23.7 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022
Array

Dua Jam, Ribuan Durian Ludes

KEDIRI KABUPATEN- Luar biasa. Itulah kata yang pantas disematkan ke ajang tahunan Dahar Durian di Desa Medowo, Kecamatan Kandangan. Ribuan buah yang dibagikan gratis ludes hanya dalam dua jam.

Kehebohan pengunjung sudah terlihat sejak pukul 07.00. Saat panitia dari Desa Medowo membagikan ribuan kupon. Kupon itulah yang dibagikan ke pengunjung untuk mengambil durian gratis.

“Ini bentuk syukur warga desa karena panen raya durian, sebanyak 50 persen buah dari sumbangan warga,” terang Kepala Desa (Kades) Medowo Sujarwo. Total ada 2.450 durian lokal asli Medowo yang dibagikan.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pelaksanaan dahar durian gratis ini berlangsung lancar. Tidak ada kemacetan hingga mencapai lima kilometer. Panitia juga terlihat lebih siap. Hampir semua pengunjung Desa Medowo penerima kupon bisa mendapatkan durian.

Baca Juga :  Waktunya Berbenah, Agar Lebih Cantik

“Kami memang belajar dari tahun lalu,” tutur Sujarwo yang sudah menggelar Dahar Durian kali kedua. Karena itu, pihak desa menyiapkan lima tumpeng durian di lima titik.

Pengunjung secara berurutan mendapatkan kupon yang dibagikan di pintu masuk. Kupon itu digunakan mengambil durian. Pengambilan pun berlangsung lancar, pengunjung tidak perlu turun dari motor atau mobil. Setelah mendapat durian, mereka bisa langsung melanjutkan perjalanan.

Sejak dibuka pukul 07.00, sebanyak 2.150 kupon yang dibagikan habis. Ribuan durian yang ditata rapi dalam bentuk tumpeng pun ludes dalam dua jam.

“Kami memang ingin pengunjung tahu potensi wisata Medowo,” terangnya. Tak hanya membagi durian gratis, pengunjung juga dapat satu gelas susu gratis. Ada pula beberapa buah produk lokal dipamerkan, yaitu salak dan manggis.

Baca Juga :  Belasan Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi¬†di Kota Kediri

Seluruh durian itu, diakui Sujarwo, berasal dari kebun warga. Saat ini, di Medowo ada 15 ribu pohon yang berdiri di 100 hektare lahan. Setiap harinya panen raya bisa mencapai 3 ribu buah.

Wakil Bupati (Wabup) Masykuri yang membuka acara mengatakan, potensi durian lokal Kediri memang harus dikenalkan. Pasalnya, banyak yang enak. “Rasanya tidak kalah dengan durian luar,” tegasnya.

Apalagi, pada kontes yang digelar di Medowo saja terlihat belasan durian berkualitas. “Tinggal kita mencari varietas yang tepat untuk dikembangkan,” terangnya. Apalagi, durian lokal memiliki banyak keuntungan dengan beragam rasa dan bentuk.

 

 

- Advertisement -

KEDIRI KABUPATEN- Luar biasa. Itulah kata yang pantas disematkan ke ajang tahunan Dahar Durian di Desa Medowo, Kecamatan Kandangan. Ribuan buah yang dibagikan gratis ludes hanya dalam dua jam.

Kehebohan pengunjung sudah terlihat sejak pukul 07.00. Saat panitia dari Desa Medowo membagikan ribuan kupon. Kupon itulah yang dibagikan ke pengunjung untuk mengambil durian gratis.

“Ini bentuk syukur warga desa karena panen raya durian, sebanyak 50 persen buah dari sumbangan warga,” terang Kepala Desa (Kades) Medowo Sujarwo. Total ada 2.450 durian lokal asli Medowo yang dibagikan.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pelaksanaan dahar durian gratis ini berlangsung lancar. Tidak ada kemacetan hingga mencapai lima kilometer. Panitia juga terlihat lebih siap. Hampir semua pengunjung Desa Medowo penerima kupon bisa mendapatkan durian.

Baca Juga :  Gerebek Dua Pasang Kekasih Di Dalam Kos, Mengaku Mahasiswa

“Kami memang belajar dari tahun lalu,” tutur Sujarwo yang sudah menggelar Dahar Durian kali kedua. Karena itu, pihak desa menyiapkan lima tumpeng durian di lima titik.

Pengunjung secara berurutan mendapatkan kupon yang dibagikan di pintu masuk. Kupon itu digunakan mengambil durian. Pengambilan pun berlangsung lancar, pengunjung tidak perlu turun dari motor atau mobil. Setelah mendapat durian, mereka bisa langsung melanjutkan perjalanan.

Sejak dibuka pukul 07.00, sebanyak 2.150 kupon yang dibagikan habis. Ribuan durian yang ditata rapi dalam bentuk tumpeng pun ludes dalam dua jam.

“Kami memang ingin pengunjung tahu potensi wisata Medowo,” terangnya. Tak hanya membagi durian gratis, pengunjung juga dapat satu gelas susu gratis. Ada pula beberapa buah produk lokal dipamerkan, yaitu salak dan manggis.

Baca Juga :  7 Kapolsek di Kabupaten Kediri Naik Pangkat, Ternyata Ini Alasannya

Seluruh durian itu, diakui Sujarwo, berasal dari kebun warga. Saat ini, di Medowo ada 15 ribu pohon yang berdiri di 100 hektare lahan. Setiap harinya panen raya bisa mencapai 3 ribu buah.

Wakil Bupati (Wabup) Masykuri yang membuka acara mengatakan, potensi durian lokal Kediri memang harus dikenalkan. Pasalnya, banyak yang enak. “Rasanya tidak kalah dengan durian luar,” tegasnya.

Apalagi, pada kontes yang digelar di Medowo saja terlihat belasan durian berkualitas. “Tinggal kita mencari varietas yang tepat untuk dikembangkan,” terangnya. Apalagi, durian lokal memiliki banyak keuntungan dengan beragam rasa dan bentuk.

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/