JP Radar Kediri - Sosok Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan masih jadi perbincangan masyarakat. Pasalnya, posisinya sebagai pejabat tinggi di perusahaan energi milik negara itu pasti digaji dengan nilai yang fantastis oleh pemerintah.
Namun ternyata gajinya masih dianggap kurang sampai harus melakukan korupsi. Yakni dengan cara mengoplos Pertalite menjadi Pertamax, hingga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 192.7 Triliun. Berapa sih gaji petinggi PT Pertamina itu? berikut rinciannya.
Gaji Dirut Pertamina Patra Niaga
Menurut Laporan Keuangan PT Pertamina tahun 2023 menunjukkan bahwa manajemen utama, termasuk Dewan Direksi dan Komisaris, menerima total kompensasi sebesar USD 19.1 juta, atau sekitar Rp 312 miliar.
Apabila dibagi rata, setiap orang diperkirakan menerima kompensasi sekitar USD 1.36 juta atau sekitar Rp 21.8 miliar per tahun.
Artinya gaji bulanan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga bisa mencapai Rp 1.81 miliar, yang jauh lebih besar dari pendapatan rata-rata masyarakat Indonesia.
Para direksi juga menerima berbagai tunjangan dan fasilitas selain gaji pokok.
Tunjangan Direksi PT Pertamina Selain Gaji Pokok
1. Tunjangan Hari Raya (THR), yang tidak boleh melebihi satu kali honorarium bulanan per tahun
2. Tunjangan Perumahan, sebesar 85% dari tunjangan perumahan Direktur Utama
3. Asuransi Purna Jabatan
4. Bantuan Hukum apabila diperlukan
Selain itu, direksi kepemimpinan perusahaan berhak menerima insentif kinerja sebagai penghargaan atas pencapaian keuntungan dan target perusahaan.
Dengan gaji pokok serta banyak tunjangan dari perusahaan, Riva dinilai serakah oleh masyarakat. Dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang yang dilakukan Riva membuat konsumen kecewa. Kasus tersebut menimbulkan kerugian besar bagi negara.
Bukannya memperhatikan alur serta kualitas dari produk yang dipasarkan, Riva serta beberapa tersangka lain malah melakukan korupsi meskipun sudah memiliki gaji yang sangat tinggi.
Masyarakat menilai, meskipun kekayaan melimpah telah diberikan padanya, Riva telah menanggalkan kepercayaan banyak pihak dengan abai pada tanggung jawabnya sebagai seorang direktur PT Pertamina.
Penulis: Laila Karima
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira