Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BGN Buka Pendaftaran PPPK 2026, Total 32.460 Formasi Terbuka Lebar

S
Ribuan pegawai honorer yang menerima SK PPPK Paruh Waktu di Kota Kediri.
Ribuan pegawai honorer yang menerima SK PPPK Paruh Waktu di Kota Kediri.

JP Radar Kediri -Badan Gizi Nasional (BGN) kembali membawa angin segar bagi para pencari kerja di tahun 2026. Setelah sukses dengan rekrutmen tahap awal, lembaga ini memastikan akan membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 3 dan 4 dengan kuota jumbo, yakni sebanyak 32.460 formasi.


Advertisement

Berbeda dengan tahap sebelumnya yang memiliki kriteria spesifik, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa rekrutmen lanjutan ini akan dibuka secara luas untuk masyarakat umum.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB untuk pelaksanaan seleksi PPPK tahap 3 dan 4. Kali ini, pintu dibuka untuk pelamar umum," ungkap Dadan dalam Rapat Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (20/1/2026).

Target 99.000 Pegawai di 2026

Langkah agresif rekrutmen ini merupakan bagian dari roadmap BGN untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke level daerah. Dadan menyebutkan, BGN memiliki target ambisius untuk merekrut total sekitar 99.000 pegawai PPPK sepanjang tahun 2026 guna memastikan layanan pemenuhan gizi berjalan optimal.

Sebagai kilas balik, BGN telah merampungkan dua gelombang rekrutmen sebelumnya:

Advertisement

Tahap 1: Sebanyak 2.080 pegawai telah resmi berstatus ASN dan mulai bekerja sejak 1 Juli 2025.

Tahap 2: Membuka 32.000 formasi yang saat ini sedang dalam proses pemberkasan.

Evaluasi Seleksi Tahap 2: Fokus Kepala Satuan Pelayanan

Pada seleksi Tahap 2 yang baru saja berlalu, BGN lebih memfokuskan rekrutmen pada posisi manajerial unit pelayanan. Dari total 32.000 formasi, sebanyak 31.250 posisi dialokasikan khusus untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Posisi strategis ini diisi oleh lulusan program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia.

Hanya sebagian kecil dari Tahap 2 yang dibuka untuk umum, yaitu 750 formasi yang terdiri dari:

Advertisement

375 formasi Akuntan.

375 formasi Tenaga Gizi.

Saat ini, peserta yang lolos Tahap 2 sedang memasuki fase pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan pengusulan Nomor Induk (NI) PPPK. Mereka dijadwalkan mulai efektif bertugas mengawal program Makan Bergizi Gratis pada 1 Februari 2026.

Bersiaplah untuk Tahap Selanjutnya

Dengan kepastian dibukanya Tahap 3 dan 4 untuk umum, masyarakat yang berminat bergabung dengan Badan Gizi Nasional diimbau untuk bersiap.

Dadan menegaskan komitmen BGN untuk mempercepat pemenuhan SDM agar program gizi nasional dapat segera dirasakan manfaatnya secara luas. Para calon pelamar disarankan untuk rutin memantau kanal informasi resmi BGN dan Kementerian PAN-RB guna mendapatkan pembaruan terkait jadwal pendaftaran dan rincian persyaratan.

 

 Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Advertisement

Artikel Terkait

Seleksi CPNS Dibuka November 2026, PPPK Paruh Waktu Diangkat jadi Penuh Januari 2027

Seleksi CPNS Dibuka November 2026, PPPK Paruh Waktu Diangkat jadi Penuh Januari 2027

Pemerintah mengumumkan akan membuka seleksi CPNS di bulan November 2026 hingga mengubah status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu menjadi

Pengangkatan Guru Paruh Waktu Tunggu Pusat, BKPSDM Kediri Belum Bisa Beber Jadwal dan Mekanismenya

Pengangkatan Guru Paruh Waktu Tunggu Pusat, BKPSDM Kediri Belum Bisa Beber Jadwal dan Mekanismenya

Ketidakjelasan tentang regulasi ini pula yang membuat BKPSDM belum bisa memperkirakan jumlah guru yang berpotensi diangkat.

Pemerintah Akan Angkat Guru PPPK Paruh Waktu Per 1 Januari 2027, Tendik pun Ingin Jadi Penuh Waktu

Pemerintah Akan Angkat Guru PPPK Paruh Waktu Per 1 Januari 2027, Tendik pun Ingin Jadi Penuh Waktu

Rencana Pemerintah Pusat mengangkat guru berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu menjadi penuh disambut dengan harap-harap cemas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer