Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Update Bencana Banjir di Sumut, Sumbar, dan Aceh, Jumlah Korban Hingga Jalan yang Terputus

S
Update Korban Jiwa bencana Sumut, Subar, Aceh
Update Korban Jiwa bencana Sumut, Subar, Aceh

JP Radar Kediri - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan bahwa cuaca ekstrem yang memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada 24–25 November 2025 dipengaruhi oleh dua sistem cuaca besar, yaitu Siklon Tropis KOTO dan Bibit Siklon 95B.


Advertisement

Kedua fenomena ini terbentuk di sekitar perairan Indonesia dan meningkatkan pertumbuhan awan konvektif secara signifikan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa sejauh ini tercatat 174 orang meninggal, 79 lainnya hilang, dan 12 warga mengalami luka-luka akibat banjir dan longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Informasi ini disampaikan saat konferensi pers di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Jumat (28/11/2025).

Advertisement

 Baca Juga: Reaksi Presiden Prabowo Atas Bencana Banjir Dahsyat yang Melanda Sumatera Barat, Utara, dan Aceh

Korban di Sumatera Utara

Berdasarkan data BNPB per 28 November 2025, 13 kabupaten terdampak banjir dan longsor di Sumut.

Lalu, 116 orang meninggal dunia dan 42 orang masih dalam pencarian.

Korban di Sumatera Barat

Sementara itu, banjir dan longsor di Sumbar, menyebabkan 23 orang meninggal, 12 orang hilang, dan 3.900 keluarga mengungsi.

Korban Aceh

Kemudian, banjir dan longsor di Aceh, mengakibatkan 35 orang meninggal, 25 orang hilang. Lebih dari 4.846 kepala keluarga mengungsi di 20 kabupaten/kota, termasuk 96 titik pengungsian di Lhokseumawe.

Jalur yang Terputus

Akibat bencana dahsyat ini,  transportasi mengalami lumpuh. Hujan ekstrem memicu longsor dan banjir yang memutus jalur nasional Sidempuan–Sibolga serta Sipirok–Medan.

Sejumlah jalan utama di Mandailing Natal — termasuk ruas Singkuang–Tabuyung dan Bulu Soma–Sopotinjak — juga tidak dapat dilewati.

Advertisement

Alat berat terus dikerahkan untuk membuka akses, sementara bantuan darurat untuk Tapanuli Tengah dan Mandailing Natal sudah disalurkan, mencakup beras, makanan siap saji, tenda, terpal, hingga perlengkapan keluarga.

Bantuan Presiden berupa alat komunikasi, genset, tenda, LCR, dan kompresor juga telah tiba.

Kerusakan jaringan telepon dan internet membuat proses pendataan sempat tersendat.

Untuk mengatasi hal ini, BNPB memasang perangkat Starlink di beberapa posko dan lokasi pengungsian.

Jalur nasional perbatasan Sumut–Aceh tidak bisa dilewati karena longsor.

Kerusakan jembatan di Meureudu juga memutus jalur Banda Aceh–Lhokseumawe–Aceh Timur–Langsa–Aceh Tamiang.

Gayo Lues dan Aceh Tengah bahkan benar-benar terisolasi dari jalur darat.

Distribusi logistik dilakukan menggunakan pesawat Hercules dan armada udara lainnya.

 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Advertisement

Artikel Terkait

Lewat Program Gen Matic, ShopeeFood dan Kemenekraf Perkuat Ekosistem Digital UMKM Kuliner

Lewat Program Gen Matic, ShopeeFood dan Kemenekraf Perkuat Ekosistem Digital UMKM Kuliner

Sebanyak 120 peserta di Aceh Tamiang, Aceh dan Bukittinggi, Sumatra Barat, mengikuti pelatihan Generasi Melek Teknologi (Gen Matic). Kegiatan yang digelar Shopee

Kapolri Pastikan Situasi Aceh Terkendali Usai Kericuhan Peringatan Hari Damai

Kapolri Pastikan Situasi Aceh Terkendali Usai Kericuhan Peringatan Hari Damai

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan situasi di Aceh sudah sepenuhnya terkendali, menyusul kericuhan yang terjadi.

Gelombang Panas Eropa Tewaskan 1.300 Orang, Bagaimana di Indonesia? Begini Kata BMKG

Gelombang Panas Eropa Tewaskan 1.300 Orang, Bagaimana di Indonesia? Begini Kata BMKG

WHO mencatat korban jiwa akibat gelombang panas terus bertambah seiring suhu udara yang memecahkan rekor di sejumlah negara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer