30.1 C
Kediri
Monday, August 8, 2022
Array

Mereka yang Berjaya di Kompetisi Futsal Radar Kediri Cup 2018 (3)

Akhirnya, harapan itu mewujud juga. Setelah berkali-kali mengikuti berbagai turnamen, tim futsal PD Pasar Kota Kediri akhirnya mampu mencicipi gelar juara. Hebatnya, langkah kemenangan itu dengan cara mengalahkan lawan-lawan bebuyutan.

 

BAGUS ROMADHON

 

          Wajah semringah terlihat di wajah- wajah pemain PD Pasar Kota Kediri. Peluh terlihat masih membasahi tubuh. Lelah juga belum luruh dari badan. Namun, semua itu sirna saat piala sebagai pemenang kejuaraan futsal Radar Kediri Cup 2018 mereka terima, Minggu (18/3).

“Alhamdulillah akhirnya juara Mas,” ucap M. Syaiful, kapten tim PD Pasar Kota Kediri, usai menerima piala.

Syukur memang layak diucapkan sang kapten. Bukan hanya karena mereka baru saja memenangi turnamen prestisius. Tapi, sekaligus sebagai pelepas dahaga akan gelar juara. Memenangi turnamen yang dihelat Radar Kediri itu merupakan pengalaman terbaik mereka selama ini.

Kemenangan yang mereka raih pun begitu meyakinkan. Di laga final tim PD Pasar Kota Kediri berhasil mengandaskan perlawanan Baitul Mal Hidayatullah. Tim yang sempat dijuluki kuda hitam itu mereka libas dengan skor 4-0.

Tim futsal dengan jersey kebanggaan putih-putih bermain penuh diterminasi sejak babak pertama. Alhasil unggul cepat dengan skor 3-0. Kemudian di babak kedua, tim yang berlatih rutin di Mettera Futsal ini berhasil menambah 1 gol di babak kedua. “Meski di sini (Radar Kediri Cup, Red) dari awal sudah bermain ketat, teman-teman saat di final bermain sangat baik,” puji Syaiful melihat penampilan teman-temannya.

Baca Juga :  Harus Ada Sinergi di Kediri Raya

Pada partai-partai sebelumnya, kekuatan tim futsal PD pasar Kota Kediri pun teruji. Pada semifinal misalnya. Mereka juga berhasil mengandaskan tim kuat yang lain, Bank Jatim Syariah A. Skornya 4-1.

Kemenangan di laga puncak disambut suka cita oleh pemain dan ofisial tim. Satu per satu para pemain berpelukan. Kemenangan ini begitu spesial. Sebab baru pertama mereka berhasil menjadi yang terbaik di ajang futsal. Apalagi kompetisi futsal yang seprestius Radar Kediri Cup.

Syaiful pun mengisahkan, persiapan khusus harus mereka lakukan menghadapi kejuaraan ini. Mulai berlatih selama sebulan. Dan, siapa yang menjadi anggota tim dipilih langsung oleh Manajer PD Pasar Kota Kediri Suparman.

Namun begitu, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk terpilih. Yang pertama pemain harus memilliki umur yang relatif muda. Dan yang terpenting menurut Syaiful, pemain harus memiliki klub futsal. “Kalau sudah punya berarti sudah terbiasa bermain,” alasannya.

Syaiful menjelaskan walaupun intensif, latihan mereka tergolong tidak menentu. “Yang penting seminggu berlatih sekali,”jelasnya.

Sebab untuk berlatih tentu membutuhkan waktu yang pas. Namun, terkadang ada pemain masih ada pekerjaan kantor. “Jadi latihannya tidak selalu sama harinya,” jelasnya.

Porsi latihannya pun lebih banyak pada permainan. Biasanya setiap kali latihan, membutuhkan waktu satu jam. Karena basic permainan sudah punya, yang terpenting bagaimana dapat membuat pemain semakin kompak.

Baca Juga :  Tahu Paman Ditangkap, Mental Korban Persetubuhan di Kediri Membaik

Selain itu, meski tidak ada coach yang mendampingi mereka tetap semangat. “Jadi intinya harus kompak,” ungkap Syaiful yang menjadi karyawan PD Pasar Kota Kediri bagian perawatan pasar ini.

Awalnya tim futsal PD Pasar Kota Kediri tidak terlalu optimistis bakal mendapatkan prestasi terbaik di Radar Kediri Cup 2018. Sebab, mereka satu pool dengan tim-tim kuat.  Sebut saja, Bank Jatim Syariah, RSUD Gambiran, hingga Disbudparpora Kota Kediri yang notabene diisi beberapa legenda Persik Kediri. Nama Suswanto hingga Harianto mengisi daftar pemain Disbudparpora Kota Kediri.

Mereka jugalah yang sebenarnya menjadi lawan bebuyutan PD Pasar Kota Kediri. Dan PD Pasar Kota Kediri hampir selalu kandas saat menghadapi mereka. “Ini kali pertama kami unggul dari mereka,” ungkap kapten yang Januari lalu baru saja melepas masa lajang tersebut.

Apa kunci bisa mengalahkan tim kuat? Syaiful menyebut  keakraban antarpemain hingga bermain tanpa beban. Dua hal itulah yang jadi kunci. “Intinya teman-teman saat bermain harus enjoy dan nothing to lose,” terangnya.

Selain itu, sebelum bertanding di Radar Kediri cup 2018, tim Futsal PD Pasar Kota Kediri pun harus menjaga kondisi. Berlatih ringan di rumah hingga mengurangi jajanan es. Syaiful berharap ke depan Radar Kediri Cup dapat digelar kembali. Sehingga silahturahmi antar-karyawan instansi tetap terjaga. “Semoga tahun menjadi lebih baik lagi,” harapnya.

- Advertisement -

Akhirnya, harapan itu mewujud juga. Setelah berkali-kali mengikuti berbagai turnamen, tim futsal PD Pasar Kota Kediri akhirnya mampu mencicipi gelar juara. Hebatnya, langkah kemenangan itu dengan cara mengalahkan lawan-lawan bebuyutan.

 

BAGUS ROMADHON

 

          Wajah semringah terlihat di wajah- wajah pemain PD Pasar Kota Kediri. Peluh terlihat masih membasahi tubuh. Lelah juga belum luruh dari badan. Namun, semua itu sirna saat piala sebagai pemenang kejuaraan futsal Radar Kediri Cup 2018 mereka terima, Minggu (18/3).

“Alhamdulillah akhirnya juara Mas,” ucap M. Syaiful, kapten tim PD Pasar Kota Kediri, usai menerima piala.

Syukur memang layak diucapkan sang kapten. Bukan hanya karena mereka baru saja memenangi turnamen prestisius. Tapi, sekaligus sebagai pelepas dahaga akan gelar juara. Memenangi turnamen yang dihelat Radar Kediri itu merupakan pengalaman terbaik mereka selama ini.

Kemenangan yang mereka raih pun begitu meyakinkan. Di laga final tim PD Pasar Kota Kediri berhasil mengandaskan perlawanan Baitul Mal Hidayatullah. Tim yang sempat dijuluki kuda hitam itu mereka libas dengan skor 4-0.

Tim futsal dengan jersey kebanggaan putih-putih bermain penuh diterminasi sejak babak pertama. Alhasil unggul cepat dengan skor 3-0. Kemudian di babak kedua, tim yang berlatih rutin di Mettera Futsal ini berhasil menambah 1 gol di babak kedua. “Meski di sini (Radar Kediri Cup, Red) dari awal sudah bermain ketat, teman-teman saat di final bermain sangat baik,” puji Syaiful melihat penampilan teman-temannya.

Baca Juga :  Hubungan Dekat Taufiq dengan Javier Roca

Pada partai-partai sebelumnya, kekuatan tim futsal PD pasar Kota Kediri pun teruji. Pada semifinal misalnya. Mereka juga berhasil mengandaskan tim kuat yang lain, Bank Jatim Syariah A. Skornya 4-1.

Kemenangan di laga puncak disambut suka cita oleh pemain dan ofisial tim. Satu per satu para pemain berpelukan. Kemenangan ini begitu spesial. Sebab baru pertama mereka berhasil menjadi yang terbaik di ajang futsal. Apalagi kompetisi futsal yang seprestius Radar Kediri Cup.

Syaiful pun mengisahkan, persiapan khusus harus mereka lakukan menghadapi kejuaraan ini. Mulai berlatih selama sebulan. Dan, siapa yang menjadi anggota tim dipilih langsung oleh Manajer PD Pasar Kota Kediri Suparman.

Namun begitu, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk terpilih. Yang pertama pemain harus memilliki umur yang relatif muda. Dan yang terpenting menurut Syaiful, pemain harus memiliki klub futsal. “Kalau sudah punya berarti sudah terbiasa bermain,” alasannya.

Syaiful menjelaskan walaupun intensif, latihan mereka tergolong tidak menentu. “Yang penting seminggu berlatih sekali,”jelasnya.

Sebab untuk berlatih tentu membutuhkan waktu yang pas. Namun, terkadang ada pemain masih ada pekerjaan kantor. “Jadi latihannya tidak selalu sama harinya,” jelasnya.

Porsi latihannya pun lebih banyak pada permainan. Biasanya setiap kali latihan, membutuhkan waktu satu jam. Karena basic permainan sudah punya, yang terpenting bagaimana dapat membuat pemain semakin kompak.

Baca Juga :  Jelang Liga 1, Persik Mencari Lawan Sepadan

Selain itu, meski tidak ada coach yang mendampingi mereka tetap semangat. “Jadi intinya harus kompak,” ungkap Syaiful yang menjadi karyawan PD Pasar Kota Kediri bagian perawatan pasar ini.

Awalnya tim futsal PD Pasar Kota Kediri tidak terlalu optimistis bakal mendapatkan prestasi terbaik di Radar Kediri Cup 2018. Sebab, mereka satu pool dengan tim-tim kuat.  Sebut saja, Bank Jatim Syariah, RSUD Gambiran, hingga Disbudparpora Kota Kediri yang notabene diisi beberapa legenda Persik Kediri. Nama Suswanto hingga Harianto mengisi daftar pemain Disbudparpora Kota Kediri.

Mereka jugalah yang sebenarnya menjadi lawan bebuyutan PD Pasar Kota Kediri. Dan PD Pasar Kota Kediri hampir selalu kandas saat menghadapi mereka. “Ini kali pertama kami unggul dari mereka,” ungkap kapten yang Januari lalu baru saja melepas masa lajang tersebut.

Apa kunci bisa mengalahkan tim kuat? Syaiful menyebut  keakraban antarpemain hingga bermain tanpa beban. Dua hal itulah yang jadi kunci. “Intinya teman-teman saat bermain harus enjoy dan nothing to lose,” terangnya.

Selain itu, sebelum bertanding di Radar Kediri cup 2018, tim Futsal PD Pasar Kota Kediri pun harus menjaga kondisi. Berlatih ringan di rumah hingga mengurangi jajanan es. Syaiful berharap ke depan Radar Kediri Cup dapat digelar kembali. Sehingga silahturahmi antar-karyawan instansi tetap terjaga. “Semoga tahun menjadi lebih baik lagi,” harapnya.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/