakan tak lain terkait perintah yang ia berikan kepada Danantara untuk memperbaiki kinerja BUMN.

Perintah ia berikan terkait aset BUMN yang tembus US$1.000 triliun. Menurutnya, dengan semua aset itu, BUMN harusnya bisa memberikan sumbangan ke negara sampai dengan US$50 miliar.

"Kalau US$50 miliar, APBN kita gak defisit. Karena itu saya memberikan tugas kepada Danantara untuk bereskan BUMN kita," katanya.

Prabowo mengatakan bahwa telah terjadi pemborosan yang jadi salah satu pembenahan yang harus dibereskan di BUMN.

Hal ini mencakup fasilitas tantiem yang diterima oleh para komisaris BUMN.

Prabowo mengungkap ada tantiem komisaris yang tak masuk akal.

"Masak ada komisaris BUMN yang rapat sebulan sekali tantiemnya Rp40 miliar setahun," katanya.

Selain pembenahan BUMN, Prabowo juga menyinggung kenaikan anggaran Makan Bergizi Gratis dari yang tahun ini Rp171 triliun menjadi Rp335 triliun.

Tak hanya itu, Prabowo juga berbicara soal target penerimaan negara 2026 yang ia patok Rp3.147,7 triliun dan belanja negara Rp3.786,5 triliun.

"Arsitektur APBN 2026 dirancang sebagai berikut: belanja negara dialokasikan Rp3.786,5 triliun; pendapatan negara ditargetkan mencapai Rp3.147,7 triliun," ucap Prabowo.

Tanggapan Sri Mulyani

Terkait kabar kenaikan gaji PNS, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pemerintah belum akan menaikkan gaji (PNS) pada 2026.

Menurutnya, pemerintah belum melihat ada kapasitas ruang fiskal untuk kenaikan gaji PNS pada 206.

"Gaji (PNS) kita melihat belum ada fiscal space tahun 2026 mayoritas program prioritas nasional," tegas Sri Mulyani pada Konferensi Pers RAPBN 2026 dan Nota Keuangan 2026, Jumat (15/8/2025).

Hal ini juga diperkuat dengan pidato Presiden Prabowo Subianto yang tidak mengungkit perihal kenaikan gaji PNS dalam paparan RAPBN 2026 dan Nota Keuangan di Sidang Paripurna DPR RI.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#sri mulyani #gaji pns #kenaikan gaji pns 2026 #prabowo #Presiden Prabowo