JP Radar Kediri - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur kembali merilis data kemiskinan terbaru tahun 2024. Hasilnya, tujuh kabupaten tercatat memiliki angka kemiskinan tertinggi. Kabupaten Sampang menempati posisi pertama sebagai daerah termiskin di Jawa Timur.
Seperti dilansir dari antaranews.com, secara keseluruhan, persentase penduduk miskin di Jawa Timur mengalami penurunan.
Pada Maret 2024, angka kemiskinan tercatat sebesar 9,79%, menurun menjadi 9,56% pada September 2024, dengan jumlah penduduk miskin berkurang dari 3,98 juta menjadi 3,89 juta orang.
Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tujuh kabupaten di Jawa Timur masih tercatat sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi.
Angka kemiskinan yang tinggi di daerah-daerah tersebut menjadi tantangan serius bagi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam upaya mengurangi kesenjangan sosial.
1. Sampang – 20,83%
Kabupaten Sampang di Madura kembali mencatatkan angka kemiskinan tertinggi di Jawa Timur, dengan 20,83% penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan. Angka ini menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, namun tetap menjadi perhatian utama dalam upaya pengentasan kemiskinan di provinsi ini.
Baca Juga: Resmi! UU ASN Disahkan Menkeu Sri Mulyani, Honorer Tahap 1 dan 2 Bakal Diangkat PPPK Setara ASN
2. Bangkalan – 18,66%
Bangkalan, juga di Madura, menempati posisi kedua dengan 18,66% penduduk miskin. Meski ada penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, namun angka ini masih tergolong tinggi dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah dan provinsi.
3. Sumenep – 17,78%
Sumenep, yang juga berada di Madura, mencatatkan angka kemiskinan sebesar 17,78%. Meskipun ada penurunan, namun angka ini masih menunjukkan tantangan besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.
4. Probolinggo – 16,45%
Kabupaten Probolinggo berada di posisi keempat dengan 16,45% penduduk miskin. Angka ini menunjukkan adanya penurunan, namun masih memerlukan upaya maksimal dalam program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Kabar Gembira! Gaji Satpam Honorer Naik Mulai 2025, Sri Mulyani Resmi Tetapkan Besarannya
5. Tuban – 14,36%
Tuban tercatat memiliki 14,36% penduduk miskin. Meskipun ada penurunan, namun angka ini masih menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dan perhatian dalam meningkatkan taraf hidup mereka.
6. Ngawi – 13,81%
Kabupaten Ngawi di Jawa Timur bagian barat mencatatkan angka kemiskinan sebesar 13,81%. Angka ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan, meskipun ada penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu, Honorer R2 dan R3 Jangan Gembira Dulu, Ini 4 Kewajiban yang Harus Dipahami
7. Pamekasan – 13,41%
Pamekasan, juga di Madura, menempati posisi ketujuh dengan 13,41% penduduk miskin. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun ada penurunan, namun masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Melihat data tersebut, daerah Kediri tidak termasuk dalam kota atau wilayah dengan penduduk miskin paling banyak di Jawa Timur.
Namun pemerintah daerah tetap mengawal dan meningkatkan upaya agar tren atau angka kemiskinan ekstrem terus menurun dibanding tahun sebelumnya.
Bahkan baik Bupati maupun Wali Kota telah melaksanakan berbagai program untuk mengurangi angka kemiskinan.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira