31.7 C
Kediri
Friday, August 12, 2022

Epson Indonesia Dukung Kegiatan Sosialisasi Kurikulum Merdeka IGI Tolitoli

TOLITOLI, JP Radar Kediri – Pendidikan merupakan salah satu sistem dalam meningkatkan taraf dan kualitas hidup seseorang pada semua aspek kehidupan di dunia. Peran Epson Indonesia dalam mendukung dunia pendidikan memiliki pengaruh yang cukup kuat dalam memajukan aspek pendidikan di beberapa lokasi di Indonesia.

 

Kabupaten Tolitoli merupakan lokasi pertama dalam rangkaian kegiatan dukungan Epson Indonesia terhadap program Kemendikbudristek dalam implementasi Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar yang diikuti oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) yang kini sedang disosialisaikan dan diikuti oleh pemerintah kepada seluruh satuan pendidikan yang ada di Indonesia. Dimulai dari Pendidikan

Anak Usia Dini (PAUD), SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi.

 

Acara seminar yang diadakan di Aula SMPN 3 Tolitoli selama 2 (dua) hari. Yakni pada 23 – 24 Juni 2022 tersebut merupakan suatu sarana informasi dan motivasi bagi para guru dan tenaga kependidikan melalui beberapa narasumber praktisi pendidikan yang kompeten di bidangnya. Harapan IGI pada seminar ini, dapat membantu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli dalam mengakselerasi implementasi Kurikulum Merdeka secara merata di Kabupaten Tolitoli agar para guru dan tenaga kependidikan siap dalam menyambut pembaharuan dalam proses pengajaran seiring perubahan zaman dalam penugasan teknologi pembelajaran di era digitalisasi serta dapat senantiasa terus berinovasi dan beradaptasi selama pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka saat ini.

 

Kegiatan seminar yang diikuti oleh sejumlah pemangku kepentingan daerah DR. Adjmain Laterey, M.Si, Kepala Disdikbud Kabupaten Tolitoli Irwan, S.Sos – Sub. Kordinator Seksi Kurikulum Disdikbud Kabupaten Tolitoli, Pramono Budiman Peding S.Pd, MM, Pengawas Madya Disdikbud Kabupaten Tolitoli, Arun Haryanto, S.Pd, Ketua IGI Kabupaten Tolitoli dan perwakilan dari Epson Indonesia Hesti Astina dan Edwin Ramdhani Syafruddin, Product Manager Visual Instrument Department Epson Indonesia.

 

Adapun topik seminar yang disajikan mengenai seputar dunia pendidikan dan perkembangan pendidikan pada era digital saat ini. Edwin Ramdhani Syafruddin, Product Manager Visual Instrument perwakilan dari Epson Indonesia memberikan isi seminar mengenai solusi teknologi projector secara nirkabel dan interaktif sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan dunia pendidikan di Indonesia.

Baca Juga :  Pelayanan Prima, BRI Raih Predikat The Best Bank Service Excellence 2022

 

Dalam kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh kurang lebih 200 sekolah dari unit SD hinggal SMP di Kecamatan Damal Selatan, Dampal Utara, Dondo, Basidondo, Ogodeide, Lampasio, Baolan, Galang, Dakopemean, dan Tolitoli Utara. Karena tetap menjaga protokol Kesehatan, kegiatan sosialisasi ini terbagi menjadi 4 sesi dimana tiap sesinya dihadiri oleh 50 sekolah.

 

“Kami mengucapkan terimakasih atas inisiasi yang dilakukan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) dalam mengadakan kegiatan sosialisasi Kurikulum Merdeka ini karena ini sangat penting sekali agar semua sekolah dapat menerapkannya dan terima kasih juga untuk Epson Indonesia yang sudah ikut mendukung kegiatan ini. Hal ini sangat baik sekali, di mana saya lihat Epson Indonesia sangat aktif sekali dalam kegiatan yang bertemakan pendidikan dan bisa kita lihat solusi-solusi yang diberikan sangat dibutuhkan oleh sekolah saat ini oleh karena itu IGI menggandeng Epson Indonesia selaku penyedia perangkat teknologi dapat mewujudkan modernisasi pembelajaran melalui implementasi program Kurikulum Merdeka ini,” kata DR. Adjmain Laterey, M.Si, Kepala Dinas Disdikbud Kabupaten

Tolitoli

 

Selain itu, Ayatullah, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Tolitoli menyatakan, sebagaimana diketahui, Kurikulum Merdeka ini akan menjadi satuan pendidikan dalam rangka pemulihan pembelajaran tahun 2022-2024. “Memulai sesuatu yang baru di dalam dunia pendidikan dan ini merupakan bentuk fasilitasi dari Kemendikbudristek dalam mengapresiasi tenaga pendidikan yang profesional,” katanya.

 

Secara khusus Epson Indoensia memberikan beberapa solusi teknologi guna mendukung kegiatan belajar-mengajar melalui produk-produk yang dirancang khusus sebagai fasilitas penunjang kebutuhan guru dan tenaga pendidik untuk semakin interaktif dan inovatif dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar serta mewujudkan digitaliasi sekolah melalui produk Epson EB-X06 dan

EB-725Wi.

 

“Kami melihat bahwa dunia pendidikan Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Adopsi terhadap penggunaan teknologi serta konsentrasi siswa yang kurang terpusat karena pembelajaran cenderung satu arah telah membuat kami sebagai perusahaan teknologi berinovasi guna membantu dunia pendidikan Indonesia, khususnya bagi Bapak dan Ibu Guru agar mampu menjalankan kegiatan pembelajaran tatap muka saat ini yang lebih atraktif dan interaktif,” ujar Hesti Astina, Product Manager Visual Instrument

Baca Juga :  Wiwied Asri, Guru Seni Rupa Puncu Jadikan Mural sebagai Pesan Positif

Department Epson Indonesia

 

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada dunia Pendidikan Indonesia, Epson Indonesia  menghadirkan model proyektor yang dirancang khusus untuk segmen pendidikan di Indonesia. Yaitu, EB-X06 proyektor ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan penggunan proyektor oleh guru-guru dan tenaga pendidik di sekolah. Dengan teknologi 3 Chip LCD yang mampu memberikan hasil proyeksi yang lebih terang dan tidak membuat mata cepat lelah, proyektor ini juga sudah dilengkapi dengan menu bahasa Indonesia, juga memberikan garansi yang lebih panjang. Yaitu, 2 tahun untuk unit proyektor dan 1 tahun atau 1000 jam (atau mana yang terlebih dahulu tercapai) untuk lampu proyektor yang membuat proyektor ini sangat ramah dan mudah digunakan oleh para guru dan tenaga pendidik. Bahkan proyektor ini mampu menampilkan materi pembelajaran tanpa terhubung melalui kabel dengan menambahkan opsional dongel dengan tipe ELPAP11, sehingga guru mampu melakukan kegiatan belajar mengajar cukup melalui gawai pribadi dan bisa memanfaatkan papan tulis digital dan menampilkan 4 tampilan layar murid secara bersamaan dengan aplikasi iProjection yang tersedia secara gratis di website Epson, Apps Store dan Play Store.

Pada kegiatan ini, Epson Indonesia menggunakan proyektor interaktif EB-725Wi yang menjadikan media proyeksinya menjadi layar sentuh, sehingga dengan proyekor ini kegiatan belajar mengajar menjadi lebih atraktif dan menyenangkan.

 

Informasi dari model proyektor Epson ini silakan kunjungi situs web www.epson.co.id atau distributor lokal Epson terdekat di lokasi Anda.

 

Tentang Epson

Epson adalah pemimpin teknologi global yang berdedikasi menjadi tak tergantikan bagi masyarakat dengan menghubungkan orang-orang, hal-hal dan informasi. Perusahaan ini berfokus pada pemecahan masalah sosial melalui inovasi dalam percetakan rumah dan kantor, percetakan komersial dan industri, manufaktur, visual dan gaya hidup. Epson akan menjadi karbon negatif dan menghilangkan penggunaan sumber daya bawah tanah yang dapat habis seperti minyak dan logam pada tahun 2050.

Dipimpin oleh Seiko Epso Corporation yang berbasis di Jepang, Grup Epson di seluruh dunia menghasilkan penjualan tahunan sekitar JPY 1 triliun. (*)

 

- Advertisement -

TOLITOLI, JP Radar Kediri – Pendidikan merupakan salah satu sistem dalam meningkatkan taraf dan kualitas hidup seseorang pada semua aspek kehidupan di dunia. Peran Epson Indonesia dalam mendukung dunia pendidikan memiliki pengaruh yang cukup kuat dalam memajukan aspek pendidikan di beberapa lokasi di Indonesia.

 

Kabupaten Tolitoli merupakan lokasi pertama dalam rangkaian kegiatan dukungan Epson Indonesia terhadap program Kemendikbudristek dalam implementasi Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar yang diikuti oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) yang kini sedang disosialisaikan dan diikuti oleh pemerintah kepada seluruh satuan pendidikan yang ada di Indonesia. Dimulai dari Pendidikan

Anak Usia Dini (PAUD), SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi.

 

Acara seminar yang diadakan di Aula SMPN 3 Tolitoli selama 2 (dua) hari. Yakni pada 23 – 24 Juni 2022 tersebut merupakan suatu sarana informasi dan motivasi bagi para guru dan tenaga kependidikan melalui beberapa narasumber praktisi pendidikan yang kompeten di bidangnya. Harapan IGI pada seminar ini, dapat membantu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli dalam mengakselerasi implementasi Kurikulum Merdeka secara merata di Kabupaten Tolitoli agar para guru dan tenaga kependidikan siap dalam menyambut pembaharuan dalam proses pengajaran seiring perubahan zaman dalam penugasan teknologi pembelajaran di era digitalisasi serta dapat senantiasa terus berinovasi dan beradaptasi selama pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka saat ini.

 

Kegiatan seminar yang diikuti oleh sejumlah pemangku kepentingan daerah DR. Adjmain Laterey, M.Si, Kepala Disdikbud Kabupaten Tolitoli Irwan, S.Sos – Sub. Kordinator Seksi Kurikulum Disdikbud Kabupaten Tolitoli, Pramono Budiman Peding S.Pd, MM, Pengawas Madya Disdikbud Kabupaten Tolitoli, Arun Haryanto, S.Pd, Ketua IGI Kabupaten Tolitoli dan perwakilan dari Epson Indonesia Hesti Astina dan Edwin Ramdhani Syafruddin, Product Manager Visual Instrument Department Epson Indonesia.

 

Adapun topik seminar yang disajikan mengenai seputar dunia pendidikan dan perkembangan pendidikan pada era digital saat ini. Edwin Ramdhani Syafruddin, Product Manager Visual Instrument perwakilan dari Epson Indonesia memberikan isi seminar mengenai solusi teknologi projector secara nirkabel dan interaktif sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan dunia pendidikan di Indonesia.

Baca Juga :  Pemberian Anugerah yang Berlimpah

 

Dalam kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh kurang lebih 200 sekolah dari unit SD hinggal SMP di Kecamatan Damal Selatan, Dampal Utara, Dondo, Basidondo, Ogodeide, Lampasio, Baolan, Galang, Dakopemean, dan Tolitoli Utara. Karena tetap menjaga protokol Kesehatan, kegiatan sosialisasi ini terbagi menjadi 4 sesi dimana tiap sesinya dihadiri oleh 50 sekolah.

 

“Kami mengucapkan terimakasih atas inisiasi yang dilakukan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) dalam mengadakan kegiatan sosialisasi Kurikulum Merdeka ini karena ini sangat penting sekali agar semua sekolah dapat menerapkannya dan terima kasih juga untuk Epson Indonesia yang sudah ikut mendukung kegiatan ini. Hal ini sangat baik sekali, di mana saya lihat Epson Indonesia sangat aktif sekali dalam kegiatan yang bertemakan pendidikan dan bisa kita lihat solusi-solusi yang diberikan sangat dibutuhkan oleh sekolah saat ini oleh karena itu IGI menggandeng Epson Indonesia selaku penyedia perangkat teknologi dapat mewujudkan modernisasi pembelajaran melalui implementasi program Kurikulum Merdeka ini,” kata DR. Adjmain Laterey, M.Si, Kepala Dinas Disdikbud Kabupaten

Tolitoli

 

Selain itu, Ayatullah, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Tolitoli menyatakan, sebagaimana diketahui, Kurikulum Merdeka ini akan menjadi satuan pendidikan dalam rangka pemulihan pembelajaran tahun 2022-2024. “Memulai sesuatu yang baru di dalam dunia pendidikan dan ini merupakan bentuk fasilitasi dari Kemendikbudristek dalam mengapresiasi tenaga pendidikan yang profesional,” katanya.

 

Secara khusus Epson Indoensia memberikan beberapa solusi teknologi guna mendukung kegiatan belajar-mengajar melalui produk-produk yang dirancang khusus sebagai fasilitas penunjang kebutuhan guru dan tenaga pendidik untuk semakin interaktif dan inovatif dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar serta mewujudkan digitaliasi sekolah melalui produk Epson EB-X06 dan

EB-725Wi.

 

“Kami melihat bahwa dunia pendidikan Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Adopsi terhadap penggunaan teknologi serta konsentrasi siswa yang kurang terpusat karena pembelajaran cenderung satu arah telah membuat kami sebagai perusahaan teknologi berinovasi guna membantu dunia pendidikan Indonesia, khususnya bagi Bapak dan Ibu Guru agar mampu menjalankan kegiatan pembelajaran tatap muka saat ini yang lebih atraktif dan interaktif,” ujar Hesti Astina, Product Manager Visual Instrument

Baca Juga :  Mendadak Serangan Jantung saat Mengemudi

Department Epson Indonesia

 

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada dunia Pendidikan Indonesia, Epson Indonesia  menghadirkan model proyektor yang dirancang khusus untuk segmen pendidikan di Indonesia. Yaitu, EB-X06 proyektor ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan penggunan proyektor oleh guru-guru dan tenaga pendidik di sekolah. Dengan teknologi 3 Chip LCD yang mampu memberikan hasil proyeksi yang lebih terang dan tidak membuat mata cepat lelah, proyektor ini juga sudah dilengkapi dengan menu bahasa Indonesia, juga memberikan garansi yang lebih panjang. Yaitu, 2 tahun untuk unit proyektor dan 1 tahun atau 1000 jam (atau mana yang terlebih dahulu tercapai) untuk lampu proyektor yang membuat proyektor ini sangat ramah dan mudah digunakan oleh para guru dan tenaga pendidik. Bahkan proyektor ini mampu menampilkan materi pembelajaran tanpa terhubung melalui kabel dengan menambahkan opsional dongel dengan tipe ELPAP11, sehingga guru mampu melakukan kegiatan belajar mengajar cukup melalui gawai pribadi dan bisa memanfaatkan papan tulis digital dan menampilkan 4 tampilan layar murid secara bersamaan dengan aplikasi iProjection yang tersedia secara gratis di website Epson, Apps Store dan Play Store.

Pada kegiatan ini, Epson Indonesia menggunakan proyektor interaktif EB-725Wi yang menjadikan media proyeksinya menjadi layar sentuh, sehingga dengan proyekor ini kegiatan belajar mengajar menjadi lebih atraktif dan menyenangkan.

 

Informasi dari model proyektor Epson ini silakan kunjungi situs web www.epson.co.id atau distributor lokal Epson terdekat di lokasi Anda.

 

Tentang Epson

Epson adalah pemimpin teknologi global yang berdedikasi menjadi tak tergantikan bagi masyarakat dengan menghubungkan orang-orang, hal-hal dan informasi. Perusahaan ini berfokus pada pemecahan masalah sosial melalui inovasi dalam percetakan rumah dan kantor, percetakan komersial dan industri, manufaktur, visual dan gaya hidup. Epson akan menjadi karbon negatif dan menghilangkan penggunaan sumber daya bawah tanah yang dapat habis seperti minyak dan logam pada tahun 2050.

Dipimpin oleh Seiko Epso Corporation yang berbasis di Jepang, Grup Epson di seluruh dunia menghasilkan penjualan tahunan sekitar JPY 1 triliun. (*)

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/