Gus Kautsar Ungkap Awal Mula Wawancara Berujung Buku “Islam Ala Prabowo”

JP Radar Kediri — Polemik buku Islam Ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam, turut mendapat tanggapan dari KH Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar atau Gus Kautsar.
Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso, Kecamatan Mojo, itu mengungkap awal mula keterlibatannya dalam proses wawancara yang kemudian disebut menjadi bagian dari buku tersebut.
Gus Kautsar menyampaikan hal itu saat berbincang dalam kegiatan Teras Gubuk. Disadur dari Youtube Teras Gubuk, Gus Kautsar mengaku memang pernah menerima sejumlah tamu yang datang ke pesantren dan melakukan wawancara dengannya.
Peristiwa tersebut, menurut Gus Kautsar, berlangsung sekitar awal-awal Pemilihan Presiden (Pilpres). Namun, dia mengaku tidak ingat secara pasti waktu dan bulan pelaksanaannya.
Saat itu, dia mendapat penjelasan bahwa para tamu tersebut hendak menulis mengenai sejumlah hal yang berkaitan dengan keindonesiaan, kepesantrenan, keislaman, hingga presiden terpilih.
“Saya kan ya yang tinggal ngomong aja tanya apa begitu. Bagaimana kita sebagai Muslim melihat keberagaman kebhinekaan yang ada di Indonesia Bagaimana melihat kemerdekaan Bagaimana mengisi kemerdekaan,” tuturnya menirukan pertanyaan kala itu.
Pembicaraan kemudian mengalir ke sejumlah isu lain, termasuk program yang dijanjikan presiden terpilih. Salah satunya mengenai program makan gratis yang saat wawancara dilakukan belum berjalan.
Gus Kautsar kemudian mengaitkan gagasan tersebut dengan ajaran Islam tentang kepedulian terhadap orang lain.
Menurut Gus Kautsar, wawancara tersebut berlangsung dalam suasana informal. Dia juga tidak mengetahui bahwa percakapan tersebut nantinya akan dikembangkan menjadi sebuah buku dengan judul Islam Ala Prabowo.
“Kami tidak pernah tahu bahwa ini kemudian akan menjadi satu buku,” jelasnya.



