23.4 C
Kediri
Wednesday, August 17, 2022
Array

Wah, Plt Wali Kota Menunggu Ini

- Advertisement -

KEDIRI KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menyerahkan sepenuhnya proses penunjukan pelaksana tugas (plt) wali kota Kediri kepada Gubernur Jawa Timur (Jatim). Karena itu, sampai saat ini belum diketahui siapa pejabat yang akan ditunjuk oleh gubernur.

Proses penunjukan plt wali kota oleh Gubernur Jatim tersebut harus melalui proses terlebih dahulu. Permohonan disampaikan oleh pemkot setelah surat izin cuti turun dari gubernur.

“Memang prosedurnya kami mengajukan (pejabat plt, Red) kepada gubernur,” kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkot Kediri Apip Permana.

Menurutnya, pengajuan pejabat plt dilakukan karena wali kota dan wakil wali kota (wawali) yang saat ini menjabat akan maju dalam pemilihan wali kota (pilwali) 2018. Sesuai dengan aturan yang ada, pada saat masa kampanye mendatang wali kota dan wawali akan cuti sementara.

- Advertisement -

Karena itulah untuk mengisi kekosongan jabatan, kendali pemerintahan akan dilakukan oleh pejabat yang ditunjuk oleh gubernur. Apip mengaku, masih belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait pengajuan pejabat plt tersebut.

Baca Juga :  Darul Aitam Muslimat NU, Bertahan dengan Kerajinan Sepatu Batik

Namun, dia memastikan bahwa pengajuan akan dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada. “Yang jelas kami akan mengajukan ke gubernur,” sambungnya.

Seperti diberitakan, pasangan Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah akan kembali bertarung dalam pilwali 2018. Pasangan petahana tersebut juga sudah mengantongi izin cuti dan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri untuk mengikuti proses kampanye mulai 15 Februari mendatang.

Lebih lanjut, Apip mengatakan, pejabat plt nantinya akan bertugas selama wali kota dan wawali cuti kampanye hingga adanya pejabat baru hasil pilwali 2018. “Pejabat plt akan mengisi kekosongan jabatan pada saat masa kampanye,” tandasnya.

Sementara itu, dari hasil verifikasi berkas yang dilakukan oleh KPU Kota Kediri sebelumnya, pasangan Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah dinyatakan telah memenuhi syarat. Hal ini termasuk salinan surat izin cuti selama masa kampanye.

Baca Juga :  Kerangka Tim Sepak Bola Porprov Kediri Sudah Capai 80 Persen

Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofiq mengatakan, sebenarnya untuk surat izin cuti pasangan petahana terdapat masa toleransi. Yakni sampai dengan lima hari usai penetapan pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota. “Meskipun deadline kelengkapan berkas sebenarnya adalah tanggal 20 Januari,” kata Rofiq.

Ternyata, pasangan petahana mampu melengkapi berkas tersebut sesuai dengan tenggang waktu yang telah ditentukan. Sedangkan mengenai proses pengajuan pejabat pengganti pasangan petahana di pemerintahan, Rofiq menyebut, hal itu bukan lagi ranah KPU Kota Kediri. “Yang jelas kami sudah menerima salinan untuk surat izin cuti selama mengikuti kampanye,” tandasnya.

Untuk diketahui, tahapan pilwali Kota Kediri sudah mulai mendekati teknis pelaksanaan pemilihan. Rencananya, KPU Kota Kediri akan menggelar penetapan paslon wali kota dan wawali dan pengundian nomor urut pada 12 dan 13 Februari yang akan datang.

 

- Advertisement -

KEDIRI KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menyerahkan sepenuhnya proses penunjukan pelaksana tugas (plt) wali kota Kediri kepada Gubernur Jawa Timur (Jatim). Karena itu, sampai saat ini belum diketahui siapa pejabat yang akan ditunjuk oleh gubernur.

Proses penunjukan plt wali kota oleh Gubernur Jatim tersebut harus melalui proses terlebih dahulu. Permohonan disampaikan oleh pemkot setelah surat izin cuti turun dari gubernur.

“Memang prosedurnya kami mengajukan (pejabat plt, Red) kepada gubernur,” kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkot Kediri Apip Permana.

Menurutnya, pengajuan pejabat plt dilakukan karena wali kota dan wakil wali kota (wawali) yang saat ini menjabat akan maju dalam pemilihan wali kota (pilwali) 2018. Sesuai dengan aturan yang ada, pada saat masa kampanye mendatang wali kota dan wawali akan cuti sementara.

Karena itulah untuk mengisi kekosongan jabatan, kendali pemerintahan akan dilakukan oleh pejabat yang ditunjuk oleh gubernur. Apip mengaku, masih belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait pengajuan pejabat plt tersebut.

Baca Juga :  Kampung Kauman di Kediri: Yang Tersisa Mayoritas Lansia (29)

Namun, dia memastikan bahwa pengajuan akan dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada. “Yang jelas kami akan mengajukan ke gubernur,” sambungnya.

Seperti diberitakan, pasangan Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah akan kembali bertarung dalam pilwali 2018. Pasangan petahana tersebut juga sudah mengantongi izin cuti dan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri untuk mengikuti proses kampanye mulai 15 Februari mendatang.

Lebih lanjut, Apip mengatakan, pejabat plt nantinya akan bertugas selama wali kota dan wawali cuti kampanye hingga adanya pejabat baru hasil pilwali 2018. “Pejabat plt akan mengisi kekosongan jabatan pada saat masa kampanye,” tandasnya.

Sementara itu, dari hasil verifikasi berkas yang dilakukan oleh KPU Kota Kediri sebelumnya, pasangan Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah dinyatakan telah memenuhi syarat. Hal ini termasuk salinan surat izin cuti selama masa kampanye.

Baca Juga :  Wawancara Pelatih Persik Kediri Javier Roca

Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofiq mengatakan, sebenarnya untuk surat izin cuti pasangan petahana terdapat masa toleransi. Yakni sampai dengan lima hari usai penetapan pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota. “Meskipun deadline kelengkapan berkas sebenarnya adalah tanggal 20 Januari,” kata Rofiq.

Ternyata, pasangan petahana mampu melengkapi berkas tersebut sesuai dengan tenggang waktu yang telah ditentukan. Sedangkan mengenai proses pengajuan pejabat pengganti pasangan petahana di pemerintahan, Rofiq menyebut, hal itu bukan lagi ranah KPU Kota Kediri. “Yang jelas kami sudah menerima salinan untuk surat izin cuti selama mengikuti kampanye,” tandasnya.

Untuk diketahui, tahapan pilwali Kota Kediri sudah mulai mendekati teknis pelaksanaan pemilihan. Rencananya, KPU Kota Kediri akan menggelar penetapan paslon wali kota dan wawali dan pengundian nomor urut pada 12 dan 13 Februari yang akan datang.

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/